Tanah Papua
Pangdam Cenderawasih: TNI Antisipasi KKSB Membuat Kekacauan Pada Tahapan Pilkada
JAYAPURA, HaIPapua.com – Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit menegaskan pihaknya belum melakukan penambahan pasukan di Kabupaten Puncak meski sebelumnya seorang anggota TNI tewas ditembak kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Pasar Sinak, Senin (12/2/2018) lalu.
(Baca Juga: Anggota TNI Meninggal Dunia Ditembak KKSB di Pasar Sinak)
“Kami sudah mengidentifikasi pelaku penyerangan dan sudah ada anggota yang melakukan pengejaran. Tentu kami butuh waktu mengingat medannya sulit dan mereka yang menguasai medan. Jadi butuh waktu untuk itu,” kata George Supit saat menghadiri simulasi penanganan pilkada di Mako Brimob Kotaraja, Jayapura, Rabu (14/2/2018).
George Supit menjelaskan pihaknya masih memantau perkembangan di Kabupaten Puncak, karena kabupaten ini menjadi salah satu kabupaten yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Kabupaten Puncak menjadi salah satu daerah yang dianggap rawan pada pilkada 2018, karena punya sejarah pertikaian pilkada dan di beberapa distrik kerap terjadi aksi penyerangan yang dilakukan oleh KKSB.
“Nanti akan kita lihat, kalau potensi ancaman meningkat dan kita anggap bahaya atau rawan maka kita akan perkuat atau kita akan tambahkan personel. Untuk sementara, pasukan yang ada di sana bekerja seperti biasa,” kata George Supit.
(Baca Juga: Amankan Pilkada, TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Preventif dan Proaktif)
George Supit mengaku sudah memerintahkan personel di lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia berharap agar tahapan pilkada berjalan dengan baik sehingga menutup peluang pihak-pihak yang ingin membuat kekacauan.
“Kalau kami tidak siap, kami lengah, maka kami akan diganggu oleh mereka. Tujuan mereka sudah jelas, mereka ingin merdeka dengan cara membuat kekacauan. Tentunya pada pilkada ini, kita berharap jangan sampai ada yang dimanfaatkan mereka atau sebaliknya, mereka dimanfaatkan oknum tertentu sehingga pilkada tidak aman. Untuk ancaman itu, kita selalu siap untuk hadapi mereka,” kata George Supit menegaskan. (Mas)

