Connect with us

Tanah Papua

Asisten III Sekda Mimika Hendritte Tandiono: Penerapan PPKM Level IV Tunggu Petunjuk Bupati

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Terkait penerapan PPKM level IV berdasarkan instruksi menteri dalam negeri (Mendagri) nomor 25 tahun 2021 tentang penerapan PPKM di wilyah Kalimantan, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku dan Papua Pemkab Mimika masih menunggu arahan ketua Satgas Covid 19 dalam hal ini Bupati Mimika.

Asisten III Sekda Mimika Hendritte Tandiono mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima instruksi tersebut tetapi belum ada petunjuk dari Bupati Mimika Eltinus Omaleng untuk penerapan PPKM Level 4 tersebut.

“Sampai hari ini belum ada petunjuk dari pimpinan Satgas. Kita masih menunggu bagaimana keputusan Satgas,” kata Hendritte saat memimpin apel pagi di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin(26/7/2021).

Hendritte menegaskan bahwa untuk penerapan PPKM di Mimika saat ini masih mengacu kepada kesepakatan bersama Satgas Covid dan Forkopimda Mimika pada tanggal 7 Juli 2021 lalu.

“Kita masih mengacu kepada keputusan PPKM Mikro dengan ketentuan-ketentuan yang disepakati kemarin,” tegasnya.

Hendritte meminta kepada masyarakat untuk patuh kepada keputusan yang sudah ditetapkan oleh Satgas Covid Mimika terkait PPKM Mikro. Selain itu pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan.

(Baca Juga: Inilah 10 Titik Jalan di Mimika yang Disekat Selama Penerapan PPKM Skala Mikro)

“Kita sama-sama berdoa dan tetap utamakan prokes sehingga kasus Covid bisa turun dan tidak jadi lock down,” ujarnya.

Ini Instruksi Mendagri Dimasa Pandemi

Berikut hal yang harus dilakukan berdasarkan instruksi Mendagri nomor 25 tahun 2021 dengan menerapkan kegiatan sebagai
berikut,

A. pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat
pendidikan/pelatihan) dilakukan secara
daring/online;

B. pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100% (seratus persen) Work From Home (WFH).

C. pelaksanaan kegiatan pada sektor:
1) esensial seperti:
a) keuangan dan perbankan hanya meliputi
asuransi, bank, pegadaian, dana pensiun, dan
lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada
pelayanan fisik dengan pelanggan (customer));
b) pasar modal (yang berorientasi pada
pelayanan dengan pelanggan (customer) dan
berjalannya operasional pasar modal secara
baik);
c) teknologi informasi dan komunikasi meliputi
operator seluler, data center, internet, pos,
media terkait dengan penyebaran informasi
kepada masyarakat;
d) perhotelan non penanganan karantina; dan e) industri orientasi eskpor dan industri
penunjang ekspor, dimana pihak perusahaan
harus menunjukkan bukti contoh dokumen
Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) selama
12 (dua belas) bulan terakhir atau dokumen
lain yang menunjukkan rencana ekspor dan
wajib memiliki Izin Operasional dan Mobilitas
Kegiatan Industri (IOMKI),
dapat beroperasi dengan ketentuan:
a) untuk huruf a) dapat beroperasi dengan
kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen)
staf untuk lokasi yang berkaitan dengan
pelayanan kepada masyarakat, serta 25% (dua
puluh lima persen) untuk pelayanan
administrasi perkantoran guna mendukung
operasional;
b) untuk huruf b) sampai dengan huruf d) dapat
beroperasi dengan kapasitas maksimal 50%
(lima puluh persen) staf; dan
c) untuk huruf e) dapat beroperasi dengan
pemberlakukan shift maksimal 50% (lima
puluh persen) dari total pekerja dalam 1 (satu)
shift di fasilitas produksi/pabrik, serta 10%
(sepuluh persen) untuk pelayanan
adminsitrasi perkantoran guna mendukung
operasional dengan menerapkan pengaturan
masuk dan pulang serta makan karyawan
tidak bersamaan,

