Connect with us

Tanah Papua

Kapendam Cenderawasih: Hentikan Manuver Politik untuk Melindungi KKSB di Nduga

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mendesak Gubernur Papua dan Ketua DPR Papua menghentikan manuver politik untuk melindungi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Nduga.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua DPR Papua Yunus Wonda meminta kepada Presiden Jokowi untuk menarik pasukan TNI-Polri di Kabupaten Nduga dengan alasan akan mengganggu aktivitas warga yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Ingatlah tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari jabatan yang saudara emban sebagai pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat di Provinsi Papua. Kalian digaji dan mendapat fasilitas dari negara untuk melayani seluruh masyarakat di Papua dan bukan mengabdi untuk KKSB,” kata Aidi di Jayapura, Jumat (21/12/2018).

(Baca Juga: Kodam Cenderawasih Tidak Akan Menarik Pasukan dari Nduga Membiarkan KKSB Berkeliaran)

Secara khusus kepada Gubernur Enembe, Aidi mengingatkan bahwa selaku kepala daerah maka ia adalah wakil dan perpanjangan tangan pemerintah pusat di Provinsi Papua.

Dengan status itu, maka Lukas Enembe wajib melaksanakan amanah Pasal 67 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yaitu mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan melaksanakan program strategis nasional.

“Jika benar sikap Bapak Lukas Enembe mendukung perjuangan separatis di Papua dan meminta menghentikan pembangunan jalan Trans Papua yang notabene program strategis nasional, maka bapak telah melanggar UU dan patut dituntut sesuai hukum yang berlaku,” ujar Aidi.

Aidi mempertanyakan sikap Gubernur Enembe yang tidak menjalankan fungsinya sebagai Ketua Forkopimda pasca insiden pembantaian pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga yang dilakukan KKSB awal Desember lalu.

Melalui forum pimpinan daerah itu, seharusnya ia mengundang Kapolda, Pangdam, Kepala Pengadilan Tinggi, dan Kepala Kejaksaan Tinggi untuk membahas gangguan keamanan dan ketertiban akibat ulah KKSB.

“Sayangnya sejak kejadian di Nduga, belum sekalipun Gubernur Enembe melaksanakan fungsinya sebagai Ketua Forkopimda. Ia justru sibuk bertemu dengan kroni-kroninya dan melontarkan penyataan yang terkesan menjadi juru bicara KKSB yang menyudutkan peranan TNI-Polri dalam penegakan hukum,” papar Aidi.

(Baca Juga: Tak Ada Tempat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata di Tanah Air)

Berhenti Mengatasnamakan Rakyat

Aidi juga mengingatkan para politisi dan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua berhenti berkomentar miring menyudutkan aparat TNI-Polri seolah semua yang dilakukan adalah salah.

“Introspeksilah saudara, berhenti mengatasnamakan rakyat seolah saudara adalah dewa pelindung dan penyelamat rakyat. Seburuk-buruknya TNI-Polri yang selalu kalian sindir, tetapi selalu berada di garda terdepan ketika terjadi masalah yang dihadapi masyarakat di Papua,” kata Aidi.

Ia mencontohkan saat kejadian luar biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat awal 2018 lalu. TNI menjadi institusi pertama yang terjun langsung ke Asmat mengerahkan segala sumber daya yang dipimpin langsung Panglima TNI dan Pangdam XVII Cenderawasih.

Sementara, Gubernur Enembe tak sekalipun menjenguk warganya di Asmat yang terkena musibah. Tak lebih baik dari Ketua DPR Papua dan sejumlah anggotanya yang hanya menginjakkan kaki di Agats selama beberapa jam.

Demikian juga dengan banyak musibah yang terjadi di Papua, seperti bencana embun beku di wilayah Kuyawage, Lanny Jaya, 2015 lalu. Saat itu, Kodim 1702 Jayawijaya bersama Polres Lanny Jaya yang pertama terjun mendirikan tenda dan menjemput warga yang mengungsi dari daerah pegunungan itu.

“Saat itu kami pun harus berhadapan dengan berondongan tembakan dari KKSB pimpinan Enden Wanimbo, tapi tidak menyurutkan niat kami menolong warga di sana. Lalu apa yang dilakukan Gubernur Enembe dan Ketua DPR Papua?” kata mantan Dandim 1702 Jayawijaya ini.

(Baca Juga: Gubernur Adalah Perpanjangan Tangan Pemerintah Pusat, Bukan Juru Bicara KKSB)

Aidi pun menantang pihak-pihak yang selama ini mengatasnamakan rakyat tidak hanya bisa berteriak tapi mampu hadir dalam setiap kesusahan yang dihadapi rakyat.

“TNI sudah menunjukkan sebagai garda terdepan untuk meringankan beban rakyat yang menderita. Kami tidak butuh dipuji atau disanjung, karena itu adalah tugas dan kewajiban kami melindungi rakyat dengan seluruh tumpah darah kami,” ujarnya.

