Tanah Papua
Tiba di Ilaga, Penjabat Bupati Puncak Cium Tanah dan Disambut Warga
ILAGA,KTP.com – Penjabat Bupati Puncak Nenu Tabuni, S.Sos, pada Senin 12 Agustus telah tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak.
Nenu Tabuni disambut oleh masyarakat Kabupaten Puncak, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan pemuka agama.
Penjabat Bupati dan rombongan menggunakan pesawat penerbangan Air Fast Turun dari tangga pesawat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Ibu Kota Kabupaten Puncak. Nenu Tabuni bersama dengan sang istri, langsung mencium tanah.
Aksi cium tanah Penjabat Bupati ini dilihat sebagai suatu hal positif yang menunjukkan bahwa dirinya sebagai anak asli Kabupaten Puncak, yang pulang kampung.
Dalam sambutannya, Nenu mengakui bahwa dirinya mencium tanah, kerana Kabupaten Puncak merupakan kampung halamannya.
Dia merupakan bagian dari generasi intelektual Kabupaten Puncak, sehingga sangat paham dengan kondisi di Ilaga, dengan demikian dirinya siap mengabdi bagi kampung halamnnya.
“Ini Kampung halaman saya, sehingga saya ke sini pulang kampung,ini daerah saya,” kata Nenu.
Kata Nenu, tugas negara yang diberikan kepada dirinya sebagai penjabat Bupati adalah memastikan roda pemerintahan harus dilaksanakan dengan baik serta memnfasilitas tahapan pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Puncak berjalan dengan baik dan aman.

Keplada OPD Pemda Puncak Bersama Pj Bupati Puncak Nenu Tabuni, Foto Bersama Usai melaksanakan Ibadah Syukuran Pengantar Tugas Pj Bupati di Kabupaten Puncak
Khusus untuk roda pemerintahan, Nenu berharap agar pemerintahan tidak boleh dilaksanakan di luar dari Kabupaten Puncak.
“Roda pemerintahah harus berlangsung di Kabupaten Puncak sehingga roda perekonomian, pelayanan masyarakat,semua bisa berjalan di Kabupaten Puncak, sebab saya sudah mendapatkan informasi bahwa masyarakat mengeluh karena pimpinan OPD, aparatur sipil negara lebih banyak diluar daerah,” tuturnya.
“Nanti Kami akan secara resmi mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh aparatur sipil negara,agar semua aktfitas pemerintahah semua dilakukan di Kabupaten Puncak, ini saya tegaskan tidak boleh lagi melakukan aktvitas pemeritahan di luar Kabupaten Puncak,” ujarnya menambahkan.
Bahkan dirinya akan mengeluarkan surat kepada Bank Papua, agar semua gaji, semua tunjangan tambahan penghasilan akan diterima di Kabupaten Puncak sehingga tifak ada laga aparatur sipil negara (ASN) yang beralasan mengambil gaji diluar Kabupaten Puncak.
“Nanti saya akan menyurat kepada Kepala bank Papua Ilaga, Nabire dan Mimika, Jayapura, agar supaya gaji dan TPP, semua wajib hukum terimah di Kabupaten Puncak. Ini saya tegas, kalau ada yang kepala batu silahkan saja, nanti kita akan evaluasi, para pimpinan OPD yang nakal, pegawai yang nakal, nanti kami evaluasi mereka,” tegasnya.
Lanjut Nenu, tugas utama lainnya adalah memastikan akan pelaksanaan pemilukada (pemilihan kepala daerah) bisa berjalan dengan baik dan aman, terutama pemilihan Kepala Daerah,Bupati dan Wakil Bupati, serta Gubernur dan wakil Gubernur definitif.
“Untuk itu, saya berharap kerja sama dari semua pihak,agar pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Puncak, bisa berjalan aman dan damai,” tutupnya.
Setelah dari bandara, rombongan Penjabat Bupati Puncak, selanjutnya menuju ke Aula Negelar, untuk menghadiri ibadah syukur penyambutan dari masyarakat dan pemerintah Kabupaten Puncak.(MWW/DISKOMINFO PUNCAK)



