Connect with us

Tanah Papua

Anak Pelaku Sejarah Integrasi : Perlu Strategi Khusus untuk Tangani Kasus Korupsi di Papua

Published

on

JAYAPURA,KTP.com – Richard Ohee, putera sulung atau anak dari pelaku sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI almarhum Ramses Ohee angkat bicara soal strategi membangun Papua, termasuk strategi menangani kasus korupsi di Bumi Cenderawasih ini.

Salah satu strategi menurut Ondofolo Kampung Waena Kabupaten Jayapura ini, yaitu seperti yang ikut digagas oleh mendiang Ramses Ohee ayahnya, yakni melalui pemekaran provinsi (Daerah Otonom Baru / DOB). Sebagaimana diketahui, Provinsi Papua sejak Juni 2022 telah dimekarkan 3 DOB baru, yakni Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Pegunungan.

“Terkait dengan pemekaran ini, beliau (Alm. Ramses Ohee) sudah lama desak Jakarta untuk segera diwujudkan, tapi Jakarta lambat jawab. Sekarang barang (DOB) su jadi, itu strategi. Bangun Papua harus tahu strategi khusus, seperti tiga provinsi yang sudah jadi itu, itu strategi,” ungkap Richard Ohee di Waena, Kamis 17 November 2022.

Melalui pemekaran ini, lanjur Richard Ohee, akan memberi dampak ke banyak hal, di antaranya adalah penataan ulang dana Otonomi Khusus (Otsus), baik terkait besaran alokasi dananya maupun sistem pengawasannya guna meminimalisir potensi penyimpangan alias korupsi.

Richard Ohee juga memberikan strategi khusus terkait penanganan korupsi di Papua. Richard Ohee meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuka kantor di Papua serta menggandeng para tokoh adat. Pelibatan para tokoh adat sebagai jaringan kerja KPK di tanah Papua, menurut Richard Ohee, lantaran para tokoh adat ini kenal secara baik setiap warga yang tinggal di wilayah adatnya.

Richard memberi contoh, sebagai Ondofolo di wilayah adat Waena, hampir semua warga Waena dirinya kenal asal-usulnya, pekerjaannya dan bahkan kehidupan sosialnya. Dalam perangkat Ondofolo, Richard dibantu lima orang Kepala Suku yang juga mengenal semua warga yang tinggal di wilayah para kepala suku tersebut.

“Pemerintah sudah kasih Papua uang yang banyak melalui Otsus. Untuk memudahkan KPK melacak penggunaan uang Otsus, harus ada kantor cabang KPK di sini (Papua), terus jaringan KPK yang di sini itu jaringannya ke Ondoafi. Jadi, kantor KPK jaringannya orang adat semua. Jadi, KPK tunggu saja di kantor, informasi akan tiba di kantor. Kantor harus ada, mau berantas korupsi (di Papua) tapi KPK kantornya jauh-jauh di sana (Jakarta) buat apa, harus ada cabangnya di sini,”kata Richard Ohee.

Begitupun cara menangani kasus korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe, Richard Ohee juga meminta lembaga antirasuah itu untuk terlebih dahulu menangkap dan menahan orang-orang terdekat Lukas yang terindikasi menyimpan uang orang nomor satu di Papua itu.

“Beliau (Lukas) biar tenang saja, kita tunggu kesehatannya (membaik) tapi orang-orang sekitar dia harus dibersihkan satu per satu. Orang pencuri itu lebih pintar dari KPK. Kalau (uang) ditaruh di Sekda gampang orang tahu,”kata Richard Ohee.

Richard mengaku siap mendukung KPK untuk mendalami orang-orang dekat yang memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi yang dituduhkan kepada Lukas, sepanjang orang-orang dekat yang dicurigai itu berdomisili di wilayah adatnya di Waena.

“Intinya kita semua atas nama rakyat Papua, atas nama Ondofolo setiap kampung, sangat mendukung tindakan KPK untuk memberantas koruptor-koruptor di tanah Papua. Kami tunggu orang Jakarta (KPK) datang, baru saya buka semua,”tutup Richard Ohee.(*)

Komentar

Tanah Papua

Tokoh Masyarakat Kamoro Apresiasi Terobosan Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak AMOR

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Tokoh masyarakat Kamoro, Kabupaten Mimika, Marianus Maknaipeku, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Kabupaten Mimika yang telah membuat terobosan baru melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan bagi anak anak Amungme-Kamoro.

“Terobosan ini sangat luar biasa, kami sebagai masyarakat adat sangat mendukung 100 persen,”kata Marianus,saat dihubungi via telepon, Sabtu (26/11/2022).

