Connect with us

Tanah Papua

Relawan PON di Mimika Gelar Aksi Bakar Ban dan Palang Jalan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Ratusan relawan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX melakukan aksi demonstrasi dengan memalang dan membakar ban di Jalan Hasanudin dekat Sekretariat Bidang SDM PB PON XX Papua 2021 Sub Mimika menuntut pembayaran honor relawan pengganti transport.

Akibat aksi tersebut arus lalu lintas jalan Hasanudin menuju Irigasi Ujung sempat terganggu.

Adapun isi dari tuntutan para massa aksi tersebut adalah menuntut kejelasan terkait dengan kepastian pembayaran honor pengganti transport bagi relawan PON.

Kepolisian Polres Mimika bergerak cepat merespon kejadian tersebut,oleh pihak kepolisian massa aksi kemudian diarahkan untuk masuk ke dalam area kantor Sekretariat Bidang SDM PB PON XX Papua 2021 Sub Mimika untuk mendengarkan secara langsung arahan dari Sekretaris Umum PB PON Sub Mimika, Cessar A. Tunya,

Cesar menegaskan bahwa sampai dengan saat ini, pembayaran terhadap honor relawan PON XX masih dalam proses pembayaran.

(Baca Juga: 3.892 Relawan PON Kluater Mimika Mulai Tanda Tangan Kontrak)

“Intinya saya hadir disini sebagai bentuk rasa tanggung jawab terhadap apa yang belum diselesaikan, hak hak dari pada relawan ini. Prosesnya bukan saya yang proses tetapi saya bersama sama dengan mereka membantu proses ini menanyakan ke bendahara , koordinasi dengan ketua harian di Jayapura. Semua proses itu sudah kita lalui sekarang tinggal proses ke bank.Paling lambat Selasa semua sudah cair,”kata Cesar saat ditemui usai menerima massa aksi.

Usia mendengarkan penjelasan langsung dari Sekretaris Umum PON XX Kluster Mimika,para masa aksi kemudian membubarkan diri secara tertib.

Namun, para peserta aksi mengancam akan kembali menduduki kantor Sekretariat Bidang SDM PB PON XX Papua 2021 Sub Mimika jika pada hari yang sudah di janjikan ternyata honor mereka belum dibayarkan.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat ditemui di lokasi kejadian membenarkan peristiwa pemalangan tersebut,namu berkata komunikasi yang baik antara aparat dan pihak kepolisian sehingga palang jalan tersebut bisa dibuka.

“Kita keamanan hanya datang dan mengamankan situasi karena tadi sempat terjadi pemalangan dan bakar ban.Masyarakat perlu tahu bahwa segala sesuatu yang bersentuhan dengan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum itu tidak boleh, namun tadi berkat komunikasi yang baik dengan pihak pihak relawan sehingga palang bisa di buka tanpa ada permasalahan,”kata Dion.(MSC)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *