Connect with us

Nasional

Berkunjung ke Hungaria, Moeldoko Dorong Peningkatan Kerja Sama Antarkedua Negara

Published

on

JAKARTA, Kabartanahpapua.com – Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko melanjutkan lawatan ke Hungaria pada 18-20 Juli 2018, usai memimpin delegasi Indonesia pada KTT Open Government Partnership (OGP) ke-5 di Tbilisi, Georgia.

Dalam lawatan tersebut, Moeldoko bersama rombongan rencananya akan bertemu sejumlah pejabat Pemerintah Hungaria yang diyakini potensial meningkatkan kerja sama antarkedua negara di banyak bidang.

Optimisme itu tercermin dari pertemuan Moeldoko dengan Tamás Menczer, State Secretary for Information and International Representation for Hungary, atau Sekretaris Bagian Informasi dan Perwakilan Internasional, Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, pekan ketiga Juli 2018 ini di Budapest, Hungaria.

(Baca Juga: Moeldoko Mengajak Dunia Konsisten Jaga Demokrasi)

Dalam pertemuan itu, Moeldoko menyampaikan harapan agar hubungan perdagangan dan investasi di antara kedua negara dapat ditingkatkan lagi atas dasar kemitraan, dan bukan semata-mata menjadikan Indonesia sebagai pasar.

Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Denni Puspa Purbasari menambahkan harapannya agar Hungaria dapat mendukung percepatan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement antara RI-EU yang saat ini memasuki putaran kelima.

Kedua pejabat pemerintahan juga membahas rencana kunjungan Presiden Hungaria ke Indonesia dalam waktu dekat. Denni menyampaikan bahwa isu perdagangan dan investasi, pendidikan dan kebudayaan, dan perubahan iklim dapat menjadi agenda.

Dalam bidang pendidikan misalnya, program beasiswa dan pertukaran dapat dilakukan. “Indonesia tertarik dengan bidang dimana Hungaria maju, seperti teknik, kedokteran, arsitektur khususnya restorasi gedung-gedung tua dan pengelolaan air. Sedangkan Indonesia dapat menawarkan antropologi, sastra, kesenian tradisional seperti musik,” kata Denni Purbasari.

Selain itu, Denni Purbasari juga berharap program joint research dan pertukaran peneliti terkait mitigasi dampak perubahan iklim dapat digali lebih lanjut. Posisi Indonesia yang tepat di bawah equator membuat dampak perubahan iklim cukup signifikan bagi mata pencaharian petani dan nelayan.

“Selain itu pengembangan energi terbarukan juga dapat menjadi salah satu fokus kerja sama yang diangkat dalam kunjungan Presiden Hungaria.

(Baca Juga: Keterbukaan Pemerintah Satu-satunya Cara Mendapatkan Kepercayaan dari Rakyat)

Menteri Menczer menjelaskan bahwa sebagai anggota Uni Eropa, Hungaria mendukung semakin terbukanya akses pasar. Hungaria juga setuju untuk meningkatkan kerja sama di bidang-bidang yang disebutkan termasuk memperluas pemberian beasiswa kepada mahasiswa Indonesia dari 50 mahasiswa per tahun menjadi 100 mahasiswa per tahun.

“Saat ini pun perusahaan Hungaria juga sudah ada yang mengerjakan proyek pengelolaan air di Indonesia,” kata Menteri Menczer. (Fox)

Komentar