Marianus mengatakan bahwa seharusnya progam seperti ini sudah dilakukan dari dulu,karena selama ini sulit sekali anak anak Amungme -Kamoro lolos masuk sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

(Baca Juga: Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun)

“Gagasan pak Plt Bupati melalui Kepala BKPSDM ini sangat luar biasa,”kata Marianus.

Marianus berharap program seperti ini bukan hanya dilakukan sekali saja namun dilakukan secara berkelanjutan sehingga melalui bimbingan belajar sekolah kedinasan tersebut anak anak Amungme-Kamoro disiapkan untuk mengikuti seleksi masuk sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

Dirinya juga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika juga bisa menjalin kerjasama dengan Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mendukung program bimbingan belajar sekolah kedinasan terhadap anak anak Amungme-Kamoro.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Direktur YPMAK Dukung Langkah Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak Amungme-Kamoro

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Direktur Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Vebian Magal, mendukung langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika yang melaksanakan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan bagi anak anak Amungme-Kamoro (Amor) di Kabupaten Mimika.

“Perubahan itu sangat perlu karena melihat dari beberapa tahun belakangan ini anak-anak kita inikan sulit sekali masuk ke sekolah-sekolah kedinasan”kata Vebian, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/11/2022).

Vebian berharap agar dalam proses seleksi penerimaan anak anak Amungme-Kamoro untuk masuk dalam bimbel sekolah kedinasan juga dilakukan secara terbuka agar semua anak anak Amungme -Kamoro dan juga tujuh suku kekerabatan lainnya memiliki kesempatan yang sama untuk diseleksi masuk dan mengikuti bimbingan belajar tersebut.

Ia mengakui bahwa selama ini proses perekrutan anak-anak untuk masuk sekolah kedinasan di Kabupaten Mimika dinilai sedikit tertutup.

Bahkan minim sekali anak anak Amungme -Kamoro dan tujuh suku kekerabatan yang bisa lolos masuk ke sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

Dengan dilaksanakan Bimbel sekolah kedinasan ini tentunya, anak anak sudah mempunyai gambaran dan pemahaman sebelum mengikuti seleksi masuk sekolah kedinasan.

(Baca Juga : Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun)

“Seperti bagaimana cara mengisi soalnya banyak juga yang belum tahu tekniknya,Bagaimana memahami soal,materi dan lain lain.Lebih pada kesiapan mental sehingga bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa masuk ke sekolah kedinasan,”kata Vebian.

Dengan semakin banyak anak anak Amungme -Kamoro yang berhasil masuk ke sekolah kedinasan tentunya akan membawa dampak yang sangat baik karena ketika selesai dari pendidikan mereka bisa kembali dan ditempatkan di posisi posisi strategis di pemerintah untuk membangun daerahnya sendiri.

Oleh kerena itu kerjasama antara pemerintah daerah dan lembaga lembaga swasta sangat diharapkan.

“Pemerintah bisa bekerja sama dengan kami swasta juga.Posisinya kami,jangankan pendidikan semua program itu itu pasti kami mendukung semua. Pendidikan, kesehatan, ekonomi, apalagi perubahan perubahan seperti ini,”kata Vebian

Dirinya sangat berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui BPKSDM Mimika bisa duduk bersama untuk membahas hal ini secara bersama.

“Kami berharap program ini berkelanjutan.Kedepan itu kami berharap BKPSDM kita bisa duduk bersama bagian bagian mana yang swasta bisa support, bagian bagian mana yang pemerintah bisa support,”kata Vebian.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Masyarakat Amungme Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan bagi putra-putri Amungme dan Kamoro (AMOR)

“Ini sangat bagus, Pak Plt Bupati dan Pak Kepala BKPSDM ini luar biasa.Program ini harus berkelanjutan terutama untuk anak-anak Amungme-Kamoro,” Kata Antonius kepada media ini,Kamis (24/11/2022).

Selama ini informasi yang berhubungan dengan sekolah kedinasan di lingkungan Pemkab Mimika sendiri dinilai sangat tertutup.

Ditambah lagi , sangat sedikit anak anak Amungme-Kamoro yang lolos masuk di sekolah sekolah kedinasan.

“Terobosan yang dilakukan Kepala BKPSDM ini luar biasa. jarang ada teribosan seperti begini.Padahal kita punya APBD besar, Pak Ananias ini luar biasa, saya merasa senang kalau melihat seperti begini,”kata Antonius.

