Connect with us

Tanah Papua

Provinsi Papua Tengah Bisa Maju Sejahtera Jika Bekerjasama

Published

on

(Refleksi untuk “Bersatu Membangun Papua Tengah yang Tertib, Damai, Maju, dan Sejahtera”)

Oleh : Yohanis S. Nussy, S.PAK

PAPUA TENGAH,adalah salah satu provinsi di Indonesia yang baru saja ditetapkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) merupakan daerah Provinsi di Tanah Papua yang memiliki potensi alam yang luar biasa. Kekayaan sumber daya alamnya, keindahan alam serta kekayaan budaya masyarakatnya menjadi modal yang luar biasa untuk menjadikan wilayah Provinsi Papua Tengah ini sebagai daerah yang siap maju dan sejahtera.

Tantangan yang dihadapi juga diakui tidak dapat diabaikan. Konflik internal, ketimpangan pembangunan, serta kesenjangan sosial masih menjadi kendala besar. Dalam menghadapi tantangan ini, semangat bersatu dalam membangun masyarakat di wilayah Provinsi Papua Tengah yang Tertib, Damai, Maju dan Sejahtera harus menjadi prinsip utama bagi seluruh warga negara Indonesia yang hidup dan berdinamika didalamnya.

Setidaknya sejumlah hal dapat diidentifikasi dan menjadi keharusan untuk dilaksanakan pembangunannya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Papua Tengah sebagai Daerah Otonomi Baru dimaksudkan. Diantaranya adalah dibutuhkannya Pembangunan Kesadaran Bersama, terutama untuk Penguatan Identitas Budaya dan Adat Istiadat-nya, melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan-nya, disertai Pembangunan Insfrastruktur yang tepat-guna, sambil Bersama Mengatasi Masalah-masalah Lingkungan, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat-nya, termasuk Menciptakan Penguatan Keamanan dan Penegakan Hukum, serta mendorong terjadinya Peran Aktif Masyarakat Sipil Dalam Pembangunan Daerah Provinsi Papua Tengah.

Bagaimana semua tantangan riil tersebut dimenegrti dan dipahami pencegahannya sehingga berpotensi dalam menciptakan masalah-masalah baru, Analisa pragmatis praksis (Analisis praktis pragmatis terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan merujuk pada pendekatan yang berfokus pada hasil konkret dan tindakan efektifitas yang diambil dalam proses pembangunan. Pendekatan ini lebih menekankan pada aspek praktis dan ketercapaian tujuan daripada terperangkap dalam teori-teori yang terlalu abstrak. Dalam konteks pembangunan, analisis praktis pragmatis melibatkan penilaian yang realistis terhadap langkah-langkah yang diambil untuk mencapai hasil yang diinginkan. Beberapa poin penting yang termasuk dalam analisis praktis pragmatis terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan seperti Keterukuran Tujuan pembangunan harus dapat diukur secara jelas dan spesifik. Analisis pragmatis melibatkan pembuatan indikator dan target yang terukur untuk menilai kinerja dan pencapaian proyek atau program pembangunan. Realitas dan Kondisi Lokal Analisis pragmatis mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan, termasuk aspek geografis, sosial, budaya, dan ekonomi. Hal ini membantu mengidentifikasi tantangan yang spesifik dan solusi yang tepat dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Ketersediaan Sumber Daya, Dalam analisis praktis pragmatis, perlu dinilai apakah sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan proyek pembangunan tersebut tersedia atau dapat diperoleh secara memadai. Rencana dan Pengelolaan Risiko, Analisis pragmatis melibatkan penyusunan rencana tindakan yang realistis dan memperhitungkan berbagai risiko yang mungkin terjadi.

Langkah-langkah pengelolaan risiko harus diidentifikasi untuk meminimalkan potensi hambatan dalam pelaksanaan. Partisipasi dan Keterlibatan Stakeholder, Melibatkan para pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kegiatan adalah bagian integral dari analisis pragmatis. Partisipasi stakeholder memastikan kebutuhan dan perspektif semua pihak dipertimbangkan. Monitoring dan Evaluasi, Analisis pragmatis melibatkan pemantauan dan evaluasi yang terus-menerus terhadap proyek atau program pembangunan.

Dengan pemantauan yang baik, potensi perubahan dan perbaikan dapat diidentifikasi secara dini. Fleksibilitas dan Adaptabilitas, Dalam analisis praktis pragmatis, perlu diakui bahwa kondisi dan kebutuhan bisa berubah seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan adalah kunci dalam mencapai kesuksesan pembangunan.

