Connect with us

Tanah Papua

Satu SST Tim Evakuasi Diterjunkan Dekat Lokasi Kecelakaan Heli TNI-AD

Published

on

OKSIBIL, Kabartanahpapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya memulai proses evakuasi terhadap kru dan penumpang Helikopter TNI-AD Mi-17 HA-5138, Kamis (13/2/2020) pagi.

Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf Jonathan Binsar Sianipar mengatakan pihaknya telah mengirim tim evakuasi sebanyak satu satuan setingkat peleton (SST) yang diangkut menggunakan 5 helikopter dari Bandar Udara Oksibil.

“Satu SST ini terdiri dari personel TNI bersama warga masyarakat yang membantu evakuasi,” ujar Binsar di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (13/2/2020).

(Baca Juga: Evakuasi Heli Mi-17 Libatkan 1 SSK Yonif 751 Raider dan 3 Heli Penerbad)

Tim evakuasi ini, kata Binsar, diturunkan di lokasi yang sudah ditentukan pada ketinggian kurang lebih 11.000 kaki (3.352 meter). Selanjutnya, tim ini akan mendaki ke lokasi jatuhnya heli yang diperkirakan berada pada ketinggian 12.500 kaki (3810 meter).

“Kami berharap, sore nanti tim ini akan sampai di sasaran,” katanya.

Jika berjalan sesuai rencana, katanya, Jumat (14/2/2020) besok, proses evakuasi terhadap korban dan heli dapat segera dilakukan.

“Kami berharap besok kondisi cuaca memungkinkan sehingga sudah bisa melakukan evakuasi,” ungkapnya.

(Baca Juga: Danrem 172: Cuaca Ekstrem Jadi Kendala Utama Evakuasi Heli TNI-AD)

Seperti diberitakan sebelumnya, Helikopter TNI-AD Mi-17 registrasi HA-5138 hilang kontak pada 28 Juni 2019 silam akhirnya ditemukan di salah satu tebing Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (10/2/2020) lalu.

5 Heli Bell mengangkut tim evakuasi di titik terdekat dari lokasi jatuhnya Heli TNI-AD di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang. (Penerangan Kodam XVII Cenderawasih)

Dalam penerbangan itu, heli naas ini mengangkut 7 orang kru dan 5 penumpang. Berikut nama kru Heli Penerbad Mi-17 HA-5138 dalam penerbangan itu, yakni Kapten CPN Aris (Pilot), Kapten CPN Bambang (Pilot), Lettu CPN Ahwar (Co-Pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo, dan Pratu Asharul.

Sementara 5 orang penumpang anggota Satgas Pamtas Yonif 725 Woroagi, yakni Serda Ikrar Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin, dan Prada Tegar Hadi Sentana. (Ong)

Komentar