Connect with us

Tanah Papua

Dinas Kesehatan Mimika Kembali Dorong Tiga Inovasi Baru di 2026

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggelar kegiatan sosialisasi inovasi daerah yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga pada Selasa (2/6/2026). Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, dr. Sisma HL, S.ST., Bd., M.Keb, menyampaikan sejumlah capaian dan target terbaru terkait pengembangan program inovatif di lingkungan OPD tersebut.

Menurut dr. Sisma, selama dua tahun berturut-turut Dinas Kesehatan Mimika berhasil meraih predikat juara dalam ajang inovasi daerah yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan provinsi. “Kami sudah membukukan enam inovasi yang berhasil meraih juara,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Untuk tahun ini, Dinas Kesehatan Mimika mendorong lahirnya tiga inovasi baru. Ketiga program tersebut adalah:

1. PUS (Puskesmas Jalan Kaki) menuju PKG (Pusat Kesehatan Gratis)
2. Rekam Medis Elektronik (RME)
3. Papeda Jiwa – yang dikhususkan bagi ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa)

“Kami berharap seluruh OPD berlomba-lomba menciptakan inovasi. Hal ini akan memudahkan kerja secara efektif dan efisien, serta manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Tidak boleh monoton, harus ada peningkatan setiap tahun,” tegas dr. Sisma.

(Baca Juga: Dinkes Mimika Latih Petugas Pustu dan Canangkan Desa Siaga TB )

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebuah program hanya bisa didaftarkan sebagai inovasi daerah jika sudah berjalan minimal satu hingga dua tahun sebelumnya dan telah terbukti manfaatnya bagi Dinas Kesehatan serta masyarakat. Untuk program enam inovasi yang pernah didaftarkan pada tahun sebelumnya, jika akan didaftarkan ulang di 2026 wajib menunjukkan peningkatan indikator.

Misalnya, dari yang sebelumnya memenuhi lima item, kini cukup tiga item tetapi dengan target yang lebih terfokus, atau terjadi pertambahan indikator.

Dalam sosialisasi kali ini, Dinas Kesehatan Mimika juga menghadirkan narasumber dari BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah) untuk memberikan paparan teknis mengenai persyaratan inovasi, sehingga jajarannya dapat mempersiapkan diri lebih matang.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, mencakup teknis pelaporan dan mekanisme pendaftaran inovasi. Menurut dr. Sisma, Dinas Kesehatan menjadi satu-satunya OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Mimika yang menyelenggarakan sosialisasi inovasi secara internal, sementara di luar biasanya sosialisasi semacam ini dilakukan langsung oleh BRIDA.

“Dengan inovasi, waktu kerja lebih efisien, biaya dapat diminimalkan, dan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan semakin mudah. Inilah yang terus kami upayakan,” pungkasnya. (EH)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *