Nasional
Pemerintah Hungaria Tingkatkan Kuota Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia
JAKARTA, Kabartanahpapua.com – Indonesia dan Hungaria menyepakati peningkatan kerja sama bilateral yang mencakup banyak bidang, di antaranya perdagangan, investasi, pendidikan, dan pariwisata.
Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dengan Deputy Speaker Parlemen Hungaria István Jakab di Gedung Parlemen Hungaria, pekan ketiga Juli 2018 lalu.
(Baca Juga: Berkunjung ke Hungaria, Moeldoko Dorong Peningkatan Kerja Sama Antarkedua Negara)
Di gedung parlemen yang sudah berumur 114 tahun tersebut, perwakilan kedua negara saling memberikan apresiasi atas apa yang dikerjakan pemerintahan negara masing-masing di berbagai bidang. Moeldoko di satu sisi menjelaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam upaya memerangi terorisme dan memberikan jaminan keamanan atas investasi asing di Indonesia.
“Terorisme bukanlah bagian dari Islam, sekalipun ada kelompok teroris yang mengatasnamakan Islam. Indonesia adalah negara dengan toleransi tinggi, dan toleransi sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia yang terdiri atas kurang lebih 714 suku bangsa,” ujar mantan Panglima TNI tersebut kepada Wakil Ketua Parlemen.
Moeldoko juga menyampaikan apresiasi karena semua agenda pertemuan dalam kunjungannya di Hungaria berjalan sangat lancar dan produktif. Di dalam pertemuan tersebut, Moeldoko didampingi oleh Ibu Duta Besar Republik Indonesia untuk Hungaria Wening Esthyprobo Fatandari dan Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Denni Puspa Purbasari.
Ia mengungkapkan bahwa kunjungan Perdana Menteri Hungaria Victor Orban ke Indonesia pada 2016 lalu, berjalan sukses dan produktif.
“Ini ditandai dengan semakin eratnya hubungan di antara kedua negara dalam bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan pariwisata. Pemerintah Indonesia berharap ke depan hubungan kedua negara lebih ditingkatkan,” kata Moeldoko.
István Jakab mengaku terkejut dengan begitu beragamnya Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Parlemen Hungaria akan mendukung proses penyelesaian perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement antara RI-Uni Eropa (EU) dan setuju untuk meningkatkan hubungan kerja sama di berbagai bidang yang diharapkan Indonesia.
(Baca Juga: Diplomasi Kopi Ala Moeldoko di Eropa)
Selain meningkatkan jumlah beasiswa kepada mahasiswa Indonesia menjadi 100 orang per tahun, Pemerintah Hungaria akan memberikan dana bantuan bagi Indonesia.
Mengenai kebijakan Pemerintah Hungaria yang membatasi masuknya pengungsi ke Hungaria, kata István, karena alasan keamanan dan ekonomi. “Kebijakan Pemerintah Hungaria membatasi masuknya pengungsi murni karena alasan keamanan dan ekonomi,” kata István. (Fox)
















