Connect with us

Ekonomi

Cegah Kebutaan Akibat Katarak, BCA Gelar Operasi Katarak di RSUD Raja Ampat

Published

on

RAJA AMPAT,KTP.com – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan SPBK PERDAMI dan Dinas Kesehatan Pemkab Raja Ampat, mengadakan bakti sosial operasi katarak di RSUD Raja Ampat dalam rangka membantu masyarakat mencegah gangguan penglihatan sehingga dapat beraktivitas secara normal. Bakti sosial operasi katarak tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah dilakukan sejak 2001 pada hampir seluruh wilayah di Tanah Air.

Kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut dibuka oleh Kepala KCU BCA Jayapura Yusuf Effendi, pada Rabu (02/11). Operasi katarak di Propinsi Raja Ampat ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, yakni pada 02 November hingga 03 November 2022. Tahun 2022 BCA telah berhasil menggelar kegiatan operasi katarak di 3 RS yaitu RSUD Asih Husada, Langensari Banjar, RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, dan RSUD Lombok Timur dan telah menolong sebanyak lebih dari 700 pasien.

Kepala KCU BCA Jayapura Yusuf Effendi mengungkapkan, “Kami terus berkomitmen hadir di sisi masyarakat dalam segala aspek, salah satunya di bidang kesehatan. Sejak tahun 2001, BCA konsisten memberikan kontribusi pada penurunan jumlah kebutaan akibat penyakit katarak di Indonesia agar terus berkurang dari waktu ke waktu. Seperti kita ketahui bersama bahwa mata adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi yang sangat krusial, maka BCA secara konsisten melakukan operasi katarak bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di kawasan tak tersentuh layanan kesehatan dengan optimal,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB), tahun 2014 hingga 2016 oleh Perdami dan Badan Litbangkes Kemenkes menunjukan bahwa angka kebutaan di Indonesia mencapai 3 persen dan sebanyak 81 persen disebabkan oleh katarak. Mencermati angka tersebut, tentunya telah menjadi tanggung jawab berbagai pihak untuk bersama mencegah terjadinya kebutaan akibat katarak.

Operasi ini pun turut melibatkan enam dokter spesialis mata yang didampingi oleh asisten dokter dan pendukung untuk menangani operasi pasien katarak tak hanya operasi katarak dalam kegiatan kali ini BCA juga membantu pasien yang menderita Pterigium, total jumlah operasi katarak dan pterigium sebanyak kurang lebih 78 pasien, sebanyak 52 pasien dan 26 pasien penderita Pterigium, beberapa diantara terdapat pasien dengan usia dibawah 55tahun.

Di sisi lain, BCA juga memberikan dukungan penyediaan alat,-alat operasi untuk SPBK PERDAMI, dan beberapa Perdami Cabang untuk mempercepat pelaksanan bakti sosial operasi katarak untuk pemberantasan buta katarak. “Pada tahun 2019, BCA juga telah menyumbang donasi 1 buah mikroskop dan instrumen katarak kepada SPBK Perdami Pengurus Pusat, donasi 1 buah mikroskop kepada Perdami Cabang DKI Jakarta, dan dukungan pembelian donasi 1 mesin phacoemulsifikasi kepada perwakilan Perdami Cabang Riau,” kata Yusuf.

Koordinator Operasional SPBK Perdami dr. Faraby Martha menyampaikan, “Puji syukur, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya pada BCA yang telah aktif membantu menurunkan angka kebutaan di Jayapura, khususnya di Raja Ampat. Semoga kerjasama ini tetap berlanjut dan semoga Bakti BCA ini menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk membantu masyarakat yang buta,” ujar dr Faraby.

Executive Vice President BCA Hera F Haryn menambahkan, “Mengurangi jumlah pasien buta akibat katarak merupakan pekerjaan rumah seluruh pihak, tak terkecuali BCA. Oleh sebab itu, BCA bekerja sama dengan berbagai pihak baik Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK-Perdami) sejak tahun 2001, sejak 2017 dengan Kick Andy Foundation dan juga dengan Dinas Kesehatan Raja Ampat, RSUD Raja Ampat untuk mengadakan operasi katarak secara berkelanjutan. Kegiatan bakti sosial operasi katarak tersebut dilakukan secara gratis. Harapan kami, BCA dapat terus menjangkau wilayah-wilayah yang masyarakatnya membutuhkan pertolongan dalam rangka mengurangi jumlah kebutaan akibat katarak,” ungkapnya panjang lebar.(*)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Antrian BBM “Mengular” Di Jayapura Mengemuka Dalam Bincang Santai Pemuka Agama dan Organisasi Pers

Published

on

By

JAYAPURA,KTP.com – Antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis biosolar dan pertalite yang memanjang bagaikan ular mengemuka dalam acara bincang santai berjudul “Ramah tamah pemuka agama dan organisasi pers di Jayapura” yang digelar di salah satu hotel ternama, Rabu 09 November 2022.

