Connect with us

Tanah Papua

KPUD Mimika Belum Tetapkan Paslon Karena Kendala Keamanan di Tembagapura

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi mengatakan dari 7 kabupaten yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) di Provinsi Papua, hanya Kabupaten Mimika yang belum menetapkan pasangan calon (paslon) hingga batas waktu yang ditentukan.

Menurut Arisoi, laporan dari Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal bahwa pihaknya tidak bisa melakukan verifikasi faktual dukungan pasangan perseorang di Distrik Tembagapura, karena masalah keamanan. “KPUD Mimika mengaku belum bisa mendapat informasi dukungan bagi paslon perseorangan, karena ada daerah yang akan diverifikasi pernah terjadi penyanderaan, sehingga tidak aman,” kata Arisoi usai Rapat Pleno Penetapan Paslon di KPU Papua, Jayapura, Selasa (13/2/2018).

(Baca Juga: KPU Papua Tunda Penetapan Paslon Selama Sepekan, Menunggu Hasil Verifikasi OAP)

Arisoi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan KPUD Mimika bersama Panwaslu Mimika untuk menyikapi kondisi itu. “Jadi kami meminta kepada KPUD Mimika untuk berkoordinasi dengan Panwaslu Mimika untuk menentukan sikap terkait kondisi ini,” kata Arisoi.

KPUD Mimika Tidak Melakukan Verifikasi Faktual

Sebelumnya, Politisi Partai Golkar Mimika, Iwan Anwar sempat mengkritisi kerja komisioner KPUD Mimika yang dinilai tidak melakukan tahapan pilkada dengan baik dan banyak terjadi penyimpangan.

Salah satu kritikannya, karena KPUD Mimika dianggap tidak melakukan verifikasi faktual dukungan untuk pasangan perseorangan. Padahal, kata dia, ada 6 pasang bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan pada Pilkada Mimika sehingga verifikasi dukungan ini menjadi sangat penting.

“Ada banyak laporan warga ke Panwaslu yang mengaku tidak memberikan dukungan ke salah satu bakal paslon, namun kartu tanda penduduk (KTP) mereka ikut dilampirkan oleh paslon tersebut ke KPUD Mimika,” kata Iwan Anwar di Sekretariat Pemenangan Pasangan Eltinus Omaleng-Johanes Rettob (OM-TOB) di Jalan Hasanuddin, Timika, Kamis pekan lalu.

(Baca Juga: KPUD Mimika: 6 Balon Perseorangan dan 1 Balon Parpol Lolos Administrasi Pendaftaran)

Iwan juga mensinyalir telah terjadi penggandaan KTP untuk memenuhi syarat dukungan calon yang melalui jalur perseorangan. Syarat minimal paslon jalur perseorangan membutuhkan 22 ribu KTP dan saat pendaftaran ada 7 bakal paslon yang maju melalui jalur perseorangan. Iwan menambahkan, sesudah verifikasi KPUD, kembali pasangan calon harus memasukkan ribuan KTP sebagai kelengkapan kekurangan jumlah dukungan ditambah penalti.

“Ini sesuatu yang sangat urgent, karena KTP menjadi sangat penting bagi pasangan perseorangan dan apakah mereka mampu mendapatkan dukungan sebanyak itu, karena itu Panwaslu harus bersikap independen dan memperhatikan secara serius pengaduan dari warga,” kata Iwan yang tergabung dalam Tim Hukum OM-TOB.

Iwan mengingatkan agar KPUD Mimika dan Panwaslu agar bekerja sesuai koridor hukum. Partai Golkar, kata Iwan, pasti akan melaporkan komisioner KPUD Mimika ke jalur hukum jika bekerja tidak independen, terlebih jika banyak temuan dan laporan dari masyarakat. “KTP dicatat dan dirampas, bahkan tandatangan dukungan pun dipalsukan. Hati-hati bekerja, jika tidak ingin bermasalah melalui jalur hukum,” kata Iwan.

(Baca Juga: Mobil Dokter RS Banti Dibakar OTK)

Seperti diberitakan sebelumnya, Pilkada Kabupaten Mimika diikuti 7 pasang bakal calon yang terdiri dari 6 pasangan jalur perseorangan dan satu dari jalur partai politik. Enam pasangan yang maju melalui jalur perseorangan yaitu, pasangan Hans Magal-Abdul Muis (HAM), pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra (MUSA), dan pasangan Robertus Waropea-Albert Bolang (RnB).

