Nasional
Mensos Idrus Marham Kunjungi Asmat
TIMIKA, HaIPapua.com – Menteri Sosial, Idrus Marham meninjau langsung penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Gizi Buruk dan Wabah Campak di Agats, Kabupaten Asmat. Informasi yang dihimpun dari Posko Tim Terpadu Penanggulangan KLB Gizi Buruk dan Campak, sudah 68 anak meninggal akibat gizi buruk dan wabah campak serta seorang lagi meninggal karena tetanus.
Saat ditemui di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika, Idrus Marham mengaku diperintah langsung oleh Presiden Joko Widodo untuk meninjau langsung penanganan KLB di Asmat.
“Segera setelah saya dilantik, saya secara khusus dipanggil oleh Presiden dan diminta langsung untuk melakukan kunjungan ke Asmat,” kata Idrus Marham di Timika, Kabupaten Mimika, Sabtu (20/1/2018).
(Baca Juga: Kemensos Kirim Bantuan Makanan ke Asmat)
Dia mengatakan Tim Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian terkait sudah lebih dulu berangkat ke Agats, untuk mengantarkan bantuan dan melihat langsung kondisi di lapangan. Dari kunjungannya, kata Idrus, pihaknya akan berkoordinasi untuk merumuskan langkah konkret penanganan KLB Asmat.
“Karena itu tujuan utama saya mengantar bantuan dari Kemensos, kemudian juga melihat bagaimana kondisi terakhir di Asmat dan tentu nanti akan kita tindak lanjuti dengan langkah-langkah lebih konkret sesuai arahan Presiden supaya masalah di Asmat segera diatasi,” ujar mantan Sekjen Partai Golkar ini.
Paska penetapan status KLB, menurut Idrus, Kemensos sudah mengirimkan bantuan berupa logistik, program komunitas adat terpencil dan bantuan program keluarga harapan ke Kabupaten Asmat.
“Kemensos sebelumnya sudah memberikan bantuan yang nilainya kurang lebih Rp4 miliar. Saya rasa sudah cukup dan nanti akan ditentukan lagi setelah kunjungan ini,” kata Idrus. (Ong)

