“Betul, kami dilatih, dididik, dan disiapkan untuk membunuh dan terbunuh, tapi kami prajurit adalah orang-orang yang paling menghargai kehidupan, karena kami siap mempertaruhkan kehidupan kami sendiri untuk menjamin kehidupan rakyat dan kehidupan yang lebih besar,” ucap Aidi. (Ong)

Komentar

Tanah Papua

KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok

Published

on

By

JAYAPURA,KTP.com – Kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung Sopamikma dan Kampung Oknanggul Distrik Kiwirok kembali terjadi pada Senin (20/9/2021).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH. mengatakan dalam keterangan tertulis Senin (20/9/2021) personel gabungan TNI-Polri sedang melakukan penjagaan di Distrik Kiwirok, personel Gabungan mendapatkan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung Sopamikma dan Kampung Oknanggul, sehingga personil membalas tembakan dan terjadi kontak tembak.

Dari kontak tembak tersebut, tidak terdapat korban jiwa dan personel TNI-Polri dan masyarakat yang ada di Distrik Kiwirok. Saat ini personel Gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran dan pengamanan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Situasi saat ini pasca kontak tembak yang terjadi antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo, masyarakat masih melakukan aktivitas normal seperti biasa”kata Kamal.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Situasi Kamtibmas Mimika Aman, Kapolres Sebut Tidak Ada Penembakan di Mile 61

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adinata menegaskan bahwa tidak ada gangguan teror penembakan di mile poin 61 Distrik Tembagapura.

“Situasi di Kabupaten Mimika saat ini dalam keadaan aman .informasi yang menyebutkan bahwa ada penembakan di mile poin 61 saya pastikan dari barang bukti yang ditemukan itu bukun lubang penembakan,” kata Kapolres Era saat ditemui di lapangan Timika Indah Sabtu (18/9/2021).

Era menegaskan bahwa fakta di lapangan bahwa bekas goresan pada mobil tersebut dipastikan berasal dari batu bukan dari tembakan.

“Situasi di Tembagapura aman, dari fakta bahwa mobil yang ditemukan itu terkena batu kalau tembakan sudah pasti ada lubang,”kata Era

Untuk diketahui bersama Jumat (17/9/2021) beredar informasi terjadi teror penembakan di area kerja PT Freeport Indonesia di mile poin 61 Distrik Tembagapura terhadap bus karyawan yang bergerak dari lowland menuju highland Kota Tembagapura.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Cabang Olahraga Panjat Tebing Laksanakan Tes Event

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing melaksanakan tes event di venue Panjat Tebing Timika Jalan Charitas SP 2 Timika Senin (20/9/2021).

Ketua Harian Pengkab Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mimika, Muhammad Basar, saat di temui di venue Panjat Tebing mengatakan tes event yang dilakukan hari ini adalah serangkaian agenda yang harus dilakukan sebelum kompetisi resmi pelaksanaan PON XX di Mimika.

” Kita ada beberapa kegiatan yang kita lakukan mulai dari Bimtek, kursus wasit dan hari ini kita melakukan tes event,”kata Basar.

Basar mengatakan bahwa seharusnya tes event tersebut dilakukan tiga bulan yang lalu namun karena pandemi Covid 19 sehingga tes event baru dilaksanakan.

(Baca Juga:Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua)

“Tes event beginikan tidak hanya tes event pertandingan saja yang kita lakukan tapi termasuk kesiapan Panpel, kesiapan infrastruktur, kesiapan sarana prasarana, nanti semuanya menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menyelenggarakan event,”kata Basar.

Secara keseluruhan kesiapan saran prasarana pendukung olahraga panjat tebing sudah siap 100 persen.

“Kalaupun ada kekurangan itu tingkatnya adalah perawatan”kata Basar.

Basar mengatakan dalam tes even sebanyak 13 atlet panjat tebing Pemusatan Latihan Daerah (Platda) Papua ikut dalam tes event.

“Tes event ini kita menggunakan atlet Platda Papua sebagai atlet tes, 13 atlet, lima cewek , delapan cowok sesuai dengan nomor yang akan di pertandingan di PON. Kompetisi resminya ada 16 nomor ,kita coba memperagakan itu dengan pertimbangan waktu dan sebagainya,”kata Basar.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Tinjau beberapa venue PON di Timika Gubernur Lukas Enembe yang merupakan ketua umum PB PON XX Papua menyatakan Papua sebagai tuan rumah sudah siap. Gubernur Enembe tiba di Mimika disambut oleh Bupati Mimika yang juga ketua umum PB PON SUB Mimika di bandara Mozes Kilangin Baru dengan menggunakan pesawat charter Yajasi PC-12 Pilatus/PK-UCG, Senin (20/9/2021).