Selanjutnya, pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled), pasangan Philipus Wakerkwa-H Basri (PhilBas) dan pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (MariYus). Satu-satunya balon kepala daerah melalui jalur parpol yakni pasangan petahana, Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OM-TOB).  (Ong/Rex)

Komentar

Tanah Papua

Satu Anggota Gugur Saat Kontak Tembak Terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Kontak tembak antara aparat TNI-POLRI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo kembali terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang Minggu (26/9/2021) sekitar pukul 04.50 wit.

Berdasarkan kronologis peristiwa menyebutkan bahwa personel Gabungan TNI-Polri sedang melakukan penjagaan di Polsek Kiwirok.

Personel gabungan mendapatkan tembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo, sehingga personil membalas tembakan dan terjadi kontak tembak.

Dari kontak tembak tersebut mengakibatkan gugurnya satu orang personel Satgas Nemangkawi atas nama Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio yang mendapatkan luka tembak di bawah ketiak sebelah kanan.

Jenazah almarhum Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Polri dari Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang menuju Oksibil, ibukota kabupaten Pegunungan Bintang.

(Baca Juga: KKB dan Aparat TNI-Polri Kembali Kontak Tembak di Distrik Kiwirok)

Sekitar pukul 07.16 wit, telah tiba helikopter Polri dan mendarat di Bandara Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang guna mengevakuasi korban menuju Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Jenazah korban kemudian diterbangkan dari Oksibil menuju Jayapura dengan menggunakan pesawat carter Smart Air.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan tertulis kepada wartawan Minggu (26/9/2021) mengatakan saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk dilakukan tindakan medis

Kamal mengatakan, direncanakan jenazah korban akan diterbangkan ke Kampung halamannya di Kampung Paniang Aceh. Melalui via Bandara Sukarno Hatta ke Bandara Kuala Namo Medan dan kemudian ke Kampung Paniang Aceh.

“Personil gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Lamek Alipki Taplo”kata Kamal.(MSC)

Komentar
Continue Reading

Olahraga

Tim Bidang Kesehatan PB PON SUB Mimika Evaluasi Aturan Menonton PON

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Dampak dari membludaknya penonton saat pertandingan Futsal PON antara tim Papua Vs NTB dan Sulsel Vs Malut kemarin, bidang kesehatan PB PON SUB Mimika melakukan evaluasi terhadap penonton yang menonton pada pertandingan PON.

“Antusias masyarakat tinggi sehingga kami tidak bisa melarang masyarakat menonton. Penerapan prokes tetapi masih ada beberapa catatan yang perlu untuk dievaluasi,” kata Koordinator bidang kesehatan PB PON SUB Mimika dalam pers conference di hotel Grand Mozza, Minggu (26/9/2021).

Menurut Reynold, melihat protokol kesehatan (prokes) saat dua laga tersebut dilaporkan panpel sudah berjalan baik namun sebenarnya tidak berjalan secara maksimal.

“Membeli tiket secara online dan ketika masuk dilakukan pemeriksaan, hanya saja yang disyaratkan oleh Kemenpora adalah prokes pada indoor harus ketat dimana penonton seharusnya 25 persen saja namun kemarin lebih,”tuturnya.

Reynold menegaskan agar panitia penyelenggara memperhatikan hal-hal yaitu jarak duduk harus 2 meter dengan kapasitas penonton 26 persen atau hanya 375 orang untuk Venue Futsal.

“Selama duduk tempat yang sudah ditentukan tidak boleh berpindah sampai pertandingan selesai. Di malam hari tidak boleh ada konvoi,” tegasnya.

Selanjutnya untuk penonton juga Reynold mengungkapkan, untuk arena indoor sesuai prokes penonton tidak boleh berteriak dan masker tetap harus terpasang. Selain itu dalam pertandingan indoor tidak disyaratkan untuk penonton yang memiliki komorbid, lanjut usia, anak-anak dibawah usia 12 tahun dan ibu hamil.

“Yang sudah berjalan tidak ada penonton yang boleh bawa air minum, makanan dan rokok. Alat musik tidak boleh dibawa tetapi beberapa ada yang bawa termasuk poster. Itu tidak boleh dibawa,”ungkapnya.

Reynold menambahkan, masyarakat Mimika sudah menjadi tuan rumah yang baik dan prokes di Mimika bisa menjadi contoh. Hanya saja jika kejadian seperti dua pertandingan kemarin terulang lagi maka pertandingan terancam tanpa penonton.

