Connect with us

Tanah Papua

Puskesmas Timika Jadi Percontohan Pengembangan Asuhan Mandiri Toga

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar kegiatan “Pengembangan Kelompok Kader Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Toga)” guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya promotif, preventif, dan kuratif.

Kepala Seksi Kesehatan Tradisional dan Komplementer Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Adolfina Tandilangan, menyatakan bahwa untuk tahap awal, wilayah kerja Puskesmas Timika dipilih menjadi proyek percontohan (role model) sebelum nantinya program ini dikembangkan ke puskesmas lain di wilayah kota hingga pesisir.

“Kami mengevaluasi dan menetapkan Puskesmas Timika sebagai lokus awal. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader Posyandu yang dipilih secara acak dari 26 Posyandu yang tersebar di lima kelurahan, yakni Kelurahan Otomona, Sempan, Kebun Siri, Minika Baru, dan Kwamki,” ujar Adolfina usai penutupan kegiatan Workshop Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga di Hotel Serayu, Kamis (25/6/2026).

Adolfina menjelaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah menghidupkan kembali pemanfaatan tanaman obat keluarga di tengah masyarakat.

Melalui pembekalan yang menghadirkan narasumber langsung dari Kementerian Kesehatan secara daring (via Zoom), para kader diajarkan untuk mengenali jenis-jenis Toga beserta manfaatnya.

Menurutnya, penggunaan tanaman obat sebenarnya bukan hal baru karena telah diwariskan oleh nenek moyang dan kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

(Baca Juga: Dinkes Mimika Gelar Sosialisasi MCU Usia Produktif, Target Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular)

Hanya saja, informasi dan promosi mengenai pemanfaatannya dinilai masih minim terpublikasi.

“Harapan kami ke depan, di setiap Posyandu harus memiliki tanaman obat keluarga. Toga ini penting sebagai langkah awal promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Guna memastikan keberlanjutan program, Dinas Kesehatan Mimika juga membangun sinergi lintas sektor.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Penggerak PKK Kabupaten Mimika dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika.

Melalui kerja sama ini, pihak Dinas Pertanian berkomitmen untuk memberikan dukungan nyata berupa penyediaan bantuan bibit tanaman obat kepada para kader peserta.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Ke depan akan ada kerja sama lintas sektor untuk menyalurkan bantuan bibit tanaman kepada para peserta agar rencana aksi ini dapat segera diimplementasikan di lingkungan masyarakat,” tutup Adolfina.(MWW)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *