Dinkes Mimika Prioritas Penggunaan Kelambu dan Percepatan Tes Malaria di Masyarakat

Tanah Papua19 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tahun ini memfokuskan intervensi pencegahan malaria pada edukasi penggunaan kelambu yang benar, promosi penggunaan obat nyamuk, serta ajakan kepada masyarakat untuk mengenakan pakaian lengan panjang dan celana panjang saat keluar rumah pada malam hari. Demikian disampaikan Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Mimika, Kamaluddin, saat ditemui di Hotel Grend Tembaga pada Rabu (10/6/2026).

Menurut Kamaluddin, upaya lain yang tak kalah penting adalah membersihkan genangan air agar tidak menjadi sarang nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan secara umum.

“Semua pengunjung Pustu, termasuk yang datang bukan untuk berobat malaria misalnya hanya sakit gigi tetap harus dilakukan tes malaria. Yang sehat pun tetap kami tes,” ujar Kamaluddin.

(Baca Juga: Dinkes Mimika Bekali 50 Petugas Pustu dan Klinik untuk Percepat Eliminasi Malaria)

Ia menjelaskan bahwa langkah pertama yang dilakukan dinas adalah percepatan testing di masyarakat untuk mengurangi parasit dalam tubuh manusia. “Kita perbanyak tes di masyarakat. Kalau ditemukan sakit, kita obati sampai sembuh. Pengawasan obat juga berjalan. Kemudian vektor nyamuk juga harus kita intervensi,” jelasnya.

Kamaluddin mengakui bahwa kasus malaria di Mimika masih cukup tinggi. Penyebabnya antara lain curah hujan tinggi, kontur wilayah yang rata sehingga banyak genangan air, serta kebiasaan masyarakat yang masih banyak keluar malam dengan pakaian pendek. Selain itu, kesadaran menggunakan kelambu menjadi tantangan tersendiri karena cuaca malam yang kadang panas.

“Bukan karena jumlah penduduk kita tidak sampai, tapi memang kesadaran dan perilaku pencegahan masih perlu ditingkatkan,” pungkasnya. (EH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *