Connect with us

Ekonomi

Konsumsi BBM di Papua Meningkat Selama Ramadan dan Idul Fitri

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Manager Communication CSR PT Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Eko Kristiawan mengungkapkan peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri 2018 di Provinsi Papua.

Pada periode ini, kata Eko, rata-rata kenaikan konsumsi BBM perhari yakni untuk jenis premium dari 393 Kiloliter (KL) menjadi 419 KL, dan intuk jenis pertalite meningkat dari 321 KL menjadi 347 KL. Untuk jenis pertamax meningkat dari 70 KL menjadi 90 KL, dan untuk pertamax plus dari 6,5 KL menjaid 6,7 KL.

“Secara umum konsumsi BBM jenis premium dan pertalite lebih dominan di Papua. Kenaikan jumlah konsumsi BBM ini masih sesuai perkiraan sehingga kebutuhan masyarakat masih terpenuhi,” kata Eko di Jayapura, Senin (25/6/2018).

(Baca Juga: Pertamina MOR VIII Siap Layani Lonjakan Konsumsi BBM dan LPG Jelang Idul Fitri)

Sementara untuk konsumsi BBM jenis solar, kata Eko, mengalami penurunan sebesar 6 persen yaitu dari 265 KL menjadi 248 KL perhari. Untuk BBM jenis solar non subsidi, dexlite justru mengalami peningkatan pemakaian sebesar 13 persen dari 27 KL menjadi 31 KL.

“Kenaikan konsumsi BBM ini terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Papua,” kata Eko. (Zul)

Ekonomi

Ini Penjelasan Sekda Mimika Mengapa Pembatasan Dilakukan Di Malam Hari

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Pemkab Mimika menjelaskan mengapa penutupan dan pembatasan aktifitas dilakukan pada malam hari. Pasalnya banyak masyarakat Mimika bertanya-tanya mengapa pembatasan dilakukan pada malam hari, adapun pertanyaan yang banyak dipertanyakan adalah “apakah Corona keluarnya di malam hari ?”.

Sekda Mimika Michael Gomar menjelaskan bahwa pembatasan dilakukan pada malam hari karena aktifitas masyarakat saat berkerumun atau berkumpul banyak dilakukan pada malam hari, yang menyebabkan percepatan penyebaran virus Covid 19

“Kenapa tidak dilakukan di pagi hingga siang hari, karena saat itu masyarakat hanya melakukan aktifitas dan rutinitas pekerjaan masing-masing yang juga dibatasi, dan menerapkan protokol kesehatan”jelas Sekda di Hotel Grand Mozza usai mengikuti rapat evaluasi PPKM, Jumat (30/7/2021).

Menurut Sekda mengapa aktifitas bergerombol atau berkerumun banyak dilakukan pada malam hari, hal tersebut karena banyak tempat-tempat kumpulan seperti tempat makan, cafe, warkop, angkringan dan tempat hiburan serta tempat-tempat nongkrong lainnya.

(Baca Juga: Mulai Agustus Pemda Mimika Berlakukan PPKM Level IV Bukan Lockdown)

“Selain itu di malam hari masyarakat atau keluarga punya waktu yang cukup banyak untuk makan bersama dan nongkrong,”tuturnya.

Selain itu juga Sekda mengungkapkan, pembatasan masyarakat pada malam hari juga dilakukan di seluruh Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.

” Semua dimana-mana pembatasan aktifitas dilakukan pada mal hari,”ungkapnya.

Sekda menambahkan pihaknya berharap masyarakat dengan dilakukan pembatasan masyarakat dimalam hari masyarakat atau pelaku usaha pada jam yang sudah ditentukan tersebut sudah tidak melakukan aktifitas di malam hari.

“Saya berharap masyarakat patuh dan tidak ada lagi aktifitas pada pembatasan di malam hari pad jam yang ditentukan,”ujarnya.

