Connect with us

Kriminal

Tiga Pelaku Curanmor di Timika Ditangkap Polisi, Sembilan Unit Motor Berhasil Diamankan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim)Polres Mimika berhasil mengamankan tiga orang pelaku spesialis Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Kabupaten Mimika.

Ketiga pelaku yang diamankan tersebut diketahui berinisial YRNG, SAN dan MGW. Ketiganya diamankan di Jalan Leo Mamiri,Jumat (11/11/2022). Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sembilan unit kendaraan bermotor sebagai barang bukti.

Kepala Kepolisian Resor Mimika, AKBP I Gede Putra, saat menggelar konferensi pers di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jalan Cendrawasih-Timika,Selasa (15/11/2022) mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan,para pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian terhadap 12 unit. Aksi pencurian tersebut dilakukan sejak Juni sampai akhir Oktober tahun 2022.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan dan menetapkan sebagai tersangka. Para pelaku ini melaksanakan kegiatan dan berhasil melakukan aksinya dengan jumlah total kendaraan 12 unit.Jadi masih ada tiga unit yang masih dalam proses pengembangan kami,”kata Kapolres.

Dalam melakukan aksinya,para pelaku menargetkan kendaraan kendaraan yang diparkir oleh pemiliknya namun dikunci oleh pemiliknya.

Para pelaku kemudian mendorong kendaraan tersebut menjauh dari tempat kejadian perkara dan setelah dirasa aman, kendaraan tersebut dihidupkan dengan menyambung kabel yang ada di dalam kendaraan tersebut.

Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra didampingi Kasat Reskrim Iptu Sugarda Aditya B.T menggelar konferensi pers Curanmor di Kantor Pelayanan Polres Mimika,FOTO: Marsel Balawanga/Kabartanahpapua.com

Lokasi operasi para pelaku tersebut juga tidak tetap di satu tempat namun berpindah di beberapa tempat dalam Kota Timika.

“Latarbelakang dari salah satu pelaku kenapa dia bisa memiliki teknik untuk menyambungkan kabel itu,karena yang bersangkutan sebelumnya pernah bekerja di salah satu bengkel di Timika.Jadi dia tahu kabel ini yang harus disambungkan sehingga motor ini bisa dinyalakan,”kata Kapolres.

Atas perbuatan tersebut,para pelaku akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 5 tahun.

Dari keterangan para pelaku motor hasil curian tersebut dijual dengan kisaran harga Rp1.800.000 sampai Rp 2.000.000.

Kapolres menghimbau kepada warga jika membeli kendaraan bermotor yang dijual dengan harga yang sangat murah maka harus betul-betul diidentifikasi.

“Kalau memang barang barang diluar dari kewajaran harganya tolong betul betul diidentifikasi,”kata Kapolres

Sementara untuk barang bukti yang saat ini diamankan di Polres Mimika akan didata dan di kembalikan kepada pemilik yang sah.(MSC)

Komentar

Kriminal

Polisi Dalami Kasus Pembakaran Pasar Waghete Kabupaten Deiyai

Published

on

JAYAPURA,KTP.com –Polres Deiyai sedang mendalami aksi pembakaran Kompleks Pasar Waghete di jalan Waghete 1 Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai yang dilakukan oleh sekelompok warga, Senin (12/12) sekira pukul 11.00 Wit.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/12/2022) siang membenarkan kejadian tersebut.

“Benar dari informasi tadi siang terjadi aksi pembakaran pasar di Waghete, Kabupaten Deiyai oleh sekelompok warga,” kata Kombes Kamal.

Kombes Kamal menjelaskan kejadian itu bermula ketika salah satu warga membeli pakaian dan mencobanya namun baju yang dicobanya itu terasa gatal di badan sehingga terjadi keributan antar pembeli dan penjual.

“Dari keributan itu datang sekelompok warga dan melakukan pembakaran kios baju tersebut yang merembet ke kios-kios lainnya dimana kios tersebut terbuat dari kayu, papan yang mudah terbakar,” ujarnya.