“Ada reward untuk supporter yang menerapkan prokes. Jika kita masih ingin tetap mendapatkan euforia namun prokes diabaikan maka kasihan kalau atlet kita bertanding tanpa ada dukungan atau penonton,”ujarnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Olahraga

Emas Pertama PON XX Di Klaster Timika Diraih Atlet Terbang Layang Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Papua patut berbangga karena menjadi penyumbang medali emas pertama pada PON XX Papua Klaster Mimika. Atlet Penerbang Andri Abdul Rohman yang menyumbangkan medali emas pertama dari cabang olahraga (Cabor) medali emas.Dalam event PON kali ini Andi mengikuti nomor Precision Landing Single Seater putra untuk grup A dengan total nilai yang dikumpulkan 2444,13 dari batas nilai 2500.

Sementara urutan kedua diraih Atlet Penerbang Camar dari Kontingen Jawa Timur dengan total nilai akhir 2440,96 dan berhak membawa pulang medali perak. Selanjutnya peraih medali perunggu, Atlet Penerbang Sutikno dari Provinsi DKI Jakarta dengan total nilai akhir yang dikumpulkan 2387.09.

Urutan selanjutnya Aris dari Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai akhir 2340,25, Sugianto dari Jawa Barat dengan total nilai akhir 2394,41, terakhir Adam dari Provinsi Banten dengan total nilai akhir 2266,62.

Andri, penyumbang emas untuk Papua ini begitu turun dari pesawat layang di Bandara Internasional Mozes Kilangin Timika, Minggu (26/9/2021) sore Andi langsung mendapat sambutan hangat dari timnya. Bahkan Andri tampak meneteskan air mata saat dipeluk oleh pelatih-pelatihnya.

(Baca Juga: Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua)

Ia mengaku sangat bangga dengan prestasinya ini karena merupakan emas pertama yang ia peroleh selama mengikuti sejumlah event baik PON maupun Kerjurna.

“Saya sangat bangga karena ini medali emas pertama yang saya persembahkan untuk tanah Papua tercinta. Saya orang Jawa, saya cinta Papua,” ujarnya.

Kebahagiaan pria 30 tahun yang dalam dunia terbang layang lebih dikenal dengan nama Ablai ini, menjadi lebih berlipat ganda karena selain mendapatkan medali emas dalam ajang bergengsi di Indonesia ini, pada hari Rabu (29/9/2021) ini istri tercintanya akan melahirkan anak ketiga untuknya.

“Kebanggaan dan kebahagiaan saya menjadi semakin berlimpat ganda, hari Rabu besok saya akan mendapatkan anak ketiga. Ini anugerah terindah dalam hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya.

Ablai yang bergabung dengan tim Papua sejak PON 2016 lalu itu sudah berjanji pada pelatihnya, Paul Graham Manusefer bahwa ia akan menyumbangkan medali emas untuk Tanah Papua dan hari ini ia membuktikan janjinya itu.
“Sejak awal saya sudah janji dengan pelatih saya, saya bilang om saya akan buktikan saya akan sumbang emas untuk Tanah Papua yang saya cintai” katanya dengan semangat.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Tanah Papua

3 Juta Masker di Sumbangkan BNPB Utuk PON XX Papua

Published

on

By

TIMIKA,KTP.com – Mendukung pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) XX Papua, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sumbang 3 juta masker untuk PB PON XX Papua.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi juga selaku Ketua Satgas Prokes PON XX Papua di kantor BPBD, Sabtu (25/9/2021), mengungkapkan sumbangan masker tersebut sebagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca pelaksanaan pekan olahraga Nasional (PON) XX Papua.

BNPB sebagai Satgas Covid-19 Nasional akan membuka gerai masker di setiap venue sambil mengajak masyarakat untuk mematuhi prokes. Disampaikan penyelenggaraan PON XX Papua selain sukses Prestasi, Sukses Administrasi dan Sukses Ekonomi, pelaksanaan PON XX Papua juga harus suskes protokol kesehatan (Prokes).

“Jangan sampai ada cluster baru Covid-19 setelah pelaksanaan PON XX Papua. Ada anggota BNPB yang selalu standby disetiap Kluster. kita juga bekerjasama dengan TNI dan Polri serta relawan yang kita rekrut untuk membagikan masker kepada masyarakat baik itu di gerai yang kita buka maupun mobile keliling,” terangnya.

BNPB telah melatih para relawan untuk teknis pelaksanaan dilapangan. Setiap venue akan dibuka gerai masker, setiap masyarakat yang masuk untuk menyaksikan pertandingan akan dibagikan masker sambil mengedukasi masyarakat,dan kegiatan ini akan berlangsung hingga akhir pelaksanaan PON XX Papua.