“Antrian BBM di Kota dan Kabupaten Jayapura disejumlah SPBU bisa sebabkan kemacetan, dan tidak menutup kemungkin bisa terjadi gesekan di antara para konsumen,” kata Ridwan dalam acara yang dikemas bincang santai tapi serius.

Dia mengaku sebagai wartawan mendapat banyak saran dan masukan bahkan kelurahan dari masyarakat pengguna jalan raya, bahwa antrian BBM di tengah Kota Jayapura cukup memprihatinkan jika tidak segera ditindak lanjuti oleh pihak berwajib.

“Kami sudah coba konfirmasi ke pihak terkait seperti SPBU atau Pertamina, tapi tidak ada hasil maksimal, terkesan kami di lempar seperti bola saja,” kata wartawan JPNN itu.

Senada itu, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Papua, Cornelia Mudumi mengaku bahwa pihak terkait yang coba dikonfirmasi seakan-akan saling lempar tanggungjawab, padahal soal BBM ini merupakan persoalan kemaslahatan umat yang bisa membuat roda ekonomi terganggu, apalagi jelang Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 2023.

Sudah pasti hal ini akan menimbulkan masalah jika tidak secepatnya ditindaklanjuti. “Pada saat peliputan BBM, khususnya di SPBU saat kami berikan pertanyaan soal ini. Kami dilempar seperti bola, diminta konfirmasi ke Pertamina, sebaliknya demikian, seperti ada lepas tangan,” kata kontributor Inews TV di Papua itu.

Pantauan di lapangan antrian BBM telah terjadi cukup lama di sejumlah titik SPBU yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, bahkan hampir tiap subuh antrian telah terjadi. Aparat kepolisian juga terlihat sigap mengatur kelancaran berlalu lintas.

“Kami juga dengar bahwa ada oknum aparat keamanan yang ikut bermain BBM, mohon hal ini untuk diperhatikan. Ini saran saja,” tutup Cornelia Mudumi.(*)

 

Komentar
Continue Reading

Ekonomi

Plt Bupati Mimika :Kita Kerja Kolaborasi Majukan UMKM di Mimika

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, mengajak seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang ekonomi agar bekerjasama untuk memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika.

“Saya sudah mengumpulkan instansi instansi rumpun ekonomi.Kedepan kita berkolaborasi,kita tidak bisa bekerja sendiri, kita tidak bisa kerja parsial.Kita harus bekerja kolaborasi, kita harus keroyok sama sama.Kalau di dalam pemerintahan saja sudah parsial bagaimana kita mau bagi pekerjaan ini kepada pihak luar,”kata Plt Bupati dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Festival Produk UMKM dan Koperasi yang dilaksanakan oleh Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten Mimika di Graha Eme Neme Yuaware,Kamis (27/10/2022).

Ia mengatakan bahwa kegiatan festival ini diharapkan dapat membantu mempromosikan seluruh hasil produk UMKM di Kabupaten Mimika agar menjadi terkenal dan mendapatkan pasaran di tengah masyarakat baik di tanah Papua maupun di seluruh Indonesia.

John Rettob mengatakan bahwa di Mimika begitu banyak produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM. Namun pemasaran menjadi salah satu persoalan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM.

Pemerintah, sebut Jhon Rettob, harus hadir ditengah para pelaku UMKM memberikan pelayanan terbaik, mulai dari proses pembinaan, pemasaran dan hingga pada hal hal yang berhubungan dengan perizinan dalam menjalankan usaha mikro kecil menengah.

“Agar semua pelaku UMKM merasa diperhatikan oleh pemerintah.Mereka jalan sendiri sendiri tidak pernah pemerintah lirik, kita bina mereka terus kita lepas.Tugas kita pemerintah adalah sebagai fasilitator,”kata Plt Bupati.