Akuntabilitas, Analisis pragmatis menekankan pada tanggung jawab dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan. Setiap langkah harus dapat dipertanggungjawabkan untuk mencapai transparansi dan efisiensi. Dengan mengadopsi pendekatan analisis pragmatis, pelaksanaan kegiatan pembangunan diharapkan menjadi lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini membantu menghindari hambatan yang tidak perlu dan mendorong pencapaian hasil yang lebih optimal sesuai dengan tujuan pembangunan yang telah ditetapkan) ini merupakan buah pikiran yang dipertimbangkan penting untuk segera digiat-laksanakan Bersama dalam wilayah Provinsi Papua Tengah saat ini dan ke depannya.

Tradisi bekerjasaa dan bergotong royong dalam menciptakan persatuan dalam tradisi bakar batu, merupakan potensi nilai budaya yang dapat dijadikan landasan dalam pembangunan kesadaran Bersama. (Foto:https://www.lensanesia.com/nasional/9849133456/sejuta-keunikan-kehidupan-masyarakat-papua-simaklah)

Dalam Membangun Kesadaran Bersama, sudah jelas perihal ini sungguh sangat dibutuhkan DOB Provinsi Papua Tengah sebagai wilayah Provinsi Baruk arena hanya dengan kesadaran untuk Bersatu dan Bersama bergotong-royong saja maka apapun kendala pembangunan dapat diatasi Bersama tanpa perselisihan paham terkait metode dan teknis bahkan kesiapan untuk melaksanakannya. Baik Pemerintah dan Aparat Keamanan serta masyarakat, Komunitas Adat, atau Organisasi Sosial Kemasyarakatan atau Kepemudaan dan Perempuan bahkan Agama perlu menyatukan visi dan misi Bersama bagi kemajuan provinsi Papua Tengah ke masa depan yang diharapkan yakni Maju dan Sejahtera.

Upacara adat Papua yang satu ini dinilai cukup ekstrim. Upacara adat Nasu Palek merupakan sebuah tradisi mengiris telinga yang dilakukan oleh masyarakat dari Suku Dani. (Foto : https://www.gramedia.com/literasi/upacara-adat-papua/)

Kesadaran dimaksud juga dibutuhkan dalam kerangka Penguatan Identitas Budaya dan Adat Istiadat luarbiasa yang dimiliki masyarakat dalam wilayah Provinsi Papua Tengah, karena hanya dengan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan dalam masyarakat-nya saja maka Pendidikan tentang budaya lokal dapat ditumbuh-kembangkan dan ditingkatkan. Bahkan semangat untuk terus menyadari pentingnya melestarikan dan menghormati kekayaan adat dan budaya ini mampu dipahami generasi yang sudah ada atau yang aka nada kemudian untuk tetap mewarisi dan mengapresiasi semua hal adat dan budaya yang menjadi warisan para leluhur setiap pemilik adat dan budaya dari suku-suku didalam wilayah Provinsi Papua Tengah.

Gambar Ilustrasi Anak Sekolah di Papua. (Foto : https://suarapapua.com/2021/12/18/agus-sumule-407-534-anak-di-papua-dan-papua-barat-tidak-sekolah/ )

Kualitas Pendidikan bagi Masyarakat juga menjadi hal krusial dan mendesak untuk diprioritaskan upaya peningkatannya, mengingat hanya dengan Pendidikan yang berkualitas saja maka landasan utama dalam membangun masyarakat yang maju dan sejahtera itu menjadi hal yang mahfum dapat dilaksanakan Bersama menuju pencapaian yang penad dan mumpuni. Pemerintah dan semua stakeholders yang ada dalam wilayah Provinsi Papua Tengah layak bekerjasama untuk melaksanakan upaya peningkatkan akses dan mutu Pendidikan yang bersahaja dan benar-benar mampu mendekatkan generasi usia produktif terutama untuk melaksankan pembelajaran dirinya memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan dan soff-skill yang dibutuhkan dalam era kemajuan dan perkembangan yang dijalaninya, bahkan masyarakat umumnya mampu memiliki kesadaran mutlak untuk Bersatu dan bekerjasama melaksanakan giat-giat pembangunan yang disiapkan pemerintahannya.

Guru dan fasilitas Pendidikan yang dibutuhkan, tentu saja merupakan bagian yang harus disiapkan secara sadar dan sengaja dalam kerangka peningkatan mutu Pendidikan yang diharapkan. Bahkan jenis-jenis Pendidikan Non Formal dan Informal juga mendesak untuk dilaksanakan bagi masyarakat umum demi kepemilikan jenis-jenis keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam bekerjasama untuk pembangunan wilayah Provinsi Papua Tengah.

