Connect with us

Tanah Papua

Bentrokan Antarkampung di Dekai, 4 Warga dan 1 Anggota Polisi Terluka  

Published

on

DEKAI, Kabartanahpapua.com Puluhan orang yang diduga pendukung Bupati Yahukimo Abock Busup, menyerang warga Kampung Kokamu, Distrik Dekai, Sabtu (17/3/2018) pagi. Serangan mendadak yang dilakukan puluhan orang yang dipimpin kepala suku Kimyal Nopius Yalak (35) mengakibatkan 4 warga Kampung Kokamu terluka akibat terkena panah.

Personel Polres Yahukimo yang dipimpin Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro yang datang ke lokasi kejadian untuk melerai bentrokan tak luput dari penyerangan. Satu anggota Polres Yahukimo, Brigpol Adolf Mayor terkena panah di leher kanan.

(Baca Juga: Rombongan Warga SP-1 Diserang OTK di Bundaran Cek Poin 28, 1 Orang Tewas)

Upaya keras aparat kepolisian dengan melepas tembakan ke udara berkali-kali akhirnya membuat massa penyerang mundur dan kembali ke kampung mereka yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Kampung Kokamu.

Empat warga Kampung Kokamu yang terluka saat ini dirawat di Aula Polres Yahukimo. Mereka memilih dirawat di tempat itu karena merasa tidak aman jika di Rumah Sakit Umum Daerah Dekai. Sementara Brigpol Adolf yang menderita luka cukup parah, rencananya akan dievakuasi ke Jayapura.

Pengrusakan Mobil Bupati

Informasi yang dihimpun Kabartanahpapua.com di Dekai, bentrokan tersebut bermula ketika sekelompok warga Kampung Kokamu menghentikan rombongan Bupati Yahukimo Abock Busup saat melintas di kampung itu, Jumat (16/3/2018) sore.

Rombongan berhenti, lalu Abock Busup turun menemui warga Kampung Kokamu yang dipimpin Kepala Suku Momuna Denus Keike. Saat itu, Denus Keike mempertanyakan terkait tindak lanjut proposal bantuan yang diajukan oleh warga Kampung Kokamu.

Bupati sempat memberikan jawaban, namun tidak diterima baik dan akhirnya meninggalkan massa. Ajudan Bupati Yeskail Magayang yang berada di lokasi juga sempat memberikan penjelasan namun kembali tidak memuaskan massa.

(Baca Juga: Truk ADT Ditembak KKB di Jalan Tambang PTFI Mil 69)

Saat iring-iringan mobil bupati hendak meninggalkan lokasi, tiba-tiba dari arah kerumunan massa ada yang melempar ke arah mobil dinas bupati yang mengakibatkan kaca belakang mobil pecah. Insiden penyerangan ini sempat dilaporkan ke Polres Yahukimo, namun aparat kepolisian yang datang ke lokasi kejadian beberapa saat kemudian tidak berhasil menemukan pelaku pelemparan mobil bupati.

Diduga karena kejadian ini, massa pendukung bupati dari Suku Kimyal lalu melakukan penyerangan ke Kampung Kokamu. Hingga saat ini kondisi Dekai sudah kondusif, namun aparat kepolisian masih berjaga di sejumlah lokasi di sekitar Kampung Kokamu guna mengantisipasi aksi penyerangan susulan. (Mas)

Komentar