(Baca Juga: Dukungan PPKM, Sore Ini Ruas Jalan Dalam Kota Timika Akan Disekat)

2) esensial pada sektor pemerintahan yang
memberikan pelayanan publik yang tidak bisa
ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25% (dua puluh lima persen) maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat;
3) kritikal seperti:
a) kesehatan
b) keamanan dan ketertiban masyarakat
c) penanganan bencana
d) energi
e) logistik, transportasi dan distribusi terutama
untuk kebutuhan pokok masyarakat;
f) makanan dan minuman serta penunjangnya,
termasuk untuk ternak/hewan peliharaan;
g) pupuk dan petrokimia
h) semen dan bahan bangunan
i) obyek vital nasional
j) proyek strategis nasional
k) konstruksi; dan
l) utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan sampah)

dapat beroperasi dengan ketentuan:
a) untuk huruf a) dan huruf b) dapat beroperasi
100% (seratus persen) staf tanpa ada
pengecualian; dan
b) untuk huruf c) sampai dengan huruf l) dapat beroperasi 100% (seratus persen) maksimal
staf, hanya pada fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan kepada
masyarakat dan untuk pelayanan administrasi
perkantoran guna mendukung operasional,
diberlakukan maksimal 25% (dua puluh lima
persen) staf,
4) pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko
kelontong, agen/outlet voucher,
barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang
asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar
basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian
kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan
buka dengan protokol Kesehatan ketat, memakai
masker, mencuci tangan, handsanitizer, yang
pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah
Daerah,
5) untuk supermarket dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam
operasional sampai Pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen); dan
6) untuk apotik dan toko obat dapat buka selama 24 (dua puluh empat) jam.

D. pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum:
1) warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka
dengan protokol Kesehatan ketat, memakai
masker, mencuci tangan, handsanitizer, yang
pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah
Daerah;
2) rumah makan dan kafe dengan skala kecil yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas 25% (dua puluh lima persen) dan menerima makan dibawa pulang/delivery/take away dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;
3) restoran/rumah makan, kafe dengan skala
sedang dan besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat.

E. kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan pada huruf c.5 dan huruf d.

F. pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk
infrastruktur publik (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% (seratus persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

G. Tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

H. fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) ditutup sementara.

I. kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup sementara.

J. kegiatan olahraga/pertandingan olahraga
diperbolehkan, antara lain:
1) diselenggarakan oleh Pemerintah tanpa penonton atau supporter dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat; dan
2) olahraga mandiri/individual dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

K. transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% (tujuh puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan
secara lebih ketat.

L. pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan;

M.pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:
1) menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama).
2) menunjukkan PCR H-2 untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi
mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.
3) ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1) dan angka 2) hanya berlaku untuk kedatangan dan keberangkatan dari dan ke Wilayah yang ditetapkan sebagai PPKM Level 4 (empat) sebagaimana dimaksud tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek.
4) untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

N. tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan diluar rumah serta tidak diizinkan penggunaan face shield tanpa menggunakan masker.(DEN)

Komentar

Tanah Papua

KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok

Published

on

By

JAYAPURA,KTP.com – Kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung Sopamikma dan Kampung Oknanggul Distrik Kiwirok kembali terjadi pada Senin (20/9/2021).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH. mengatakan dalam keterangan tertulis Senin (20/9/2021) personel gabungan TNI-Polri sedang melakukan penjagaan di Distrik Kiwirok, personel Gabungan mendapatkan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung Sopamikma dan Kampung Oknanggul, sehingga personil membalas tembakan dan terjadi kontak tembak.

Dari kontak tembak tersebut, tidak terdapat korban jiwa dan personel TNI-Polri dan masyarakat yang ada di Distrik Kiwirok. Saat ini personel Gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran dan pengamanan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Situasi saat ini pasca kontak tembak yang terjadi antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo, masyarakat masih melakukan aktivitas normal seperti biasa”kata Kamal.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Situasi Kamtibmas Mimika Aman, Kapolres Sebut Tidak Ada Penembakan di Mile 61

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adinata menegaskan bahwa tidak ada gangguan teror penembakan di mile poin 61 Distrik Tembagapura.

