Connect with us

Tanah Papua

Kadinkes Reynold: Kasus Covid 19 Di Mimika Meningkat Empat Kali Lipat

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Saat ini kasus Covid 19 di Kabupaten Mimika terus meningkat, peningkatannya sudah mencapai empat kali lipat . Kepala Dinas Kesehatan, Reynold Ubra mengatakan per tanggal 6 Februari, jumlah kasus Covid 19 naik empat kali lebih tinggi dibandingkan minggu lalu.

“Minggu lalu ada 50 kasus, sekarang sudah naik empat kali lipat jadi 212 Kasus. Dan saat ini 3 sedang dirawat di rumah sakit, 139 orang menjalani isolasi mandiri, dan 56 orang yang isolasi terpusat,” kata Reynold saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/2/2022).

Reynold mengungkapkan, dari jumlah tersebut sebagian besar adalah karyawan di Tembagapura dan kontak-kontak eratnya memiliki gejala ringan seperti batuk dan pilek.

Reynold menyampaikan kasus Covid yang ditemukan pada karyawan Tembagapura ini menggambarkan bahwa sebenarnya di Timika pun sudah banyak yang terpapar.

“Kalau dari 212 kasus kebanyakan ditemukan pada karyawan tembaga pura, baik di lowland maupun highland, ini menunjukan gambaran bahwa sebenarnya di timika tu banyak juga,” tuturnya.

(Baca Juga: Kasus Covid-19 di Mimika Alami Peningkatan 68 Pasien Positif Covid-19)

Oleh karena itu, kata Reynold, pihaknya akan mulai meningkatkan deteksi dan pressing kontak serta melakukan percepatan vaksinasi.

“Kami berencana dalam minggu ini melaksanakan vaksinasi untuk kelompok 6-11 tahun. Di Kalam Kudus, kami sudah melakukan pertemuan dengan para guru, dengan ibu kadis pendidikan dan tim di dinas pendidikan. sehingga percepatan vaksinasi ini menjadi penting,”

Reynold menambahkan untuk vaksin booster akan diberikan kepada populasi yang sudah menerima dosis lengkap di atas 70 persen.

“Anggota TNI dan polri itu hampir seratus persen mereka semua sudah menerima vaksinasi dosis lengkap. Kemudian berikutnya nanti di unsur dinas vertikal dan juga swasta,” jelasnya.

Di samping itu, Reynold menghimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara konsisten.

“Lalu, kalau ada yang sakit kepala atau batuk, sangat baik untuk tidak masuk kantor atau pergi ke tempat-tempat umum. Lebih baik segera pergi ke puskesmas untuk diperiksa lebih lengkap karena kami sudah memulai dengan sistem surveilans kami, buktinya dengan swab antigen kami mendapatkan tujuh yang reaktif. Empat diantaranya pelaku perjalanan,” Ujarnya.(DEN)

Komentar