Untuk pembatasan aktifitas di malam hari yang di tetapkan oleh Satgas Covid Mimika pada PPKM berbasis mikro jam pembatasan mulai pukul 18.00 WIT sampai pukul 06.00 WIT. Sedangkan nanti mulai 1 – 14Agustus 2021 Pemkab Mimika menetapkan PPKM Level IV pembatasan aktifitas dilakukan pada pukul 20.00 WIT hingga pukul 06.00 WIT.( DEN)

Continue Reading

Ekonomi

Cold Storage 100 ton di PPI Pomako Segera Direhab

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Untuk menjaga mutu dan kualitas ikan salah satu cold storage berkapasitas 100 ton akan direhab dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, Leentje Siwabessy saat ditemui di Pelabuhan Perikanan Pomako Selasa (6/7/2021).

“cold storage ini kapasitasnya 100 ton. Ini di sewa oleh pihak ketiga sesuai dengan Perda. Namun per 1 Juli kemarin kita putuskan kontraknya karena ada beberapa fasilitas didalam yang kita akan lengkapi,” kata Leentje.

Ruang yang nantinya akan dilengkapi meliputi ruang ganti, ruangan steril dan beberapa ruang fasilitas pendukung lainnya.

” Karena Coldstore itu bukan hanya pembekuan ikan tetapi dia harus memenuhi persyaratan persyaratan sehingga ikan yang tersimpan itu mutu dan kualitas tetap terjaga sehingga ikan tersebut bisa dilakukan ekspor. Kalau tidak memenuhi persyaratan dia hanya berdiri tetapi tidak bisa memenuhi persyaratan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan maka perusahaan yang menyewa ini dia belum bisa melakukan ekspor,”kata Leentje.

Pengengerajaan rehab cold storage mulai dikerjakan tahun ini bersumber dari DAK.

“kita mengusulkan ke pusat sehingga pusat menurunkan anggaran melalui dana DAK untuk rehab ini tahun ini.Proyek Rehab sudah lelang, pemenangnya sudah ada lalu hari ini kita melihat langsung di lapangan bersama kontraktornya dan mereka akan bekerja merehab,” kata Leentje.(MSC)

Continue Reading

Ekonomi

Baliem Waga-Waga Tempat Wisata Baru Solusi Liburan Akhir Pekan Bersama Keluarga

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com-Baliem Waga Waga  tempat wisata baru yang dibangun oleh Serda Panius Kogoya bersama Jemaat Gereja Empat Baptis Timika dibantu Yayasan Pelangi di jalan Trans Nabire, Kampung Karya Kencana Distrik Kuala Kencana menjadi salah satu lokasi wisata baru yang wajib dikunjungi  terutama diakhir pekan bersama keluarga.

Letaknya tidak jauh dari Kota Timika, lokasi wisata yang aman dan nyaman, memiliki tempat pemandian yang luas dengan air alam yang jernih.

Tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi warga ataupun keluarga  yang ingin bersantai  ria di akhir pekan.

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya ditemui usai meresmikan lokasi pariwisata wisata Baliem Waga-Waga  Selasa (22/6/2021) mengatakan bahwa tempat wisata tersebut dirintis oleh seorang putra asil Papua  yang juga merupakan anggota Kodim 1710 Mimika Serda Panius Kogoya.

“Disini alternatif tempat yang bisa di kunjungi, bermain air bersama anak dan keluarga. bawa makanannya sampai disini digelar bisa makan ramai ramai” kata Dandim Yoga

Sejak dibuka secara umum kepada masyarakat sejak dua minggu yang lalu respon masyarakat sangat baik akan akan kehadiran tempat wisata Baliem Waga Waga.

Bahkan dalam seminggu saja omzet yang diperoleh dari pengunjung yang berkunjung mencapai jutaan.

Dandim Yoga mengatakan hal terpenting lainnya adalah orang asli Papua juga  bisa bersaing dalam membangun usaha pariwisata di tanahnya sendiri.

