Tanah Papua
Tim Khusus Batalyon Infanteri 756/WMS Amankan Pistol Baretta dan 114 Amunisi
Jayapura, Kabartanahpapua.com – Tim Khusus Batalyon Infanteri 756/ WMS (Wimane Sili) berhasil mengamankan satu senjata api laras pendek jenis Baretta Pietro 9mm dan 114 butir amunisi berbagai ukuran dari salah seorang warga di Kampung Okilik, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (3/1/2018).
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf M Aidi mengatakan temuan senjata api dan amunisi ini bermula dari laporan salah seorang warga di Kampung Okilik yang mendapat titipan noken berisi alkitab dan benda didalam kantung plastik hitam pada Selasa (2/1/2018) malam.
Kecurigaan muncul, kata Aidi, karena orang yang menitipkan noken melepaskan tembakan sebanyak 5 kali. “Karena orang yang menitipkan barang itu melepaskan tembakan sehingga pemilik rumah ketakutan. Ia lalu melaporkan kejadian ini ke Pos Yonif 756 yang kebetulan dekat dari rumah yang berada persis di samping jalan Trans Papua,” kata Aidi melalui keterangan tertulis, Rabu (3/1/2018).
Mendapat laporan dari Pos TNI Napua, kata Aidi, Komandan Batalyon 756/WMS, Mayor Inf Arif Budi Situmeang langsung membentuk tim untuk melakukan pengejaran orang tak dikenal itu. Satu tim yang dipimpin Danyon 756, langsung mendatangi rumah warga di Kampung Okilik. Sementara satu tim lainnya yang dipimpin Wadanyon 756 Mayor Inf Gafur Thalib melakukan pengejaran orang tak dikenal.
“Saat tim yang dipimpin Danyon 756 tiba di rumah pelapor, langsung diserahi noken yang dititipkan orang tak dikenal itu. Saat diperiksa ditemukan 1 pucuk pistol Baretta Pietro 9mm dan 114 amunisi berbagai ukuran,” kata Aidi.
(Baca Juga: Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Tewas Dibunuh KKB)
Mendapat temuan itu, Danyon 756 lalu memerintahkan Personel Pos TNI di sepanjang jalan Trans Papua menuju Napua melakukan razia kendaraan. Sekitar pukul 03.30 WIT, ada 3 mobil strada yang mengangkut penumpang sempat diperiksa di Pos TNI Napua, namun tidak ditemukan benda yang mencurigakan. Saat melintas di Kampung Okilik, iring-iringan mobil strada lalu berhenti di depan rumah yang dititipi noken.
“Ada 2 orang warga turun dari mobil, seorang berjaga di samping mobil dan seorang lagi masuk ke dalam rumah. Saat itu, Tim Yonif 756 langsung mengepung rumah dan menangkap warga yang belakangan diketahui bernama Magianus Murib. Rekan Magianus yang berjaga di mobil langsung kabur melompat ke jurang melihat kehadiran prajurit TNI,” kata Aidi.
Setelah penangkapan itu, kata Aidi, 3 mobil strada berikut penumpangnya langsung digiring ke Polres Jayawijaya. Magianus beserta barang bukti diamankan di Mako Yonif 756 guna pemeriksaan lanjut dan keterkaitan dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).
“Sopir beserta penumpang 3 mobil strada itu diterima langsung Wakapolres Jayawijaya Kompol Abbas. Sementara Magianus sudah diamankan di Mako Yonif untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Aidi. (Ong)