(Baca Juga: Plt Bupati Mimika Sebut Tahun Depan Warga Harus Nikmati Air Bersih)

Menurutnya festival ini sebagai langkah awal dalam membangun dan memajukan UMKM di Kabupaten Mimika.

“Saya janji mulai tahun depan setiap hari ulang tahun Mimika tanggal 8 Oktober kita harus buat kegiatan ini.Kita akan buat festival budaya, festival pariwisata, festival alam, destival olahraga dan juga festival UMKM,”kata Plt Bupati.

Dengan dilaksanakan kegiatan tersebut tentunya akan memberikan efek yang meluas kepada usaha lainnya seperti perhotelan,kuliner dan usaha usaha lainnya.

“Kepada pimpinan OPD mulai siapkan rencana ini untuk tahun depan. Kita buat tiga hari atau satu Minggu. Dan puncaknya tanggal 8 Oktober.Kita undang semua orang untuk datang ke Timika,”kata Plt Bupati.

Dirinya berharap agar para stakeholder baik itu pemerintah maupun swasta membantu untuk terus mempromosikan produk-produk UMKM Kabupaten Mimika baik di wilayah Papua maupun di luar Papua sehingga produk-produk tersebut semakin dikenal oleh masyarakat luas dan tentunya membawa dampak sangat baik bagi seluruh pelaku usaha di Mimika.

“Produk-produk kita banyak, hanya untuk enam distrik di sekitar kota ini pelaku UMKM tercatat 800 pelaku UMKM.Saya mohon kepada Kadin,KAPP terus bimbing dan bina masyarakat kita ini,kita bantu mereka untuk jual dan ekspos barang agar mereka semakin percaya diri dalam melaksanakan kegiatan kegiatan peningkatan ekonomi,”kata Plt Bupati.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Ekonomi

Menuju Sail Teluk Cenderawasih 2023, Ini Kesepakatan Di Mansinam

Published

on

By

MANOKWARI.KTP.com – Bertempat di Pulau Mansinam, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, 5 Februari 2022, bertepatan dengan peringatan Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua ke 167 tahun, disepakati kesepahaman bersama lintas Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Provinsi Papua Barat, dan 9 Kabupaten di wilayah Teluk Cenderawasih terkait Persiapan Menuju Sail Teluk Cenderawasih (STC) 2023.

Kesepahaman bersama ini disepakati Kesepakatan Mansinam menuju Sail Teluk Cenderawasih (STC) 2023.

Menurut Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastuktur, Velix Wanggai, “Sail Teluk Cenderawasih 2023 merupakan agenda nasional yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Papua, dan didorong secara serius Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, dan selanjutnya bersama Pemkab Supiori, Pemkab Kepulauan Yapen, Pemkab Waropen, Pemkab Mamberamo Raya dan Pemkab Nabire. Dalam perkembangannya, dalam pertemuan di Jakarta, pada 17 November 2021, disepakati 3 Pemkab di Papua Barat, yakni Pemkab Manokwari, Pemkab Manokwari Selatan dan Pemkab Teluk Wondama, juga akan bergabung dengan 6 Pemkab di Papua untuk mensepakati Sail Teluk Cenderawasih. Diharapkan, agenda STC 2023 juga memiliki keterkaitan dengan destinasi wisata lain dan ekonomi daerah di wilayah Pegunungan Arfak, Danau Paniai, Danau Wagete, Teluk Triton dan daerah lainnya di Tanah Papua”.

Lanjut, Velix Wanggai, pasca PON XX tahun 2020, Papua dan Papua Barat mendesain even nasional pasca PON, sehingga berperan dalam menggerakkan ekonomi rakyat di Tanah Papua. Pilihan yang tepat adalah menggelar Sail Teluk Cenderawasih 2023 yang merupakan payung dari rangkaian intervensi kebijakan dan program di wilayah Teluk Cenderawasih, baik pengembangan ekonomi rakyat, peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas, pengembangan SDM maupun pemberdayaan sosial budaya.

