Tanah Papua
Pertalite dan Solar di Mimika Langka, Sedangkan Premium Sudah Ditiadakan
TIMIKA,KTP.com – Pasokan BBM jenis Solar tiap SPBU di Kabupaten Mimika hanya mendapatkan kuota 8 ribu liter setiap SPBU. Hal tersebut yang menyebabkan kelangkaan Solar di Kabupaten Mimika.
“Solar sekarang dibatasi 8.000 liter untuk setiap SPBU di Mimika, makannya solar ini sering terjadi kelangkaan,” kata Plt Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Petrus Palu Amba di hotel Horison Ultima, Kamis (11/11/2021).
Menanggapi kelangkaan BBM Solar tersebut Petrus mengungkapkan, pihaknya dipanggil pihak Legislatif mengenai masalah ini dan kita akan lihat kembali penggunaan solar di Mimika.
“Kami sampaikan bahwa kuota Solar di batasi, kami belum tahu kenapa di batasi,” ungkapnya.
Selain kelangkaan Solar untuk BBM jenis Premium menurut Petrus di Mimika Premium sudah di tiadakan. Hasil komunikasi Disperindag Mimika bersama pihak Pertamina hal tersebut merupakan kebijakan dari Pusat untuk tidak lagi memperjualbelikan subsidi premium.
“Kalau Premium bukan langka tapi memang sudah di tiadakan,” tuturnya.
Petrus menambahkan, selain masalah BBM Solar dan Premium akan dilakukan pengalihan dari BBM Pertalite ke Pertamax. Oleh sebab itu stok Pertalite saat ini juga terbatas. Tetapi pihaknya menyampaikan perihal tersebut kepada pihak Pertamina agar stok Pertalite di tambah.
“Kita sudah sampaikan agar Pertalite ditambah karena saat ini Pertalite menjadi pilihan bagi masyarakat sebab Pertamax harganya sangat mahal. Kita minta seperti itu agar Pertalite juga tidak langka,”ujarnya.(DEN)