Akibat pembakaran itu kurang lebih sekitar 50 kios dan 9 unit motor hangus terbakar serta terdapat 4 korban luka, 1 diantaranya adalah anggota TNI.

Kebakaran di Pasar Waghete Kabupaten Deiyai.Foto Istimewa

“Untuk kerugian materiil pastinya masih didatakan oleh petugas di lapangan,” ucapnya.

Kabid Humas mengatakan, saat ini Kapolres Deiyai bersama Bupati Kabupaten, ketua DPRD dan Dandim 1703 Deiyai sudah berada di TKP untuk meredam aksi susulan.

“Satuan Reskrim Polres Deiyai masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pembakaran kios milik warga di Pasar Waghete Kabupaten Deiyai,” tuturnya

Untuk itu, Kabid Humas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin membuat situasi kamtibmas di Kabupaten Deiyai jadi tidak kondusif.

“Kita mengimbau agar kasus ini diserahkan ke penyidik Polri dan tidak ada kekerasan lagi baik terhadap orang maupun barang, karena hal ini tentu akan mengganggu pembangunan di Deiyai dari segala aspek,” imbaunya.

Dikatakan, pasca kejadian situasi Kamtibmas di Kabupaten Deiyai relatif aman kondusif, aparat keamanan masih berjaga di lokasi kejadian dan patroli di seputaran kota untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.(MSC/HMS)

Komentar
Continue Reading

Kriminal

Di Jembatan Youtefa dan Holtekamp Terjadi Laka Beruntun Hingga Satu MD

Published

on

 

JAYAPURA,KTP.com – Kecelakaan (laka) beruntun terjadi di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan hingga Polsek Abepura pada Minggu pagi (20/11) sekitar pukul 04.00 WIT. Kecelakaan itu bermula dari Jalan Baru Tobati ke Jembatan Youtefa, Distrik Jayapura Selatan hingga Jalan Raya Pantai Holtekamp, Distrik Abepura dan mengakibatkan seorang pengendara motor bernama Sugianto (40) meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian.

Kecelakaan beruntun yang terjadi melibatkan satu unit mobil, dua unit sepeda motor dan seorang pejalan kaki.

Hal tersebut dibenarkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Julkifli Sinaga, S.I.K., M.H saat dikonfirmasi via telepon selulernya siang tadi.

Menjelaskan kronolgis kecelakaan Kapolsek menuturkan, berawal saat mobil Toyota Vioz dengan nomor polisi PA 1038 AU yang dikemudikan oleh RA (33) datang dari arah Pantai Hamadi menuju ke arah Koya dan tepat di depan Pos Terpadu Jembatan Youtefa ia menabrak seorang pejalan kaki bernama Andi Ardiyansyah (26) yang membuat korban alami luka lecet pada bagian pinggang dan lutut sebelah kiri.

“Dari kejadian menabrak pejalan kaki tersebut, pengendara mobil kemudian mencoba melarikan diri dari TKP dengan kecepatan tinggi ke arah Koya, namun ketika sampai di depan Venue Dayung ia lalu menabrak sepeda motor Honda Supra-X nomor polisi PA 4421 JI yang dikendarai oleh Sugianto dan menyeretnya sepanjang 80 meter di lokasi kejadian hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,” ungkap Kapolsek.

Masih lanjut kata Kapolsek, tak hanya sampai disitu RA lanjut melajukan mobilnya tersebut hingga menabrak sepeda motor Honda Beat yang dibawa oleh Irvan Handyan (38) dan mengakibatkan Irvan mengalami luka berat berupa sakit pada bagian dadanya karena benturan dan patah pada jari manis tangan kanannya.

“Akibat dari kecelakaan tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai 30 juta rupiah sementar untuk korban jiwa ada satu pengendara motor bernama Sugianto dan korban luka-luka ada satu pengendara motor bernama Irvan serta seorang pejalan kaki bernama Andi,” imbuhnya mengulang nama-nama korban akibat laka beruntun tersebut.

