Tanah Papua
Realisasi APBD Mimika Masih Didominasi Belanja Rutin
TIMIKA,KTP.com – Memasuki awal Juni 2026, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tercatat baru mencapai sekitar Rp800 miliar. Angka ini masih jauh dari target yang diharapkan, namun Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis bahwa percepatan penyerapan akan terjadi pada paruh kedua tahun ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, mengakui bahwa hingga saat ini, kontribusi terbesar terhadap realisasi anggaran berasal dari belanja operasional dan belanja pegawai yang bersifat rutin setiap bulan. Sementara itu, program-program pembangunan fisik masih dalam tahap persiapan dan urusan administrasi.
“Jadi untuk sementara ini, yang paling banyak menyumbang realisasi adalah belanja pegawai dan operasional pemerintahan. Kegiatan fisik masih dalam proses, sehingga penyerapannya belum besar,” jelas Marthen kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, penyerapan anggaran biasanya akan melesat setelah proyek-proyek pembangunan mulai berjalan nyata di lapangan dan memasuki tahap pembayaran. Karena itu, pemerintah daerah tidak panik dengan capaian yang masih rendah ini.
(Baca Juga: Disdukcapil Mimika Dobrak Sekat Birokrasi, Integrasikan Digitalisasi IKD Secara Nasional)
Marthen menyatakan keyakinannya bahwa pada semester kedua nanti, realisasi APBD akan bergerak lebih cepat. Hal ini seiring dengan instruksi percepatan pelaksanaan program kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kami minta semua perangkat daerah segera tancap gas menjalankan program yang sudah direncanakan. Ketika pekerjaan fisik sudah berjalan, otomatis realisasi anggaran akan naik,” tegasnya.
Namun, Marthen juga mengingatkan bahwa kecepatan menyerap anggaran bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan. Pemerintah daerah, kata dia, lebih fokus pada manfaat langsung yang dirasakan masyarakat dari setiap program yang dibiayai APBD.
“Yang terpenting bukan sekadar cepat atau banyaknya dana terserap, tapi bagaimana anggaran itu benar-benar efektif untuk pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika menargetkan seluruh program dalam APBD 2026 dapat berjalan sesuai jadwal hingga akhir tahun anggaran, demi memacu pertumbuhan pembangunan daerah. (EH)


















