Tanah Papua
Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil
OKSIBIL, Kabartanahpapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke Bandar Udara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (15/2/2020).
Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar mengatakan proses evakuasi dilakukan lewat udara sebanyak 2 sorti menggunakan heli milik PT Intan Angkasa.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim SAR sampai di lokasi jatuhnya heli pada Jumat (14/2/2020) siang. Tim kemudian langsung mengumpulkan jenazah korban serta mencari Flight Data Recorder (FDR).
“Puji Tuhan, 12 jenazah berhasil dievakuasi ke Bandar Udara Oksibil. Tim juga sudah berhasil menemukan FDR untuk kepentingan mengungkap penyebab kecelakaan heli ini,” ujar Binsar di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (15/2/2020).
(Baca Juga: Tim SAR Temukan 12 Jenazah Di Antara Puing Heli TNI-AD)
Ke-12 jenazah yang sudah dievakuasi ke Bandar Udara Oksibil selanjutnya akan dikirim ke Jayapura untuk proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara.
“Setelah proses identifikasi, jenazah selanjutnya akan dikirim ke pihak keluarga. Kemungkinan baru akan dilakukan Minggu (17/2/2020) besok,” katanya.

Jenazah korban kecelakaan Heli Penerbad Mi-17 HA-5138 dievakuasi melalui udara diangkut Heli milik PT Intan Angkasa ke Bandar Udara Oksibil. (Penerangan Korem 172/PWY)
Operasi SAR Heli Mi-17 HA-5138 Ditutup
Menurutnya, setelah semua jenazah berhasil dievakuasi dan FDR sudah ditemukan maka otomatis operasi SAR Heli TNI-AD Mi-17 HA-5138 ditutup.
“Dengan kondisi medan yang sulit, tidak mungkin kami akan mengambil barang-barang tersisa dari puing pesawat. Terlebih karena heli kami tidak bisa menjangkau lokasi tersebut,” papar Binsar yang memimpin proses evakuasi di Oksibil.
(Baca Juga: Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD)
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung operasi SAR ini hingga selesai. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada tim SAR dari Yonif 751/ Raider yang berhasil mencapai lokasi heli Mi-17 HA-5138 dan selanjutnya menyiapkan evakuasi terhadap 12 jenazah.
Saat ini, kata dia, tim SAR sedang bergerak turun kembali ke basecamp. Karena kondisi cuaca sudah tidak memungkinkan, proses penjemputan tim SAR akan dilakukan esok hari.
“Penarikan pasukan akan dilakukan esok pagi sebanyak 3 sorti. Mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar kegiatan ini berjalan lancar dan mereka bisa kembali ke Oksibil,” pungkasnya. (Ong/Mas)

















