Nasional
BEM UI Ikut Tim Kesehatan TNI Gelombang ke-3 ke Asmat, Tanpa Zaadit Taqwa
JAYAPURA, HaIPapua.com – Markas Besar TNI memberangkatkan Tim Kesehatan gelombang ke-3 yang akan bergabung dengan Satuan Tugas Kesehatan (Satgaskes) TNI di Agats, Kabupaten Asmat. Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan tim kesehatan ini akan menggantikan tim sebelumnya yang sudah bertugas di Asmat selama 10 hari.
“Rombongan ini dilepas Kepala Pusat Kesehatan TNI AD (Kapuskesad), Mayjen TNI dr. Bambang Dwi Hasto di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta, pagi tadi. Mereka menggunakan Pesawat Hercules TNI dan diperkirakan tiba di Timika, sore nanti sekitar pukul 16.00 WIT,” kata Aidi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2018).
(Baca Juga: Kegiatan Tim Kesehatan Berlanjut, Tunggu Program Terpadu Pemerintah Pusat)
Tim Kesehatan TNI gelombang ke-3 ini dipimpin oleh Komandan Rumah Sakit Marinir Ewa Pangalila Surabaya, Letkol Laut (K) dr. Aminuddin Harahap dan beranggota 19 personel. Tim ini terdiri dari dokter spesialis anak, kebidanan, penyakit dalam, dokter umum, dan paramedis dari 3 matra TNI.
Ikut dalam rombongan ini, 4 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Namun, kata Aidi, Ketua BEM UI Zaadit Taqwa yang sempat tenar di media, tidak ada dalam rombongan. “Anggota BEM UI yang ikut pada rombongan ini antara lain, Made Desna (FIA, 2016), Ade putra (FIK, 2015), Camar (FIB, 2016), dan Iban (FT, 2015). Namun tidak terlihat Zaadit Takwa dalam rombongan BEM UI ini,” kata Aidi.

Rombongan Tim Kesehatan TNI Gelombang 3 mendapat arahan dari Komandan Pusat Kesehatan TNI AD.
Menurut Aidi, Kapuskesad dalam arahannya mengingatkan personel TNI yang tergabung dalam Satgaskes TNI bahwa tugas yang mereka laksanakan di Asmat adalah operasi kemanusiaan.
Kapuskesad, kata Aidi, meminta agar personel bekerja dengan tulus iklas, dan menekankan bahwa tugas personel TNI untuk memberikan pendampingan dan bimbingan kepada masyarakat Asmat tentang perilaku hidup bersih dan sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit.
“Kapuskesad juga mengingatkan agar anggota tim mengutamakan faktor keamanan dan selalu menjaga kekompakan termasuk dengan anggota rombongan dari BEM UI. Kepada 4 mahasiswa, Kapuskesad berpesan agar tidak canggung karena sebagian dari dokter militer ini adalah alumni UI,” kata Aidi mengutip penyampaian Kapuskesad.
(Baca Juga: Tim Kesehatan TNI Harus Bisa Beradaptasi dengan Alam dan Budaya Asmat)
Kapuskesad, kata Aidi, juga mengingatkan agar selalu menjaga nama baik dan menjelaskan kondisi di Asmat yang penuh keterbatasan. “Jaga kehormatan diri dan satuan, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat. Di daerah tugas penuh keterbatasan dan kekurangan, terutama air bersih, manfaatkan bekal sebaik-baiknya,” kata Aidi mengutip pesan dari Kapuskesad.
Tim Kesehatan TNI gelombang ke-3 ini, kata Aidi, akan bertugas selama 10 hari dan selanjutnya akan menunggu arahan dari Mabes TNI. (Ong)
