“Kecelakaan diketahui terjadi akibat pengendara mobil yakni RA diduga dalam keadaan dipengaruhi minuman keras hingga membuatnya menjadi lalai dan kurang berhati-hati. Kini RA dan barang bukti berupa mobil dan motor-motor para korban telah berada di Mapolsek Jayapura Selatan dan dalam penanganan unit lalulintas kami untuk dilakukan proses hukum,” tegas Kapolsek AKP Julkifli.(*)

Komentar
Continue Reading

Kriminal

Ini Ciri-ciri Jasad Tanpa Identitas Yang Ditemukan di Holtekamp

Published

on

 

JAYAPURA,KTP.com – Temuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas beberapa waktu lalu disekitar Jalan Holtekamp KM 10 di dekat Cafe V-Tekya Distrik Abepura kini masih misteri dan belum terungkap identitasnya.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Oscar Fajar Rahadian, S.I.K., M.H saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu siang, 19 November 20222.

AKP Oscar mengatakan, jasad tersebut ditemukan oleh saksi di lokasi kejadian pada Senin (14/11) sore, dimana saat itu saksi hendak buang air kecil dan menemukan jasad tersebut. “Saat ditemukan jasad sudah dalam keadaan berbau dan bentuk wajah sudah tidak dapat dikenali lagi, diduga sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.

“Jasad yang Mr.X tersebut kini masih berada di ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kotaraja, karena belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengambil. Untuk itu melalui media ini kami informasikan kepada masyarakat jika merasa kehilangan saudara atau keluarga tanpa kabar hingga saat ini, bisa cek langsung ke RS. Bhayangkara,” ujar Kasat Reskrim.

Lebih lanjut AKP Oscar menjelaskan, ciri-ciri jasad saat ditemukan yakni, Suku Papua, Umur sekitar 30-50 tahun, dan saat ditemukan jasadnya menggunakan baju kaos warna hitam bertuliskan “FREAK”, celana pendek bola warna hitam dengan lambang Club Ajax dan celana pendek bercorak atau bermotif seperti batik namun warnanya pudar.

“Selain ciri-ciri diatas, pada jasad tersebut juga ditemukan satu buah kalung dengan tali berwarna hitam menggunakan mata kalung berupa tulang atau taring. Kami juga sudah berupaya mengidentifikasi melalui sidik jari namun tidak terdapat ruas sidik jari lagi pada jari-jarinya,” imbuh AKP Oscar.

Mantan Kasat Reskrim Polres Jayapura ini juga menambahkan, kiranya informasi ini dapat berguna dan bisa membantu proses penyelidikan untuk mengungkap identitas jasad tersebut. “Besar harapan kami kiranya informasi ini bermanfaat untuk pengungkapan identitas jasad tersebut, selain itu agar bisa diambil oleh pihak keluarga dan sebisa mungkin membantu penyelidikan guna pengungkapan meninggalnya karena apa,” tutup AKP Oscar Fajar Rahadian Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota.(*)

Komentar
Continue Reading

Kriminal

Polisi Jayapura Selidiki Penemuan Jazad Pria di Abepura

Published

on

JAYAPURA,KTP.com – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura tengah menyelidiki penemuan jazad pria di bawah jembatan kompleks Kotaraja Grand, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat siang, 18 November 2022.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si mengatakan, pihaknya sedang mendalami identitas jenazah yang ditemukan, dimana pada jasadnya ditemukan identitas berupa KTP atas nama Nobryan Vilfredo Werimon yang diduga merupakan anggota TNI-AD.

“Kita sedang dalami identitas melalui penyelidikan dengan mengkonfirmasi ke pihak keluarga maupun rekan-rekannya agar kejadian ini menjadi jelas dalam pengungkapannya, apakah ini pidana atau karena kejadian lain,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Kapolresta, pihaknya juga sedang berkordinasi dengan pihak POMDAM XVII Cenderawasih terkait penemuan jasad tersebut.

