Ekonomi
Stok Beras di Provinsi Papua Aman Hingga 4 Bulan ke Depan
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kepala Perum Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Fauzi Muhammad mengatakan stok persediaan beras untuk Provinsi Papua masih aman hingga 4 bulan ke depan. Saat ini, kata Fauzi, di gudang Bulog tersedia beras sebanyak 37 ribu ton dan pasokan tambahan sudah tiba sebanyak 8.500 ton.
“Masyarakat di Provinsi Papua tak perlu khawatir karena ketersediaan beras masih cukup hingga 4 bulan ke depan. Total persediaan Bulog sebanyak 44 ribu ton,” kata Fauzi di Jayapura, Senin (14/5/2018) lalu.
(Baca Juga: Perum Bulog Dituntut Berinovasi Untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional)
Bulog Papua akan mendatangkan cadangan beras Pemerintah (CBP) untuk bantuan sosial (bansos) dan stabilisasi ketersediaan beras. CBP yang didatangkan, kata Fauzi, diantaranya beras impor dari Thailand.
“Beras dari Thailand ini sangat bagus, putih, dan pulen. Beras CBP ini, nanti akan disalurkan untuk stabilisasi ketersediaan beras di pasar-pasar bekerja sama dengan dinas terkait mengadakan pasar murah. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan puasa atau menjelang lebaran,” ujar Fauzi.
Selain menjamin ketersediaan beras, kata Fauzi, Bulog juga menjamin ketersediaan gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. “Stok yang ada saat ini cukup untuk 2,5 bulan ke depan, atau kurang lebih 14 ribu ton. Minyak goreng dan tepung terigu juga kita siapkan,“ ucapnya.
Menurut Fauzi, Bulog berencana menyediakan komoditi yang bersifat sementara seperti cabai dan bawang merah. “Kedua komoditi ini rencananya akan didatangkan dari Kabupaten Merauke dan Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan,” katanya. (Zul)



