Nasional
Kementerian ESDM Akan Distribusikan 150 Ribu Panel Listrik Surya di Papua
MAKASSAR, HaIPapua.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mendistribusikan 150-an ribu panel listrik surya untuk warga Papua yang selama ini belum mendapat penerangan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan Kementerian ESDM pada 2018 melakukan pengadaan 170 ribu set panel listrik yang 90 persen diantaranya akan didistribusikan di Papua.
Panel listrik ini, kata Rida, akan memberikan penerangan selama 3 tahun hingga instalasi listrik PLN menjangkau seluruh daerah di Papua. “Tahun ini kita melakukan pengadaan 170 ribu set panel listrik yang 90 persennya untuk Papua dan selebihnya daerah lain,” kata Rida usai acara penyerahkan puluhan pembangkit listrik tenaga surya dan air kepada 30 pemerintah daerah di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/2/2018).
(Baca Juga: PLTA Mini, Kado Natal Istimewa Batalyon 512/QY Untuk Warga Perbatasan RI-PNG)
Dalam pengadaan panel listrik ini, kata Rida, Kementerian ESDM tidak hanya melakukan pengadaan barang tapi juga pengadaan penerangan selama 3 tahun. Menurutnya, jika dalam 3 tahun alat ini rusak atau tidak bisa memberikan penerangan maka pihak rekanan harus mengganti barang hingga bisa berfungsi kembali.
“Jadi kita beli penerangan listrik dan bukan hanya membeli barangnya. Karena itu pihak rekanan harus membuka kantor di daerah-daerah terpencil untuk memastikan panel listrik ini berfungsi selama 3 tahun,” kata Rida.
Nantinya, kata dia, setiap rumah akan mendapat 4 lampu dan setiap lampu akan diberi kode dari rekanan yang melakukan pengadaan. Menurutnya, penerima lampu akan menikmati listrik secara gratis hingga instalasi listrik PLN menjangkau daerah tersebut. “Jika sebelum 3 tahun instalasi listrik PLN sudah masuk maka otomatis panel listrik ini akan digantikan dengan instalasi listrik PLN dan panel listrik dipindahkan ke tempat lain,” kata Rida.
Untuk memudahkan pendistribusian panel listrik ini, Kementerian ESDM akan bekerja sama dengan pemerintah daerah yang akan memberikan data rumah yang belum teraliri listrik. “Pendistribusiannya cukup sulit karena warga sering berpindah. Karena itu kami masih menunggu data valid jumlah rumah yang belum teraliri listik dari Pemerintah Daerah untuk memudahkan distribusi,” kata Rida.
“Saya yakin jika semua panel listrik ini terpasang, diharapkan pada 2019 seluruh wilayah Indonesia sudah menikmati listrik,” katanya.
(Baca Juga: Presiden Jokowi: Listrik Kunci Investasi di Papua)
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Nabire akhir 2017 lalu, telah memerintahkan Kementerian ESDM untuk melakukan percepatan pembangunan kelistrikan di Indonesia. Presiden meminta seluruh wilayah di Indonesia bisa mendapat penerangan listrik pada 2019.
“Hingga saat ini masih terdapat 3.000 desa yang belum teraliri listrik dan yang paling banyak sekitar 2.000 desa itu di tanah Papua. Tapi seberat apapun medannya harus bisa ditaklukkan dan desa-desa di Papua harus terang benderang pada 2019 mendatang,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Nabire, 20 Desember lalu. (Ong)



