Tanah Papua
Bupati Mimika: Jangan Pikir Ibu Kota Harga Mati di Nabire, Saya Belum Tua, Kami Masih Berjuang
TIMIKA,KTP.com – Setelah tiga minggu DPR RI menetapkan Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, Eltinus Omaleng, Bupati Kabupaten Mimika akhirnya buka suara terkait keputusan tersebut.
Menurut Bupati Mimika Eltinus Omelang,roh dan jiwa dari pemekaran Provinsi Papua Tengah sesungguhnya ada di Mimika.
“Kalau kita mau bicara tentang pemekaran, itu begini. Dia punya roh jiwa ada di Kabupaten Mimika. Bukan ada di Nabire,” kata Eltinus.
Omaleng usai bacakan sambutan dalam rapat Paripurna IV Masa Sidang II,Jumat (22/7).
Ia juga mengatakan, pihaknya belum istirahat dalan memperjuangkan ibu kota provinsi tersebut.
“Saya belum tua juga kok,saya masih muda. Kecuali kalau saya bilang saya sudah cape baru bapa ibu bisa bilang aduh kenapa ibu kota ada di sana,” tegasnya.
Ia menjelaskan sebelum 45 hari berlalu setelah penetapan, pihaknya belum akan mengambil keputusan.
“Sampai dengan titik akhir, setelah penetapan 45 hari lewat dulu baru kita bilang iya kita sudah atau kita pilih yang mana. Apakah tetap di provinsi ini atau kita gabung dengan Nabire. Tapi itu urusan belakangan, kita taruh di urutan belakang Kami ini belum tua dan masih berjuang. Jadi jangan pikir harga mati di Nabire. Jangan. Ada banyak cara yang kita bisa bikin sehingga ibu kota tetap ada di Kabupaten Mimika. Jadi jangan pikir terlalu banyak e. Itu yang saya bisa sampaikan,” tutupnya.(DEN)