Sementara itu, Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, juga sebagai Ketua Asosiasi Bupati se-Teluk Cenderawasih, mengurai berbagai kegiatan dikemas dalam rancangan Sail Teluk Cenderawasih, seperti pengembangan wisata bahari berbasis masyarakat, wisata sejarah dan wisata relijius Pekabaran Injil, peningkatan usaha perikanan dengan sentra kelautan dan perikanan terpadu (SKPT), peningkatan infrastruktur dasar dan konektivitas baik waterfront city Biak dan Manokwari, penguatan sanggar seni budaya, pelaksanaan sport tourism di beberapa destinasi Teluk, maupun peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Adapun Kesepakatan Mansinam untuk Sail Teluk Cenderawasih, memuat kolaborasi Kedua Pengprov dan 9 Pemkab di wilayah Teluk Cenderawasih mendukung arahan terobosan pembangunan dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Presiden Joko Widodo, pada 11 Maret 2022 yang menyatakan: “Agar dilakukan sebuah semangat baru, sebuah paradigma baru, sebuah cara kerja baru. Kita harus bangun sebuah sistem dan desain baru, cara kerja yang lebih efektif agar mampu menghasilkan lompatan kemajuan kesejahteraan bagi rakyat Papua dan Papua Barat”.

Menurut Velix Wanggai, dalam kerangka semangat baru dan desain baru untuk lompatan pembangunan Papua dan Papua Barat ini, 2 Pemprov dan 9 Kabupaten sepakat mengusulkan ide dan pelaksanaan Sail Teluk Cenderawasih (STC), Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Tahun 2023 sebagai Pintu Terdepan Indonesia di Kawasan Pasifik ke dalam Peraturan Presiden tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2022 – 2041 (Renduk Papua 2041) dan Peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua Tahap I Tahun 2022 – 2024.

Adapun dalam semangat Kerjasama Antar Daerah di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, mensepakati:

Pertama, membentuk Tim Kerja Festival Teluk Cenderawasih Tahun 2022 Menuju Sail Teluk Cenderawasih 2023 dan Menyusun Konsep Kalender Kegiatan Festival Teluk Cenderawasih Tahun 2022 dan STC 2023.

Kedua, Menyusun Program dan Kegiatan Strategis untuk Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat sebagai bagian dari Persiapan Sail Teluk Cenderawasih Tahun 2023 di dalam Renduk Papua 2022-2041.

Ketiga, Mendorong Sail Teluk Cenderawasih Tahun 2023 ke dalam payung hukum percepatan pembangunan Papua.

Keempat, Mendorong dukungan, kerjasama dan kolaborasi lintas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, lembaga kemasyarakatan, lembaga keagamaan dan masyarakat umum, untuk mensukseskan pelaksanaan Festival Teluk Cenderawasih Tahun 2022 Menuju Sail Teluk Cenderawasih.

Dan, kelima, mempersiapkan pelaksanaan peluncuran (launching) Sail Teluk Cenderawasih Tahun 2023 di Jakarta, pada pertengahan 2022 yang berskala internasional, yang didukung secara bersama lintas Kementerian/Lembaga, Pengprov Papua, Pengprov Papua Barat, dan 9 Kabupaten di wilayah Teluk Cenderawasih.

Melalui STC 2023 sebagai instrumen kebijakan dalam menggerakan potensi ekonomi wilayah, mendorong konektivitas wilayah, mengembangkan sosial budaya masyarakat  Papua, memperkuat kedaulatan maritim Indonesia di Timur Indonesia, maupun memperkuat peran Papua sebagai pintu terdepan Indonesia di Kawasan Pasifik.

Kesepakatan menuju Sail Teluk Cenderawasih 2023 ditandatangani oleh kedua Pemprov, 9 Pemkab di wilayah Teluk Cenderawasih ( enam di kabupaten di Papua dan tiga kabupaten di Papua Barat), serta diketahui oleh Deputi Setwapres, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas, wakil dari Kementerian Pariwisata dan Ekraf dan Kementerian Perikanan dan Kelautan.(*)

Komentar
Continue Reading

Ekonomi

PON XX Papua berikan dampak ekonomi bagi UKM di Jayapura

Published

on

By

SENTANI,KTP.com – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dari 2 hingga 15 Oktober lalu, ternyata membawa dampak ekonomi bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Demikian disampaikan Ondofolo atau Kepala Suku Kampung Simporo, Kabupaten Jayapura, Abderson Tokoro melalui siaran pers, Minggu (12/12).

