Tanah Papua
Pelaku Penembakan di Mil 53 Diduga KKSB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak
TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau langsung lokasi penembakan bus karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) di jalan tambang Mil 53.
Dalam peninjauan itu, Waterpauw didampingi Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata didampingi Kasatgaspam Obvitas PTFI AKBP Irfan Marpaung beserta Dansubsatgas TNI Mayor Inf Agus.
Seperti diberitakan sebelumnya, iring-iringan bus karyawan PTFI yang sedang bergerak dari Tembagapura menuju Timika ditembak orang tak dikenal (OTK) di Mil 53 pada Senin (13/1/2020) pagi sekira pukul 08.30 WIT.
Dalam insiden itu, saksi mendengar bunyi tembakan sebanyak 5 kali dan terdapat 3 bekas tembakan, masing-masing di bus dengan nomor lambung 140419 dan 140487. Pasca insiden penembakan ini, pihak perusahaan menutup sementara ruas jalan tambang dari Mil 40 hingga Mil 60.
“Iya benar telah terjadi penembakan di Mil 53 terhadap rombongan bus karyawan yang turun dari Tembagapura ke Timika,” ujar Waterpauw.
(Baca Juga: Bus Karyawan Freeport Ditembak OTK di Mile 53)
Sesampai di lokasi, Waterpauw langsung berkoordinasi dengan Satgaspam PTFI beserta Satgas TNI untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Setelah memimpin koordinasi Satgas TNI-Polri, Waterpauw langsung meninggalkan lokasi menuju Timika untuk melihat langsung bus karyawan yang tertembak.
Informasi yang dihimpun, hasil penyisiran yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri menemukan 5 butir selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter (mm) beserta 11 butir amunisi yang belum terpakai, yakni 2 butir amunisi kalibat 7,62 mm dan 9 butir amunisi kaliber 5,56 mm.
Dari penyisiran itu, tim juga mengindentifikasi kemungkinan pelaku penembakan dilakukan oleh 6 orang. Sumber di lapangan menduga pelaku penembakan dilakukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Joni Botak yang berbasis di Kali Kopi.
Insiden ke-2
Insiden penembakan bus PTFI di jalan tambang Mil 53, Senin (13/1/2020) pagi, merupakan kejadian kedua pada 2020.
Sebelumnya, pada malam pergantian tahun terjadi kontak tembak antara KKSB dengan Satgas Aman Nusa di Kampung Banti 1, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika pada Rabu (1/1/2020) sekira pukul 00.05 WIT.
(Baca Juga: Satu Anggota Satgas Aman Nusa Luka Tembak di Kampung Alguru)
Saat itu, berbaur dengan bunyi petasan terdengar 6 kali letusan senjata api dari Kampung Banti 1 mengarah ke Pos Satgas Aman Nusa di Kampung Banti 2. Anggota Satgas Aman Nusa dari Brimob NTT yang bersiaga langsung membalas tembakan.
Berselang, satu jam kemudian, kembali KKSB melepas 10 kali tembakan dan langsung dibalas anggota Satgas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Pelaku penyerangan diduga KKSB pimpinan Joni Botak yang diketahui berkeliaran di Distrik Tembagapura. (Ong)



