Tanah Papua
Kepala Dinas Pendidikan: Sentra Pendidikan Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat
TIMIKA,KTP.com – Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Sentra Pendidikan Mimika pada Selasa (21/4/2026), menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk menyuarakan ketimpangan dukungan operasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, secara terbuka mendesak Jakarta dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk segera memberikan dukungan konkret.
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia tersebut dinilai bukan sekadar seremoni protokoler, melainkan momentum bagi pemerintah pusat untuk melihat langsung realitas pendidikan di akar rumput Papua.
Antonius menegaskan bahwa tanggung jawab memajukan Sumber Daya Manusia (SDM) tidak bisa hanya dibebankan pada pundak pemerintah kabupaten.
“Saya berharap dengan kehadiran Pak Wapres, ini menjadi perhatian bagi kabupaten, provinsi, bahkan pemerintah pusat untuk melihat anak-anak kita, murid-murid kita yang ada di Sentra Pendidikan,” ujar Antonius.
Sentra Pendidikan Mimika merupakan pilar strategis bagi pendidikan berpola asrama yang ditujukan khusus bagi putra-putri asli Papua dari berbagai suku.
Namun, kompleksitas pengelolaan asrama dan fasilitas pendukungnya memerlukan jaminan stabilitas fiskal yang lebih besar dari sekadar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Antonius secara spesifik menagih adanya alokasi bantuan operasional dan perbaikan sarana yang lebih berkelanjutan dari tingkat pusat dan provinsi.
Hal ini dianggap krusial untuk menjamin keberlangsungan fasilitas yang menjadi harapan masa depan bagi generasi muda di pesisir hingga pegunungan Mimika.
“Yang jelas itu, kita berharap ada perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi, khususnya menyangkut bantuan-bantuan ke Sentra Pendidikan,” pungkasnya.(MWW)
