Gambar Lokasi Rencana Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Tengah. (Foto : https://papua.go.id/view-detail-berita-8067/masyarakat-adat-nabire-hibah-lahan-bangun-kantor-gubernur-papua-tengah.html )

Pembangunan Infrastruktur yang Tepat adalah hal yang tak kalah penting dan mendesak untuk dilaksanakan di wilayah DOB Provinsi Papua Tengah, mengingat Infrastruktur yang baik adalah kunci untuk mendukung perkembangan ekonomi dan sosial di Papua Tengah. Pembangunan jalan, transportasi, listrik, dan telekomunikasi harus diutamakan untuk menghubungkan wilayah-wilayah terpencil dan meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat. Selain itu, pemanfaatan teknologi modern juga harus diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor pembangunan dalam Provinsi Papua Tengah ini.

Lokasi Tempat Sampah Tidak Strategis di Terminal Oyehe Nabire. (Foto: https://www.nabire.net/abaikan-persoalan-sampah-nabire-belum-layak-jadi-ibukota-provinsi-papua-tengah/#google_vignette )

Mengatasi Masalah Lingkungan di wilayah Provinsi Papua Tengah memiliki potensi alam yang sangat berharga, namun juga rawan menghadapi masalah lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan berkelanjutan harus menjadi prioritas utama. Pencegahan kerusakan lingkungan, perlindungan hutan, dan upaya mitigasi perubahan iklim harus dilakukan secara komprehensif melalui kerjasama lintas sektor dan partisipasi masyarakat dibutuhkan demi pencapaian tujuan menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat wilayah Provinsi Papua Tengah.

Mendorong Perekonomian Masyarakat pada akhirnya dapat menjadi salah satu pilihan yang juga wajib dan mendesak dilaksanakan pembangunannya oleh pemerintah dengan dukungan masyarakat dan semua komponen stakehoders di wilayah provinsi Papua Tengah, sebagai kunci untuk menciptakan masyarakat sejahtera. Pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong kewirausahaan, dan memberikan akses pendanaan untuk usaha kecil dan menengah. Pelatihan keterampilan juga harus didorong agar masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan permintaan pasar kerja.
Jika pertumbuhan ekonomi masyarakat berhasil digalakkan maka upaya Penguatan Keamanan dan Penegakan Hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di wilayah Provinsi Papua Tengah tentu menjadi kebutuhan mendesak dan wajib juga dilaksanakan, menyusul fakta kondisi keamanan dan ketertiban merupakan satu-satunya prasyarat utama bagi pembangunan yang berkelanjutan. Tantangan keamanan seperti konflik internal, perambahan hutan, dan perdagangan ilegal harus ditangani dengan tegas melalui penegakan hukum yang adil dan efektif. Selain perlu juga dilakukan upaya membangun kepercayaan antara aparat keamanan dan masyarakat yang menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Peran Aktif Masyarakat Sipil dalam proses pembangunan adalah bagian yang sangat penting dan tidak mungkin bisa diabaikan begitu saja. Organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan kelompok advokasi harus didukung dan diberdayakan untuk berpartisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan pembangunan di Provinsi Papua Tengah. Partisipasi aktif masyarakat akan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap langkah pembangunan.

Kesimpulannya, bersatu membangun Provinsi Papua Tengah yang tertib, damai, maju, dan sejahtera kini harus dipahami merupakan tanggung jawab bersama. Masalahnya memang karena hanya dengan menyatukan tekad dan semangat, menghormati kekayaan budaya dan alamnya, serta mengutamakan pembangunan berbasis manusia, Provinsi Papua Tengah dengan segala kepememilikan potensi untuk menjadi salah satu provinsi unggulan di Indonesia bukanlah hal yang niscaya melainkan dapat diwujud-nyatakan Bersama pemeirntah dan masyarakat serta segenap komponen stakehoders-nya. Peran semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya jelas sangat diperlukan untuk mencapai visi bersama ini dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga di Provinsi Papua Tengah. Dengan kerjasama yang baik dan melakukan beragam aksi-aksi konkret, masa depan yang cerah menanti mayasrakat di wilayah Provinsi Papua Tengah.

(Penulis, adalah salah satu wartawan di Tanah Papua dan semenatara menjalani tugas profetis dalam lingkup GKI Di Tanah Papua Klasis Mimika, tinggal di Timika – Provinsi Papua Tengah).

Komentar
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *