Tanah Papua
Teror Penembakan Tidak Berdampak Terhadap Aktivitas Pertambangan PTFI
TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali melakukan teror penembakan di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Selasa (3/3/2020). Informasi yang dihimpun di Tembagapura, pada pukul 15.30 WIT terdengar suara rentetan tembakan dari bukit yang terletak di sisi utara Polsek Tembagapura.
Berselang beberapa saat setelah kejadian ini, PT Freeport Indonesia (PTFI) membunyikan sirene kota Tembagapura. Seperti diketahui, Tembagapura adalah lokasi perkantoran dan permukiman bagi pekerja tambang PTFI dan kontraktornya.
(Baca Juga: Mobil Patroli Polsek Tembagapura Diberondong Tembakan, 2 Personel Luka Ringan)
Juru Bicara PTFI Riza Pratama mengakui pihaknya membunyikan sirene menyusul suara rentetan tembakan yang terdengar hingga ke Tembagapura. Tindakan tersebut, kata dia, sebagai pencegahan terhadap karyawan dan keluarga untuk tidak beraktivitas di luar.
“Saat sirene berbunyi, karyawan dan keluarga diminta untuk tetap berlindung sampai ada pemberitahuan kondisi sudah aman,” ujar Riza pesan WhatsApp, Selasa (3/3/2020).
Ia menegaskan bahwa teror penembakan di area Tembagapura sejauh ini tidak berpengaruh terhadap aktivitas pertambangan PTFI.
“Aktivitas pertambangan tetap berjalan normal seperti biasanya,” kata dia.
(Baca Juga: Penembakan di Tembagapura Dilakukan KKSB Pimpinan Lekagak Telenggen)
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi dua kali aksi penembakan terhadap mobil patroli Polsek Tembagapura, Senin (2/3/2020) kemarin.
Kejadian pertama berlangsung di Utikini Lama sekira pukul 08.25 WIT yang mengakibatkan dua personel polisi luka ringan. Aksi penembakan kembali terjadi pada pukul 13.00 WIT, terhadap mobil patroli yang sedang mengevakuasi warga.
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata mengatakan teror penembakan dilakukan KKSB pimpinan Lekagak Telenggen bersama pengikut mendiang Ayuk Waker. Sebelumnya Lekagak diketahui berada di Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya.
Pasca-insiden itu, pihak kepolisian menetapkan status siaga 1 di wilayah Distrik Tembagapura. (Rex)