“Tapi poin yang lebih penting dari itu adalah orang Papua dengan berusaha sendiri nyata sudah ada contohnya sersan Panius Kogoya.Ini dirintis pelan pelan dari tahun 2009  sampai saat ini” kata Dandim Yoga.

Oleh karena itu dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pariwisata untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Mimika sangat diharapkan terutama pariwisata yang dikelola dam dikembangkan oleh masyarakat Papua.

“Kalau di dukung dengan bantuan dari Pemda, bantuan yang perlu di bantu itu akan jauh lebih baik lagi” kata Yoga.

Kedepan tempat wisata Baliem Waga-Waga ini akan terus di kembangkan lagi sehingga para pengunjung yang berkunjung ke tempat wisata ini betul menikmati suasana di lokasi wisata.

“Jangka panjang bisa kita buat outbond, kita tata kembali, kita akan buat sepeda air, masih banyak konsep yang nanti kita buat, bertahap dan ini baru awal” kata Dandim Yoga.

Dandim juga berharap agar di pintu masuk lokasi wisata ini disiapkan cendera mata dari kerajinan lokal masyarakat Papua sehinga hadirnya tempat wisata ini memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di wilayah yang menjadi lokasi wisata.(MSC)

Continue Reading

Ekonomi

Kehadiran Balai “Kasuari” Diharapkan Mampu Membantu Petani di Mimika

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com –  Mimika adalah tanah yang subur dan sangat cocok untuk pengembangan pertanian dan juga perkebunan.  Namun masalah pupuk adalah salah satu masalah yang dialami oleh petani di Mimika dalam mengembangkan usaha pertanian.

Tingkat ketergantungan terhadap pupuk kimia yang tinggi menjadi satu masalah jika kelangkahaan Pupuk terjadi. Petani akan mendapatkan masalah serius jika pupuk kimia tersebut langkah dan  mengalami lonjakan harga.

Disatu sisi di Mimika sendiri memiliki begitu banyak material pembuatan pupuk yang bisa dikembangkan menjadi pupuk organik yang sangat membantu para petani dan ramah terhadap lingkungan.

Menyadari hal itu, Polda Papua melalui Polres Mimika  dan program Binmas Noken Polri membangun balai pengelolaan pupuk organik yang diberi nama Kasuari. Kasuari sendiri adalah singkatan dari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri).

Balai Kasuari didirikan di Kampung Mulia Kencana SP 7 Distrik Kuala Kencana, yang merupakan program baru dibawa Binmas Noken Polri yang digagas oleh Wakapolda Papau Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto ,

Wakapolda Papua,Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto,S.IK,M.Si dalam kunjunganannya, Jumat (11/6/2021) melihat secara langsung pembangunan balai Kasuari mengatakan kehadiran balai Kasuari diharapkan dapatkan membantu petani untuk memenuhi kebutuhan pupuk dan diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Tersanjung pada momen ini saya tidak mengira program saya bisa di eksekusi begitu cepat. Tadi malam saya sampaikan bahwa ini saya punya program, program ini dibawa naungan Binmas Noken. Ini luar biasa saya merasa bangga sekali,”kata Brigjen Eko.

Brigjen Eko berharap hadirnya balai Kasuari ini bisa dimanfaatkan dan digunakan dengan baik. Balai yang sedang dibangun tersebut harus diurus dan dijaga dengan baik sehinga dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

” Semangat dan inovasi, saya berterima kasih kepada bapak bapak semua yang sudah menjadi bagian dari mensejaterahkan diri dan lingkungan.

Mudah mudahan ini menjadi langkah awal dalam program yang kita gagas atas perintah pimpinan tinggi Polri bisa berjalan. Balai ini milik bapak, dibangun oleh negara semoga pemerintah daerah mendukung sepenuhnya program program-program untuk kesejahteraan ini, “kata Brigjen Eko.