“Untuk penyebab kematiannya belum bisa diketahui sebelum dilakukan visum, untuk itu kami harus meminta persetujuan keluarga agar semakin jelas,” ujarnya.

KBP Victor Mackbon pun menegaskan, pihaknya masih menduga bahwa korban sesuai atau tidak dengan identitas yang ditemukan pada jasad tersebut. “Kami masih dalami dan melakukan penyelidikan di lapangan,” tutupnya.

Menurut keterangan saksi di TKP bahwa saksi mengetahui temuan mayat tersebut berawal saat dirinya sedang mangkal di pangkalan ojek Kotaraja Grand, kemudian saksi I mencium aroma tidak sedap dari saluran parit dan ia pun mengecek ternyata ia melihat sesosok mayat laki-laki tersebut.(*)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Diprediksi Akan Bermunculan Rekomendasi Ganda, Ini Pesan Ketua Muskab Persemi Simon Kasamol

TIMIKA,KTP.com – Ketua Panitia Musyawarah Kabupaten Persemi Mimika, Simon Kasamol, mewanti agar tidak terjadi dukungan lebih dari satu atau rekomendasi...

Tanah Papua4 hari ago

Tempat Penyulingan Sopi di Mimika Timur Dibongkar Polisi

TIMIKA,KTP.com – Kepolisian Sektor Mimika Timur, berhasil membongkar dan memusnahkan tempat penyulingan minuman keras lokal jenis sopi di jalan Tipuka...

Tanah Papua5 hari ago

71 Anak SMK PK Hermon Timika ikut PKL

TIMIKA,KTP.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau,SPd secara...

Tanah Papua5 hari ago

Perhubungan adalah Urat Nadi Pembangunan, Plt Bupati Minta Pegawai Tetap Solid

TIMIKA,KTP.com – Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, menegaskan bahwa perhubungan adalah urat nadi pembangunan disatu wilayah. Oleh karena itu dirinya...

Tanah Papua6 hari ago

Plt Bupati Minta Pimpinan OPD Wajib Evaluasi Honorer Honorer yang Malas Masuk Kantor

TIMIKA,KTP.com – Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, meminta kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Mimika agar melakukan evaluasi...

Tanah Papua6 hari ago

Anak yang Belum Diimunisasi Campak, Renta Terkena Campak

TIMIKA,KTP.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika,Reynold Rizal Ubra, mengatakan anak yang belum mendapatkan imunisasi campak rentan terserang penyakit campak....

Tanah Papua6 hari ago

Rapat Evaluasi Bersama Pimpinan OPD akan Digelar Setiap Senin

TIMIKA,KTP.com – Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, mengatakan dirinya akan melakukan rapat evaluasi setiap Senin bersama para pimpinan Organisasi Perangkat...

Tanah Papua6 hari ago

Oknum Oknum yang Tidak Senang Dengan Gaya Kepemimpinan Saya

TIMIKA,KTP.com – Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, mengatakan bahwa ada oknum-oknum tertentu yang tidak suka dengan gaya kepemimpinannya. Hal tersebut...

Tanah Papua1 minggu ago

YPTP akan Kirim Anak Amor untuk Ikut Pelatihan di Semarang

TIMIKA,KTP.com – Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) akan mengirim anak anak Amungme-Kamoro untuk mengikuti pelatihan perkayuan dan mesin di SMK...

Tanah Papua1 minggu ago

Pemkab Mimika Berangkatkan 23 Anak ikut Bimbel Sekolah Kedinasan di Kampung English Kediri

TIMIKA,KTP.com – Sebanyak 23 anak Amungme-Kamoro dan lima suku kekerabatan diberangkatkan menuju Kampung English Kediri, Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti...

Tanah Papua

Advertisement

Trending