Turut hadir dalam acara penyambutan Gubernur yakni Dansat TNI-Polri dan Forkopimda Bpk. Eltinus Omaleng (Bupati Mimika), Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata.SIK, DanLanud Yohanis Kapiyau Letkol Pnb Surono, Kabandara UPBU Mozes Kilangin Timika Asep Soekarjo, Sekda Mimika Michael Gomar dan para kepala OPD.

Dari Bandara Gubernur Enembe dan rombongan di dampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng selanjutnya menuju venue Futsal. Setelah dari venue Futsal dilanjutkan ke venue Billyard dan terakhir bergerak ke Mimika Sport Center (MSC) untuk meninjau venue Bola Basket.

Di sela-sela kunjungannya di venue PON Gubernur Enembe meminta untuk finishing pembangunan venue-venue segera diselesaikan. Dirinya mencontohkan untuk venue Cabor terbang layang yang masih dilakukan penyelesaian sedikit lagi.

(Baca Juga:Gubernur Papua Janjikan Atlet Bonus 1 Milyar Untuk Peraih Emas)

“Saya datang untuk melihat kesiapan di Mimika terutama untuk venue-venue. Saya lihat sudah sangat siap dan yang kurang-kurang sedikit saya minta cepat selesaikan,”kata Gubernur Enembe.

Disinggung terkait keamanan untuk PON Gubernur Enembe mengaku sudah siap 100 persen. Pihaknya sudah menyampaikan kepada seluruh rakyat Papua untuk mendukung kesuksesan PON.

“Saya sudah sampaikan ke masyarakat kita sebagai tuan rumah harus menjaga harga diri Papua,”ungkapnya.

Gubernur Enembe menambahkan setelah melihat venue di Mimika pihaknya mengaku bahwa PON Papua sudah siap 100 persen. Menurutnya pihaknya pun juga sudah meminta kepada PLN dan Telkomsel agar dalam pelaksanaan PON tidak ada gangguan teknis.

“Saya optimis Papua sebagai tuan rumah PON siap 100 persen. Karena selain Timika saya juga sudah meninjau tiga klaster lainnya,”ujarnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua10 jam ago

KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok

JAYAPURA,KTP.com – Kontak tembak antara personel gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo dari arah Kampung...

Tanah Papua1 hari ago

Situasi Kamtibmas Mimika Aman, Kapolres Sebut Tidak Ada Penembakan di Mile 61

TIMIKA,KTP.com – Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adinata menegaskan bahwa tidak ada gangguan teror penembakan di mile poin...

Tanah Papua1 hari ago

Cabang Olahraga Panjat Tebing Laksanakan Tes Event

TIMIKA,KTP.com – Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing melaksanakan tes event di venue Panjat Tebing Timika Jalan Charitas SP 2 Timika...

Tanah Papua1 hari ago

Gubernur Papua Lukas Enembe Tinjau Venue di Mimika Jelang PON XX Papua

TIMIKA,KTP.com – Tinjau beberapa venue PON di Timika Gubernur Lukas Enembe yang merupakan ketua umum PB PON XX Papua menyatakan...

Tanah Papua1 hari ago

Gubernur Papua Janjikan Atlet Bonus 1 Milyar Untuk Peraih Emas

TIMIKA,KTP.com – Gubernur Papua Lukas Enembe menjanjikan bonus 1 milyar untuk atlet Papua yang bisa meraih emas di PON XX...

Tanah Papua4 hari ago

Aparat TNI-Polri Berhasil Lumpuhkan Anggota KKB di Distrik Kiwirok

JAYAPURA,KTP.com – Kontrak tembak antara aparat TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Senin...

Tanah Papua4 hari ago

Pemda Ajak Masyarakat Terbuka Melaporkan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

TIMIKA,KTP.com – Dari beberapa jumlah kasus yang sudah di ketahui masih banyak lagi kasus kekerasan anak dan perempuan yang masih...

Tanah Papua4 hari ago

Wabup Mimika: Harhubnas 2021 Momentum Untuk Refleksi Pelayanan Kepada Masyarakat yang Belum Merata

TIMIKA,KTP.com – Pada peringatan Hari perhubungan nasional (Harhubnas) tahun 2021, Wakil Bupati (Wabup) Mimika dalam amanatnya menyampaikan momen hari perhubungan...

Tanah Papua5 hari ago

Tiga Kru Rimbun Air Dievakuasi ke Timika, Kotak Hitam Sudah Ditemukan

TIMIKA,KTP.com – Tiga awak pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW yang jatuh di bukit Kampung Bilogai, dekat Sugapa,...

Tanah Papua5 hari ago

DPR RI Serahkan Bantuan Penanganan Korban Bencana Alam di Mimika Dari Kemensos Senilai 403 Juta

TIMIKA,KTP.com – Kabupaten Mimika mendapatkan bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) dan DPR RI Komisi VIII berupa barang senilai Rp403 juta...

Tanah Papua

Advertisement

Trending