Wakil Bupati Kabupaten Mimika Johannis Rettob dalam sambutanya menyampaikan terima banyak kepada Polda Papua dan juga Polres Mimika atas inovasi baru di bidang pertanian yang digagas dan dibangun di Kampung Mulia Kencana SP 7.

John mengatakan masalah pupuk adalah masalah yang sering dikeluhkan oleh para petani di Kabupaten Mimika dirinya berharap dengan kehadiran Balai Kasuari ini dapat membantu pemenuhan pupuk bagi para petani di Mimika.

“Luar biasa, terima kasih banyak atas inisiasi dan inovasi jajaran kepolisian Polres Mimika dan Polda Papua untuk bersama sama kita bisa bersinergitas dengan pemerintah daerah dan bisa sama sama mensejaterahkan masyarakat Kabupaten Mimika. Mudahan hari ini menjadi tonggak pertanian kedepan, “kata John

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dalam sambutanya mengatakan kabupaten Mimika ini sangat subur tapi dari kesuburan itu kita harus punya ilmu lain bagaimana kita mempertahankan kesuburan ini.

” sekarang petani berharap pupuk, tanaman tidak bisa subur kalau tidak ada pupuk yang mereka tau hanyalah pupuk kimia.Binmas Noken mempunyai program namanya Kasuari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri) itu yang menciptakan bapak  Wakapolda. Oleh karena mari. kita bergandengan tangan tidak mengenal suku, agama untuk mensejaterahkan masyarakat,”kata Era.

Usai melaksanakan kunjungan ke Balai Kasuari Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto dan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob melakukan penggilingan yang merupakan hasil panen dari petani lokal Papua yang juga merupakan kelompok tani binaaan Binmas Noken Polri. (MSC)

Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua11 jam ago

Kadinkes Mimika: Pasang Stiker Di Rumah Pasien Isoman Bukan Untuk Stigma Pasien Covid

TIMIKA,KTP.com – Pemkab Mimika dalam hal ini Dinas kesehatan (Dinkes) akan memasang stiker label di rumah-rumah pasien yang positif Covid...

Tanah Papua13 jam ago

Kadinkes Mimika Reynold Ubra: Per 1 Juli Angka Kematian Sudah Rata-rata 5 Orang Perhari

TIMIKA,KTP.com – Kepala dinas Kesehatan Kabutaen Mimika Reynold Ubra menjelasakan, kasus kematian karena Covid 19 di Kabupaten Mimika kembali meningkat...

Kriminal2 hari ago

Hilang Kontak,Speedboad 100 PK Berhasil Ditemukan

TIMIKA,KTP.com – Speedboat 100 PK tujuan Timika-Asmat dilaporkan hilang kontak sejak keberangkatannya pada Kamis (29/7/2021) berhasil ditemukan oleh Tim SAR...

Ekonomi2 hari ago

Ini Penjelasan Sekda Mimika Mengapa Pembatasan Dilakukan Di Malam Hari

TIMIKA,KTP.com – Pemkab Mimika menjelaskan mengapa penutupan dan pembatasan aktifitas dilakukan pada malam hari. Pasalnya banyak masyarakat Mimika bertanya-tanya mengapa...

Tanah Papua2 hari ago

Mulai Agustus Pemda Mimika Berlakukan PPKM Level IV Bukan Lockdown

TIMIKA,KTP.com – Mulai bulan agustus depan Pemkab Mimika resmi berlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV sesuai instruksi Mendagri...

Kriminal2 hari ago

Cabul Anak Dibawa Umur, Seorang Sopir Truk di Timika Terancam di Bui

TIMIKA,KTP.com – KB alias SL (24) tahun terancam dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 12 tahun penjara. KB...

Tanah Papua3 hari ago

Pemda Dan Forkopimda Akan Putusan PPKM Level IV Di Mimika

TIMIKA,KTP.com – Dalam rangka menindak lanjuti Instruksi Menteri Dalam negeri (Mendagri) nomor 25 tahun 2021 tentang penerapan PPKM non Jawa...