(Baca Juga: Tokoh Pemuda Kamoro Dukung Langkah Kepala BPKSDM Mimika Buat Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR)

Antonius mengatakan bahwa melalui Bimbel Sekolah Kedinasan terhadap anak anak Amor yang dilakukan oleh lembaga Bimbel Sekolah Kedinasan bekerjasama dengan Pemkab Mimika diharapkan semakin banyak anak anak AMOR yang nantinya berhasil lolos ke sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

” Kenapa dari dulu ini tidak dilakukan, tetapi ini belum terlambat masih banyak waktu.Minimal 10 orang anak anak Amungme-Kamoro di setiap tahun masuk sekolah kedinasan kan sesuatu yang luar biasa,”kata Anton.

Dengan semakin banyak anak anak AMOR yang lolos di sekolah kedinasan tentunya menjadi satu kebanggaan buat masyarakat Amungme dan Kamoro.

Diharapkan setelah selesai mengikuti sekolah kedinasan tentunya dapat mengisi jabatan jabatan strategis dalam lingkungan Pemkab Mimika sehingga dapat membangun daerahnya dengan lebih baik.

“Semua orang harus dukung program yang sangat baik ini, tidak harus dari tokoh tokoh, tetapi masyarakat akar rumput juga sangat senang dan sangat antusias dengan trobosan ini”kata Antonius.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

Tokoh Pemuda Kamoro Dukung Langkah Kepala BPKSDM Mimika Buat Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Pemuda Kamoro, Dr Leonardus Tumuka, mendukung penuh inovasi dan terobosan baru yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika untuk melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel) Sekolah Kedinasan untuk anak anak Amungme dan Kamoro (Amor)

“Saya sangat mendukung program ini, seharusnya ini dari dulu dilaksanakan untuk anak anak Amungme dan Kamoro,”kata Leonardus,saat dihubungi via telepon, Sabtu (19/11/2022).

Ia menilai inovasi yang dibuat tersebut merupakan sebuah terobosan baru untuk mendorong anak anak Amungme dan Kamoro untuk lebih banyak lagi masuk di sekolah sekolah tinggi kedinasan yang ada di Indonesia.

Ia berharap program yang sangat baik ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah dan juga para stakeholder lainnya yang Adi di Kabupaten Mimika.

Selain bimbingan belajar untuk sekolah kedinasan, dirinya sangat berharap agar pemerintah juga bisa membangun kerjasama dengan sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia agar semakin banyak anak anak Amungme dan Kamoro bisa masuk dan belajar di sekolah sekolah tersebut.

“Supaya semakin banyak anak anak kita belajar disana dan pulang membangun daerahnya,”kata Leonardus.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Ananias Faot, saat ditemui usia malaksanakan sosialisasi startegi pemberdayaan anak Amungme dan Kamoro dalam rangka mengikuti seleksi di perguruan tinggi kedinasan di Hotel Cenderawasih 66-Timika,Rabu (16/11/2022) lalu , mengatakan bahwa bimbingan belajar sekolah kedinasan untuk anak Amungme dan Kamoro adalah salah satu inovasi yang dibuat oleh dirinya untuk mendorong anak anak Amor agar lebih banyak masuk di sekolah sekolah kedinasan yang ada di Indonesia.

“Ini merupakan inovasi dari saya, setelah saya melihat, khususnya anak-anak Amungme dan Kamoro ini selalu kurang dalam hal pelaksanaan tes,”kata Ananias.

Untuk mewujudkan hal tersebut dirinya mengandeng lembaga bimbingan belajar Patriot Muda, salah satu Lembaga Bimbel Sekolah Kedinasan yang sengat berpengalaman dalam melakukan bimbingan belajar.

(Baca Juga: Dorong Anak Amor agar Lebih Banyak Diterima di Sekolah Kedinasan,Ini Inovasi Baru Kepala BKPSDM Mimika)

Lembaga tersebut yang nantinya akan membimbing anak anak Amungme-Kamoro sebelum mengikuti tes di Sekolah Kedinasan seperti STAN, IPDN, AKMIL, AKPOL, dan beberapa sekolah kedinasan lainnya.

Selama ini, sebut Ananias, pemerintah belum serius memperhatikan hal ini, padahal ini sangat mendasar untuk bagaimana mengangkat putri putri Amungme dan Kamoro untuk bisa bersaing dan berkompetisi dengan anak anak Indonesia lainnya.

” Ini yang melatarbelakangi, saya mencoba menggandeng lembaga bimbel yang berkompeten dalam bidangnya untuk mengarahkan dan membimbing mereka ini sampai dengan melaksanakan pelaksanaan tes”kata Ananias.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap anak anak Amungme dan Kamoro yang duduk di bangku SMU-SMK di Kabupaten Mimika, dan lebih diprioritaskan adalah mereka yang sudah duduk di bangku kelas XII SMA-SMK.