(Baca Juga: Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua)

Plt Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo menambahkan penyebaran Covid-19 masih ada disekitar, untuk itu pelaksanaan PON XX Papua tetap dengan prokes yang baik sehingga PON XX Papua tidak menyumbang cluster baru Covid-19.

Sementara itu, Asep Supriatna selaku Kasubsatgas Prokes PON XX Papua Cluster Mimika kepada Salam Papua mengatakan sumbangan masker untuk Kluster Mimika sebanyak 350 ribu masker.

“Rencananya besok kita mulai dengan pembagian masker keliling sambil mengajak masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan. Hari ini kita telah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas relawan prokes untuk mendukung PON XX di Papua, sebanyak 95 relawan dari berbagai organisasi masyarakat dan organisasi pemuda yang ada di Kabupaten Mimika mendapat pembekalan terkait dengan perubahan perilaku, protokol kesehatan (prokes) dan penggunaan aplikasi InaRISK untuk monitoring pelaporan aktivitas. Mereka akan disebar ke berbagai titik sekitar tempat penyelenggaraan pertandingan maupun tempat-tempat keramaian,”jelasnya.(DEN)

Komentar
Continue Reading

Berita Terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Satu Anggota Gugur Saat Kontak Tembak Terjadi di Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

TIMIKA,KTP.com – Kontak tembak antara aparat TNI-POLRI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Alipki Taplo kembali terjadi di Distrik...

Uncategorized1 hari ago

3.892 Relawan PON Kluater Mimika Mulai Tanda Tangan Kontrak

TIMIKA,KTP.com – Relawan PON kluster Mimika lakukan penandatanganan pakta integritas yang dilakukan di SMA Negeri 1 Mimika, Jumat (24/9/2021). Sesuai...

Olahraga1 hari ago

Tim Bidang Kesehatan PB PON SUB Mimika Evaluasi Aturan Menonton PON

TIMIKA,KTP.com – Dampak dari membludaknya penonton saat pertandingan Futsal PON antara tim Papua Vs NTB dan Sulsel Vs Malut kemarin,...

Olahraga1 hari ago

Emas Pertama PON XX Di Klaster Timika Diraih Atlet Terbang Layang Papua

TIMIKA,KTP.com – Papua patut berbangga karena menjadi penyumbang medali emas pertama pada PON XX Papua Klaster Mimika. Atlet Penerbang Andri...

Tanah Papua1 hari ago

3 Juta Masker di Sumbangkan BNPB Utuk PON XX Papua

TIMIKA,KTP.com – Mendukung pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) XX Papua, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sumbang 3 juta masker untuk...

Tanah Papua2 hari ago

Brigjen Pol Suhendri Pimpin Apel Cek dan Beri Arahan Pengamanan PON di Mimika

TIMIKA,KTP.com – Kepala Operasi Deraku Cartensz 2021 Brigjen Pol Suhendri memimpin apel gelar pasukan dalam rangka melakukan pengecekan dan memberikan...

Olahraga2 hari ago

Tim Futsal Papua Masih Perkasa, Atasi NTB, 3-2

TIMIKA,KTP.com – Tim Futsal Putra PON XX Papua yang didukung oleh ratusan pendukungnya masih tampil perkasa..setelah berhasil menundukkan Tim Nusa...

foto: Yosefina foto: Yosefina
Olahraga2 hari ago

Marthen Paiding: Belum Ada Keluhan Pelayanan dari Kontingen PON XX Papua Klaster Timika

TIMIKA,KTP.com – Hingga saat ini belum ada komplain dari kontingen PON XX Papua Klaster Mimika terkait layanan yang sudah jalan,...

Tanah Papua2 hari ago

17 Warga Sipil Berhasil di Evakuasi Dari Distrik Kiwirok Pegunungan Bintang

JAYAPURA,KTP.com – Satgas Nemangkawi telah berhasil melakukan evakuasi 17 warga sipil dari Distrik Kiwirok ke Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan...

Olahraga3 hari ago

Hasil Cabor Terbang Layang PON XX Hari Pertama dan Kedua

TIMIKA,KTP.com – Perlombaan cabang olahraga (Cabor) terbang layang PON XX Papua hari pertama, Kamis (23/9/2021) dan hari kedua, Jumat (24/9/2021)...

Tanah Papua

Advertisement

Trending