“Situasi di Kabupaten Mimika saat ini dalam keadaan aman .informasi yang menyebutkan bahwa ada penembakan di mile poin 61 saya pastikan dari barang bukti yang ditemukan itu bukun lubang penembakan,” kata Kapolres Era saat ditemui di lapangan Timika Indah Sabtu (18/9/2021).

Era menegaskan bahwa fakta di lapangan bahwa bekas goresan pada mobil tersebut dipastikan berasal dari batu bukan dari tembakan.

“Situasi di Tembagapura aman, dari fakta bahwa mobil yang ditemukan itu terkena batu kalau tembakan sudah pasti ada lubang,”kata Era

Untuk diketahui bersama Jumat (17/9/2021) beredar informasi terjadi teror penembakan di area kerja PT Freeport Indonesia di mile poin 61 Distrik Tembagapura terhadap bus karyawan yang bergerak dari lowland menuju highland Kota Tembagapura.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Cabang Olahraga Panjat Tebing Laksanakan Tes Event

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing melaksanakan tes event di venue Panjat Tebing Timika Jalan Charitas SP 2 Timika Senin (20/9/2021).

Ketua Harian Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mimika, Muhammad Basar, saat di temui di venue Panjat Tebing mengatakan tes event yang dilakukan hari ini adalah serangkaian agenda yang harus dilakukan sebelum kompetisi resmi pelaksanaan PON XX di Mimika.

” Kita ada beberapa kegiatan yang kita lakukan mulai dari Bimtek, kursus wasit dan hari ini kita melakukan tes event,”kata Basar.

Basar mengatakan bahwa seharusnya tes event tersebut dilakukan tiga bulan yang lalu namun karena pandemi Covid 19 sehingga tes event baru dilaksanakan.

(Baca Juga:Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua)

“Tes event beginikan tidak hanya tes event pertandingan saja yang kita lakukan tapi termasuk kesiapan Panpel, kesiapan infrastruktur, kesiapan sarana prasarana, nanti semuanya menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menyelenggarakan event,”kata Basar.

Secara keseluruhan kesiapan saran prasarana pendukung olahraga panjat tebing sudah siap 100 persen.

“Kalaupun ada kekurangan itu tingkatnya adalah perawatan”kata Basar.

Basar mengatakan dalam tes even sebanyak 13 atlet panjat tebing Pemusatan Latihan Daerah (Platda) Papua ikut dalam tes event.

“Tes event ini kita menggunakan atlet Platda Papua sebagai atlet tes, 13 atlet, lima cewek , delapan cowok sesuai dengan nomor yang akan di pertandingan di PON. Kompetisi resminya ada 16 nomor ,kita coba memperagakan itu dengan pertimbangan waktu dan sebagainya,”kata Basar.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Tinjau beberapa venue PON di Timika Gubernur Lukas Enembe yang merupakan ketua umum PB PON XX Papua menyatakan Papua sebagai tuan rumah sudah siap. Gubernur Enembe tiba di Mimika disambut oleh Bupati Mimika yang juga ketua umum PB PON SUB Mimika di bandara Mozes Kilangin Baru dengan menggunakan pesawat charter Yajasi PC-12 Pilatus/PK-UCG, Senin (20/9/2021).

Turut hadir dalam acara penyambutan Gubernur yakni Dansat TNI-Polri dan Forkopimda Bpk. Eltinus Omaleng (Bupati Mimika), Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata.SIK, DanLanud Yohanis Kapiyau Letkol Pnb Surono, Kabandara UPBU Mozes Kilangin Timika Asep Soekarjo, Sekda Mimika Michael Gomar dan para kepala OPD.

Dari Bandara Gubernur Enembe dan rombongan di dampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng selanjutnya menuju venue Futsal. Setelah dari venue Futsal dilanjutkan ke venue Billyard dan terakhir bergerak ke Mimika Sport Center (MSC) untuk meninjau venue Bola Basket.