Tanah Papua4 hari ago

Ini Alasan Dinas PUPR Belum Lanjutkan Pelebaran Jalan C Heatubun

TIMIKA,KTP.com – Pelebaran jalan C Heatubun yaitu akses jalan menuju bandara baru Mozes Kilangin terganjal banyak pembebasan warga. Hal tersebut...

Tanah Papua4 hari ago

Disdukcapil Ajak OPD Bersinergi Satukan Data Kependudukan

TIMIKA,KTP.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika mengajak para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya...

Tanah Papua5 hari ago

Tingkat Kriminal di Wilayah Miru Menurun

TIMIKA,KTP.com – Pasca Pemberlaku Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditengah pendemi Covid-19 tingkat kriminalitas yang menonjol di wilayah hukum Polsek Mimika...

Tanah Papua

Tanah Papua5 hari ago

Pastikan Varian Delta Dinkes Mimika Kirim Spesimen Ke Litbangkes Jayapura

TIMIKA,KTP.com – Guna memastikan ada atau tidaknya virus varian baru Delta di Mimika, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengimbau agar seluruh...

Tanah Papua6 hari ago

Kepala Bapenda Mimika Dwi Cholifah: Realisasi Pajak Daerah Saat Ini Sudah 45 Persen

TIMIKA,KTP.com – Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Mimika tahun 2021 secara keseluruhan di Kabupaten Mimika sudah sekitar 1,4 triliun. Dari 10...

Tanah Papua6 hari ago

Terdata 259 KK Kampung Nawaripi Terima BLT Tahap I Tahun 2021

TIMIKA,KTP.com – Pemerintahan Kampung Nawaripi, Kabupaten Mimika, Selasa (27/7/21),  telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap I, terhitung Januari hingga...

Tanah Papua6 hari ago

Kasus Covid Mimika Terus Meningkat, Angka Meninggal Bulan Juli 48 Orang

TIMIKA,KTP.com – Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Mimika Reynold Ubra mengatakan bahwa angka meninggal karena Covid di Kabupaten Mimika saat ini...

Tanah Papua6 hari ago

Dishub Diminta Kaji Kembali Bundaran Mini Pasar Damai

TIMIKA,KTP.com – Wakil Ketua I DPRD Mimika Aleks Tsenawatme meminta kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Dinas PUPR untuk mengkaji kembali pembuatan...

Tanah Papua6 hari ago

Dishub Diminta Pantau Sejumlah Ruas Jalan Yang Masih Macet

TIMIKA,KTP.com – Anggota Komisi C DPRD Mimika Yulian Salosa memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika dan PUPR yang...

Tanah Papua6 hari ago

Pemkab Mimika Bentuk Panitia HUT RI Ke 76

TIMIKA,KTP.com – Pemkab Mimika terlebih dahulu bentuk panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI ke 76 sedaangkan untuk pelaksanaan...

Tanah Papua7 hari ago

Dukung PPKM dan Kamtibmas, Kampung Nawaripi Dirikan Pos Pengamanan

TIMIKA,KTP.com – Mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, serta meningkatkan kewaspadaan dalam...

Tanah Papua7 hari ago

Speedboad Ditemukan Enam Penumpamg Selamat

TIMIKA,KTP.com – Kepala Kantor SAR Timika George L Mercy Randang menagatakan speedboat 85 PK tujuan Timika-Asmat yang dilaporkan hilang pada...

Tanah Papua7 hari ago

Asisten III Sekda Mimika Hendritte Tandiono: Penerapan PPKM Level IV Tunggu Petunjuk Bupati

TIMIKA,KTP.com – Terkait penerapan PPKM level IV berdasarkan instruksi menteri dalam negeri (Mendagri) nomor 25 tahun 2021 tentang penerapan PPKM...

Advertisement

Trending