Tanah Papua
Polisi Amankan 20 Simpatisan ULMWP yang Diduga Terlibat Kerusuhan Jayapura
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kepolisian terus memburu pelaku perusakan dan pembakaran dalam unjuk rasa anti-rasis yang berujung kerusuhan di Jayapura, Kamis (29/8/2019) lalu.
Personel gabungan kepolisian yang dipimpin Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas melakukan serangkaian penggeledahan di Kelurahan Yabansai, Distrik (kecamatan) Heram, Kota Jayapura, Senin (9/9/2019).
(Baca Juga: 4 Orang Tewas dalam Kerusuhan Jayapura, Polda Papua Usut Provokator Kerusuhan)
Dari rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore, kepolisian mengamankan 20 orang beserta barang bukti berbagai jenis senjata tajam. Selain itu, aparat juga mengamankan sejumlah kendaraan roda dua yang diduga hasil curian dan narkotika jenis ganja.
Rangkaian penggeledahan dimulai dari Asrama Mahasiswa Rusunawa Perumnas 3 Waena pada pukul 09.15 WIT. Personel gabungan dari Polda Papua, Polres Jayapura Kota, Polsek Abepura, dan BKO Brimob Polda Papua melakukan penggeledahan di 6 unit rusunawa.
Dari penggeledahan itu aparat mengamankan 5 unit sepeda motor beserta puluhan senjata tajam seperti parang, sabit, kampak, tombak, tulang kasuari, dan anak panah.
Aparat gabungan kemudian berpindah ke kompleks Kamp Walker. Saat menggeledah rumah Buchtar Tabuni, salah satu pentolan ULMWP, aparat mengamankan beberapa senjata tajam beserta peralatan komunikasi.
(Baca Juga: Polda Papua Tetapkan 28 Tersangka Dalam Kerusuhan di Jayapura)
Selain melakukan penggeledahan, aparat juga menyisir daerah perbukitan dan melakukan sweeping di Jalan Kamp Walker.
Dari rangkaian penggeledehan dan pemeriksaan, aparat mengamankan 18 orang yang terindikasi simpatisan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Aparat juga mengamankan satu warga yang mengendarai motor tanpa surat-surat dan satu orang lainnya kedapatan membawa ganja.
Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja sempat melihat langsung rangkaian penggeledahan di Kamp Walker.
Rangkaian penggeledahan dan pemeriksaan itu berakhir pada pukul 17.30 WIT. Sejumlah orang yang diamankan beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Personel gabungan kepolisian melakukan penggeledahan di rusunawa Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (9/9/2019). (ist)
Ketua BEM Uncen Diamankan
Sebelumnya, kepolisian mengamankan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih Fery Kombo di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (6/9/2019).
(Baca Juga: Unjuk Rasa Menolak Rasisme Berujung Kerusuhan di Jayapura)
Informasi yang dihimpun, Fery diduga akan kabur ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Dari manifes penumpang Wings Air, Fery menggunakan identitas palsu bernama Alex Mekwek.
Aparat kepolisian yang mendapat laporan dari petugas bandara kemudian mengamankan Fery di ruang pemeriksaan X-Ray terminal Bandara Sentani. Ia selanjutnya diamankan ke Mapolda Papua untuk dimintai keterangan terkait unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Jayapura, pekan lalu. (Mas)



