Connect with us

Nasional

Rekor MURI di Wamena, Bukti Besarnya Animo Belajar Anak Pegunungan Tengah Papua

Published

on

Wamena, Kabartanahpapua.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih berhasil mencatatkan nama dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Keberhasilan ini diraih setelah menghadirkan 22.205 pelajar dalam lomba mewarnai burung garuda di sejumlah kabupaten di Papua.

Pada acara puncak di Lapangan Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, jajaran Kodim 1702 Wamena berhasil menghadirkan 5.205 pelajar dari sejumlah TK, SD dan SMP di Kota Wamena dan sekitarnya.

Asisten Teritorial Kasdam XVII Cenderawasih Kol. Kav Edward Sitorus mengatakan kehadiran 5.000 lebih pelajar yang mengikuti lomba mewarnai burung garuda di Kota Wamena menjadikan jumlah keseluruhan peserta menjadi 22.205 peserta.

“Sebelumnya pada 1 Desember lalu, jumlah peserta mewarnai burung garuda di sejumlah kota mencapai 17.000 pelajar. Dengan tambahan 5.205 peserta di Wamena menjadikan jumlah keseluruhan peserta mencapai 22.205,” kata Edward saat ditemui di Lapangan Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (8/12/2017).

Menurut Edward, keberhasilan jajaran Kodam XVII Cenderawasih tersebut patut mendapat apresiasi mengingat kegiatan ini dilaksanakan prajurit TNI yang tugas utamanya menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Sebagai warga Kodam XVII Cenderawasih, tentunya kita merasa bangga karena selain mendapat kepercayaan dari bangsa dan negara untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI khususnya di wilayah Papua, ternyata prajurit juga mampu menorehkan prestasi,” terang Edward.

Peserta Membludak

Komandan Kodim 1702 Jayawijaya, Letkol Inf Lukas Sadipun mengakui besarnya animo pelajar di Kota Wamena dan sekitarnya mengikuti lomba ini. Buktinya, kata Lukas, terlihat dari jumlah peserta yang hadir mencapai 7.000-an pelajar meski yang dilaporkan hanya 5.205 anak.

Lukas mengaku membludaknya jumlah peserta diluar prediksi sehingga panitia sempat kelabakan saat menjemput peserta.

“Ada sekolah yang mendaftarkan peserta hanya 150 anak, tapi saat dijeput jumlah mereka sampai 300-an anak. Animo peserta juga hingga ke kampung seperti Kurima yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Wamena,” kata Lukas di Wamena.

Banyaknya peserta menjadi perhatian Komandan Korem 172/ Praja Wira Yakthi (PWY) Kol. Inf Boni Christian Pardede. Dalam sambutannya Boni menyampaikan rasa bangga dan antusias para pelajar di Wamena mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami bangga atas antusias dan semangat adik-adik sekalian. Tujuan acara ini merupakan kepedulian Bangsa Indonesia kepada anak-anak Papua, karena anak-anak di Pegunungan Tengah (Papua) memiliki potensi dan sumber daya manusia yang luar biasa tidak kalah dengan daerah lainnya. Selamat berlomba,” kata Boni dalam sambutannya mewakili Pangdam XVII Cenderawasih.

Perwakilan MURI, Osmar Semesta Susilo mengatakan kegiatan mewarnai burung garuda ini memang layak dihargai dan dicatat sebagai salah satu prestasi. Kegiatan ini, kata Osmar, merupakan salah satu bentuk pendidikan bela negara secara soft dan langsung menyentuh generasi muda. (Mas)

Komentar