Tanah Papua
Hengki Kayame: Saya Sudah Memaafkan Pelaku Penyerangan
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Petahana Bupati Paniai Hengki Kayame mengaku tidak akan memperpanjang kasus penghadangan dan pengrusakan mobilnya yang dilakukan oleh sekelompok orang beberapa waktu lalu.
“Untuk kasus itu, saya tidak persoalkan lagi. Saya secara pribadi sudah memaafkan dan saya meminta pihak kepolisian tidak perlu melanjutkan proses tersebut ke ranah hukum,” kata Hengki di Jayapura, Senin (19/3/2018).
(Baca Juga: Polres Paniai Masih Menyelidiki Pelaku Penyerangan Calon Bupati Paniai)
Menurut Hengki, jika ia mempermasalahkan kasus tersebut maka massa pendukungnya akan melakukan aksi balasan pasca kejadian itu.
“Saya menyikapi secara dewasa, apabila saat itu saya respon dengan emosional mungkin massa saya sudah lakukan aksi balasan. Namun, saya katakan biarlah hal itu terjadi karena saling memaafkan merupakan jalan terbaik untuk tidak menimbulkan masalah baru,” kata Hengki.
Massa yang melakukan penyerangan itu, kata Hengki, hanyalah orang-orang yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang tidak puas dengan putusan penetapan calon bupati yang dinyatakan tidak lolos verifikasi.
“Mereka tidak tahu apa-apa karena mereka hanya disuruh oknum tertentu dan saya tegaskan agar kasus ini tidak perlu dibesar-besarkan karena secara pribadi dan tetua di Kabupaten Paniai sudah memaafkan. Namun, dengan satu syarat agar perbuatan itu tidak diulang lagi,” kata Hengki menegaskan.
(Baca Juga: Kisruh Pilkada, Mobil Petahana Bupati Paniai Dirusak Sekelompok Orang)

Foto yang diposting dilaman facebook milik Derek Nawipa.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (10/3/2018) lalu terjadi penghadangan dan penyerangan terhadap mobil yang ditumpangi Petahana Bupati Paniai di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.
Mobil Toyota Hilux yang ditumpangi Hengki Kayame bersama dua orang warga serta ajudan dan sopir itu diserang saat melintas di depan salah posko pemenangan salah satu pasangan calon. Personel Polres Paniai yang dipimpin Kapolres Paniai yang datang beberapa saat setelah kejadian berhasil mengamankan Hengki Kayame beserta penumpang lainnya dari amukan massa.
Akibat kejadian ini mobil pribadi milik Hengki mengalami kerusakan yang cukup parah setelah diserang dengan batu dan kayu. (Wan)