Abderson mengatakan, UKM di kabupaten Jayapura selama pegelaran PON XX Papua 2021 cukup memberikan pendapatan atau income dari penjualan aneka cinderamata atau souvenir hasil kerajinan tangan asli Papua, seperti batik khas Papua, sarang semut, noken, topi bulu, ukiran kayu, koteka, tifa, mutiara, anyaman arborek, matoa, durian, keripik keladi, sagu lempeng, abon gulung, kue sagu bagea Jayapura dan lain-lain.

“Ini merupakan suatu sukses ekonomi, terutama bagi masyarakat di kabupaten Jayapura,” ujar Abderson.

Selain itu, jelas Abderson, pihaknya juga melihat pembangunan venue-venue pendukung PON di klaster kabupaten Jayapura, mendorong lahirnya atlet-atlet potensial asal negeri Kenambhai Umbay.

Oleh karena itu, tuturnya, venue-venue yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembinaan atlet-atlet di aneka cabor, terutama anak asli Papua.

“Potensi kita anak-anak Papua kita lihat sangat mumpuni dan mereka sudah memiliki potensi secara alamia sejak lahir. Tinggal kita poles dan menjadikan atlet andalan untuk aset kabupaten Jayapura khususnya dan Papua umumnya,” bebernya.

Menurutnya venue-venue PON telah mendapat sertifikasi internasional. Tapi tentu konsekuensinya adalah biaya pemeliharaan dan perawatan venue dari Pemprov Papua yang cukup mahal, sehingga perlu dijaga dan dirawat.

Venue PON XX Papua 2021 yang tersebar di klaster kabupaten Jayapura, masing-masing Lukas Enembe Sport Complex, Stadion Lukas Enembe, Istora Papua Bangkit, Arena Menembak Indoor Lukas Enembe, Arena Akuatik Kampung Harapan, Doyo Baru Sport Complex, GOR Hoki Doyo Baru, Lapangan Cricket Doyo Baru, GOR STT GIDI Sentani, Stadion Barnabas Youwe dan GOR Toware.(*)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Tokoh Masyarakat Kamoro Apresiasi Terobosan Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh masyarakat Kamoro, Kabupaten Mimika, Marianus Maknaipeku, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Kabupaten Mimika yang telah membuat terobosan...

Tanah Papua3 hari ago

Direktur YPMAK Dukung Langkah Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak Amungme-Kamoro

TIMIKA,KTP.com – Direktur Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Vebian Magal, mendukung langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan...

Tanah Papua4 hari ago

Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Masyarakat Amungme Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel)...

Tanah Papua5 hari ago

Tokoh Pemuda Kamoro Dukung Langkah Kepala BPKSDM Mimika Buat Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Pemuda Kamoro, Dr Leonardus Tumuka, mendukung penuh inovasi dan terobosan baru yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan...

Tanah Papua6 hari ago

Selama 12 Hari 50 Anggota Satpol PP Ikut Diklat Dasar   

TIMIKA,TKP.com – 50 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemkab Mimika mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)...

Tanah Papua6 hari ago

Cegah Korupsi Dana Otsus, Tokoh Muda Jayapura Minta Badan Khusus Pengelola yang Belum Terkontaminasi

  JAYAPURA.KTP.com – Prihatin menyaksikan lambatnya perubahan di Provinsi Papua, Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura) Jack Judzoon Puraro, M.Si meminta...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Agama Minta Semua Pihak Diminta Hentikan Polemik Kedatangan Ketua KPK ke Papua

  SENTANI.KTP.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua Pdt Alberth Yoku menyatakan mendukung sepenuhnya langkah-langkah...

Kriminal1 minggu ago

Di Jembatan Youtefa dan Holtekamp Terjadi Laka Beruntun Hingga Satu MD

  JAYAPURA,KTP.com – Kecelakaan (laka) beruntun terjadi di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan hingga Polsek Abepura pada Minggu pagi (20/11)...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Ini Sebut Warga Menanti Langkah Nyata KPK Terkait Dugaan Korupsi di Papua

  JAYAPURA.KTP.com – Masyarakat Papua terus menantikan langkah nyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani perkara Gubernur Papua Lukas Enembe....

Kriminal1 minggu ago

Ini Ciri-ciri Jasad Tanpa Identitas Yang Ditemukan di Holtekamp

  JAYAPURA,KTP.com – Temuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas beberapa waktu lalu disekitar Jalan Holtekamp KM 10 di...

Tanah Papua

Advertisement

Trending