Connect with us

Tanah Papua

Warga Pulau Karaka Masih Blokade Jalan Menuju Pelabuhan Amamapare

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Ratusan warga Pulau Karaka masih menduduki Pos Cek Point Cargo Dock Portsite dan melakukan blokade jalan tambang yang menghubungkan Pelabuhan Amamapare dengan Kota Timika dan Tembagapura, Senin (5/2/2018).

(Baca Juga: Tokoh Kamoro Desak Kapolda dan Pangdam Ungkap Kematian Warga Pulau Karaka)

Informasi yang dihimpun di Timika, ratusan warga yang kemarin sempat berkurang sejak pertemuan dengan perwakilan Tokoh masyarakat Kamoro dan Kapolres Mimika, namun sejak pagi tadi mereka kembali berkumpul dan jumlah mereka semakin banyak

Menurut perwakilan warga yang enggan disebut namanya, mengatakan warga Pulau Karaka masih menunggu jenazah Imakula (61) yang saat ini masih menjalani proses otopsi di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika.

“Kami masih menunggu kedatangan jenazah dan menunggu proses pertanggungjawaban pelaku yang menyebabkan kematian warga kami,” katanya.

(Baca Juga: Warga Pulau Karaka Duduki Pos Sekuriti Cargo Dock Portsite)

Warga Kamoro melintangkan ranting, ban dan batu di Jalan Tambang. (ist/Kabartanahpapua.com)

Akibat aksi ini aktivitas keluar masuk kawasan Portsite di Pelabuhan Amamapare lumpuh total, sementara pekerja di kawasan Portsite terpaksa harus menggunakan speedboat melalui Pelabuhan Poumako. Aksi ratusan warga ini hanya mendapat penjagaan dari Anggota TNI dari Lanal Timika.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Pulau Karaka, Imakulata (61) tewas setelah terjadi keributan di Cargo Dock saat Satgas Amole dan Sekuriti PT Freeport Indonesia mengamakan seorang warga yang diduga berusaha mencuri konsentrat di Gudang Konsetrat di Portsite, Sabtu (3/2/2018) malam. (Ong)

Komentar