Di sela-sela kunjungannya di venue PON Gubernur Enembe meminta untuk finishing pembangunan venue-venue segera diselesaikan. Dirinya mencontohkan untuk venue Cabor terbang layang yang masih dilakukan penyelesaian sedikit lagi.

(Baca Juga:Gubernur Papua Janjikan Atlet Bonus 1 Milyar Untuk Peraih Emas)

“Saya datang untuk melihat kesiapan di Mimika terutama untuk venue-venue. Saya lihat sudah sangat siap dan yang kurang-kurang sedikit saya minta cepat selesaikan,”kata Gubernur Enembe.

Disinggung terkait keamanan untuk PON Gubernur Enembe mengaku sudah siap 100 persen. Pihaknya sudah menyampaikan kepada seluruh rakyat Papua untuk mendukung kesuksesan PON.

“Saya sudah sampaikan ke masyarakat kita sebagai tuan rumah harus menjaga harga diri Papua,”ungkapnya.

Gubernur Enembe menambahkan setelah melihat venue di Mimika pihaknya mengaku bahwa PON Papua sudah siap 100 persen. Menurutnya pihaknya pun juga sudah meminta kepada PLN dan Telkomsel agar dalam pelaksanaan PON tidak ada gangguan teknis.

“Saya optimis Papua sebagai tuan rumah PON siap 100 persen. Karena selain Timika saya juga sudah meninjau tiga klaster lainnya,”ujarnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua10 jam ago

KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok

JAYAPURA,KTP.com – Kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung...

Tanah Papua1 hari ago

Situasi Kamtibmas Mimika Aman, Kapolres Sebut Tidak Ada Penembakan di Mile 61

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adinata menegaskan bahwa tidak ada gangguan teror penembakan di mile poin...

Tanah Papua1 hari ago

Cabang Olahraga Panjat Tebing Laksanakan Tes Event

TIMIKA,KTP.com – Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing melaksanakan tes event di venue Panjat Tebing Timika Jalan Charitas SP 2 Timika...

Tanah Papua1 hari ago

Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua

TIMIKA,KTP.com – Tinjau beberapa venue PON di Timika Gubernur Lukas Enembe yang merupakan ketua umum PB PON XX Papua menyatakan...

Tanah Papua1 hari ago

Gubernur Papua Janjikan Atlet Bonus 1 Milyar Untuk Peraih Emas

TIMIKA,KTP.com – Gubernur Papua Lukas Enembe menjanjikan bonus 1 milyar untuk atlet Papua yang bisa meraih emas di PON XX...

Tanah Papua4 hari ago

Aparat TNI-Polri Berhasil Lumpuhkan Anggota KKB di Distrik Kiwirok

JAYAPURA,KTP.com – Kontrak tembak antara aparat TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Senin...

Tanah Papua4 hari ago

Pemda Ajak Masyarakat Terbuka Melaporkan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

TIMIKA,KTP.com – Dari beberapa jumlah kasus yang sudah di ketahui masih banyak lagi kasus kekerasan anak dan perempuan yang masih...

Tanah Papua4 hari ago

Wabup Mimika: Harhubnas 2021 Momentum Untuk Refleksi Pelayanan Kepada Masyarakat yang Belum Merata

TIMIKA,KTP.com – Pada peringatan Hari perhubungan nasional (Harhubnas) tahun 2021, Wakil Bupati (Wabup) Mimika dalam amanatnya menyampaikan momen hari perhubungan...

Tanah Papua5 hari ago

Tiga Kru Rimbun Air Dievakuasi ke Timika, Kotak Hitam Sudah Ditemukan

TIMIKA,KTP.com – Tiga awak pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW yang jatuh di bukit Kampung Bilogai, dekat Sugapa,...

Tanah Papua5 hari ago

DPR RI Serahkan Bantuan Penanganan Korban Bencana Alam di Mimika Dari Kemensos Senilai 403 Juta

TIMIKA,KTP.com – Kabupaten Mimika mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) dan DPR RI Komisi VIII berupa barang senilai Rp403 juta...

Tanah Papua

Advertisement

Trending