Setelah dilakukan sosialisasi, maka pihaknya akan melakukan seleksi terhadap anak Amungme dan Kamoro untuk masuk dalam bimbingan belajar.Proses seleksi tersebut nantinya dilakukan oleh Lembaga Bimbel.

“Hasil seleksi itulah nanti secara psikologis mereka akan tahu anak ini nanti arahnya kemana. Misalnya ke IPDN,Akmil,Akpol, atau ke Imigrasi.Kalau sudah tahu bawa anak ini arahnya kemana maka materi yang akan diberikan sesuai dengan sasaran anak itu sendiri,”kata Ananias.

Ananias mengatakan bahwa untuk tahap awal ini pihaknya menargetkan kurang lebih 20 anak yang nantinya berhasil lolos seleksi dan mengikuti proses bimbingan belajar.

“Ketika kita sudah mendapatkan hasil seleksi itu katakanlah 20 orang maka itulah fokus untuk pemerintah daerah membantu proses bimbingan belajar itu.Ketika proses pembimbingan itu berjalan maka kita sebagai pemerintah daerah bekerjasama dengan YPMAK kita bergandengan tangan untuk kita mengawasi dan mengikuti perkembangan itu sampai dengan pelaksanaan tes,”kata Ananias.

Dirinya menargetkan agar di bulan Desember telah mulai dilakukan proses seleksi sehingga yang dinyatakan lolos seleksi sudah mulai mengikuti bimbingan belajar karena tes sekolah kedinasan biasanya sudah mulai dibuka di bulan Maret.

“Target kita karena menyangkut pembiayaan juga kita target 20 orang.Itu akan muda di bimbing dan hasil yang kita peroleh juga besar,” Kata Ananias.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Tokoh Masyarakat Kamoro Apresiasi Terobosan Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh masyarakat Kamoro, Kabupaten Mimika, Marianus Maknaipeku, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Kabupaten Mimika yang telah membuat terobosan...

Tanah Papua3 hari ago

Direktur YPMAK Dukung Langkah Pemerintah Buat Bimbel Sekolah Kedinasan untuk Anak Amungme-Kamoro

TIMIKA,KTP.com – Direktur Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Vebian Magal, mendukung langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Badan...

Tanah Papua4 hari ago

Apresiasi Terobosan Pemerintah, Tokoh Amungme Dukung Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR Dilakukan Setiap Tahun

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Masyarakat Amungme Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mendukung penuh langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melaksanakan Bimbingan Belajar (Bimbel)...

Tanah Papua5 hari ago

Tokoh Pemuda Kamoro Dukung Langkah Kepala BPKSDM Mimika Buat Bimbel Sekolah Kedinasan Untuk Anak AMOR

TIMIKA,KTP.com – Tokoh Pemuda Kamoro, Dr Leonardus Tumuka, mendukung penuh inovasi dan terobosan baru yang dilakukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan...

Tanah Papua6 hari ago

Selama 12 Hari 50 Anggota Satpol PP Ikut Diklat Dasar   

TIMIKA,TKP.com – 50 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemkab Mimika mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)...

Tanah Papua6 hari ago

Cegah Korupsi Dana Otsus, Tokoh Muda Jayapura Minta Badan Khusus Pengelola yang Belum Terkontaminasi

  JAYAPURA.KTP.com – Prihatin menyaksikan lambatnya perubahan di Provinsi Papua, Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura) Jack Judzoon Puraro, M.Si meminta...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Agama Minta Semua Pihak Diminta Hentikan Polemik Kedatangan Ketua KPK ke Papua

  SENTANI.KTP.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua Pdt Alberth Yoku menyatakan mendukung sepenuhnya langkah-langkah...

Kriminal1 minggu ago

Di Jembatan Youtefa dan Holtekamp Terjadi Laka Beruntun Hingga Satu MD

  JAYAPURA,KTP.com – Kecelakaan (laka) beruntun terjadi di wilayah hukum Polsek Jayapura Selatan hingga Polsek Abepura pada Minggu pagi (20/11)...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Ini Sebut Warga Menanti Langkah Nyata KPK Terkait Dugaan Korupsi di Papua

  JAYAPURA.KTP.com – Masyarakat Papua terus menantikan langkah nyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani perkara Gubernur Papua Lukas Enembe....

Kriminal1 minggu ago

Ini Ciri-ciri Jasad Tanpa Identitas Yang Ditemukan di Holtekamp

  JAYAPURA,KTP.com – Temuan sesosok mayat berjenis kelamin pria tanpa identitas beberapa waktu lalu disekitar Jalan Holtekamp KM 10 di...

Tanah Papua

Advertisement

Trending