Ekonomi
Kerjakan Proyek Palapa Ring Timur, PT Cenderawasih Arta Teknologi Datangkan Heli MI-26
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua, Dasril Sahari mengatakan pihaknya akan mendatangkan Helikopter MI-26 dari Rusia guna membantu pengangkutan material proyek Palapa Ring Timur II jalur darat yang dikerjakan PT Cenderawasih Arta Teknologi.
Menurut Dasril, helikopter raksasa ini mempunyai kapasitas angkut hingga 20 ton, jauh melebihi kemampuan heli MI-171 yang sudah beroperasi di Papua dengan kapasitas angkut 4 ton. Dengan kapasitas angkut yang lebih diharapkan dapat mengefisienkan waktu dan biaya sehingga target penyelesaian proyek Palapa Ring Timur selesai lebih cepat.
“Estimasi tanggal 5 Juni 2018 sudah tiba di Timika, Kabupaten Mimika. Tadi pagi saya sudah mendapatkan laporan dari tim teknis saya di Moskow,“ kata Dasril, di Jayapura, Sabtu (26/5/2018) kemarin.
(Baca Juga: Pengguna Indihome di Papua Mencapai 21 Ribu Pelanggan)
Dasril berharap proses administrasi pengadaan pesawat ini di Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Papua tidak mengalami kendala. Ia mengaku sudah meninjau langsung pengerjaan proyek ini di wilayah Meepago yakni di Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai dan Intan Jaya.
“Kami tidak punya kepentingan tertentu dan hanya berharap jika proyek ini selesai maka masyarakat Papua bisa menikmati layanan internet seperti yang didapatkan masyarakat yang ada di Pulau Jawa, Sulawesi dan pulau lainnya di Indonesia. Harapannya Papua akan lebih maju dan lebih cerdas dengan akses telekomunikasi yang lebih baik,” kata Dasril.

Ketua Umum BPP HIPMI yang juga Komisaris Utama PT Cenderawasih Arta Teknologi, Bahlil Lahadalia mengatakan proyek Palapa Ring Timur jalur darat sepanjang 2.300 kilometer dan direncanakan selesai pembangunannya pada Juni 2018.
Bahlil menjelaskan, proyek Palapa Ring Timur dibangun melalui dua jalur yakni laut dan darat. “Kami mengerjakan jalur darat, sementara untuk jalur laut dikerjakan oleh tim teknis dari Jerman,” kata Bahlil. (Zul)



