Connect with us

Tanah Papua

Kasdam Cenderawasih: Lihat Orang Bawa Senjata, Segera Lapor ke Aparat

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa mengimbau agar aparat dan masyarakat saling bantu menciptakan dan menjaga keamanan. Cantiasa mengatakan jika ada orang-orang yang mencurigakan dan berpotensi mengancam keamanan maka masyarakat tak perlu ragu untuk melaporkan kepada aparat.

“Jika melihat ada sekelompok warga yang bersenjata atau mengancam keamanan datang ke kompleks Kimbeli, segera laporkan kepada aparat sehingga dapat segera mengambil tindakan,“ kata Cantiasa saat berbicara dengan warga Kampung Banti 2 di kompleks Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Sabtu (14/4/2018) lalu.

(Baca Juga: Kapolda Papua Akui Sejumlah Kampung di Tembagapura Masih Dikuasai KKSB)

Saat berbincang dengan warga, Cantiasa juga menanyakan kondisi mereka yang sempat mengalami keterbatasan bahan makanan serta pelayanan kesehatan akibat daerah mereka dikuasai kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) beberapa waktu lalu.

Didampingi tokoh masyarakat Kimbeli Derek Alom, ia berusaha memotivasi masyarakat untuk kembali hidup normal seperti sebelumnya.

“Saya berharap para orang tua bisa memperhatikan kesehatan anak-anak kita dan memberikan pendidikan yang layak untuk mereka. Karena merekalah generasi masa depan putra putri dari Tanah Papua. Saat ini sudah banyak putra putri asal Papua yang telah berhasil, baik dalam pemerintahan, militer ataupun kepolisian,” kata Mantan Komandan Korem 173 Biak ini.

Dia juga mengimbau warga untuk lebih produktif mengisi kegiatan sehari-hari dengan berkebun, mengelola tanah yang subur dengan menanam sayur mayur dan memelihara ternak. “Hasilnya bisa dijual kepada PT Freeport Indonesia, sehingga perusahaan untuk memenuhi kebutuhan karyawannya tak perlu lagi membeli dari luar daerah,” kata Cantiasa.

Pada kesempatan itu, Derek Alom menyampaikan terima kasih dari warga Kampung Banti 2 dan sekitarnya kepada Kasdam Cenderawasih yang telah mengunjungi mereka. Ia juga mengucapkan terima kasih mereka kepada aparat keamanan khususnya TNI yang berhasil mengusir anggota KKSB yang telah mengganggu kehidupan mereka.

“Kami berterima kasih terhadap pihak aparat keamanan khususnya TNI yang sudah menjaga kami dari kelompok bersenjata yang selama ini mengancam dan mengganggu aktivitas kehidupan kami sehari hari. Kehadiran kelompok bersenjata itu membuat kami merasa ketakutan dan tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan ada sebagian warga mengungsi ke Kampung Arwanop dan sekitarnya,” kata Derek Alom.

Derek berharap agar Pemerintah bersama PT Freeport Indonesia secepatnya membangun pos keamanan agar kasus kemarin tidak berulang kembali. Ia juga berharap agar fasilitas umum yang dirusak oleh anggota KKSB seperti sekolah dan rumah sakit agar segera dibangun kembali.

“Warga di sini tidak mau menerima keberadaan mereka (KKSB) karena sudah membuat hidup kami susah sehingga mereka adalah musuh kami. mereka sudah mengambil harta benda kami dan hidup kami terancam,” kata Derek.

(Baca Juga: Bupati Mimika Minta TNI Kejar Pelaku Pemerkosa Guru Bantu)

“Kami meminta agar aparat segera membangun pos di beberapa tempat supaya mereka tidak bisa lagi kembali ke kampung kami. Kami juga berharap agar Pemerintah bersama Freeport segera membangun kembali sekolah dan rumah sakit yang sudah dibakar kelompok bersenjata supaya anak-anak kami bisa sekolah dan tidak susah mendapat pelayanan kesehatan,” kata Derek.

Dalam kunjungannya ke Tembagapura, Kasdam Cenderawasih didampingi Dansatgas Terpadu TNI Kolonel Inf Frits Pelamonia, Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Windarto dan Danden Kav 3 Serigala Ceta Mayor Kav Hanung Saptiaji. (Rex)

Komentar