Connect with us

Nasional

Panglima TNI Ingin Melihat Langsung Penanganan KLB Campak dan Gizi Buruk

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan yang akan melakukan kunjungan kerja ke Asmat mendarat di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (31/1/2018) malam. Rencananya, Panglima TNI akan meninjau langsung kegiatan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (1/2/2018) besok.

Di Bandar Udara Mozes Kilangin, Panglima TNI disambut Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit didampingi Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar. Turut hadir, Danrem 174 ATW Merauke sekaligus Komandan Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan didampingi Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno beserta jajaran TNI di wilayah Kodam XVII Cenderawasih.

(Baca Juga: Bantu Penanggulangan Wabah Campak, Mabes TNI Kirim Satgas Kesehatan ke Asmat)

Panglima TNI kemudian mendengarkan paparan dari Pangdam Cenderawasih dan jajaran Satgas Kesehatan TNI terkait penanganan KLB Asmat di Hotel Rimba Papua. Turut hadir dalam pertemuan itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna bersama sejumlah pejabat Mabes TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sabrar Fadhilah yang ikut dalam rombongan mengatakan kedatangan Panglima TNI untuk meninjau langsung penanganan KLB yang dilakukan oleh TNI bersama Kemenkes, Kemensos, Polri dan Pemerintah setempat.

“Panglima TNI sudah banyak menerima laporan terkait penanganan KLB ini, tapi ia ingin mendengar lagi lebih jauh tentang apa yang sudah dilakukan, kemudian apa kesulitan lain yang bisa dilaporkan untuk segera ditangani dan yang paling penting meninjau langsung,” kata Mayjen TNI Sabrar di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (31/1/2018).

Panglima TNI, kata Kapuspen, rencananya akan datang ke Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (1/2) besok dan selanjutnya meninjau sejumlah lokasi dimana tim kesehatan bekerja. Namun rencana itu tergantung kondisi cuaca karena faktor kendala alam di Asmat.

“Tentu Panglima TNI ingin hasil dari kunjungan ini agar segera bisa mengatasi kesulitan yang bisa diatasi dan sekaligus untuk dilapokan kepada Bapak Presiden,” kata Kapuspen.

(Baca Juga: KLB Asmat adalah Cobaan bagi Bangsa Indonesia, TNI Selalu Siap Membantu)

Sejak berlangsungnya KLB Asmat, kata Kapuspen, pihaknya sudah mengirimkan logistik bantuan ke Agats berupa obat-obatan, makanan tambahan dan termasuk peralatan dapur. Untuk tenaga medis, kata Kapuspen, pihaknya terakhir kali sudah mengirim 46 orang yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum dan perawat. Namun jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah mengingat situasi dan dinamika di lapangan.

“Kita juga perlu melakukan rotasi untuk tenaga medis supaya dia juga tidak lelah. Kira-kira berapa lama dia akan diganti ditarik agar tenaga medisnya terus bisa mengalir,” kata Kapuspen. (Ong)

Komentar