Tanah Papua
Kapolda Papua Benarkan Insiden Penembakan di Mil 48
JAYAPURA, KTP.com – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri membenarkan insiden penembakan yang menewaskan seorang warga di areal PT Freeport Indonesia Mil 48, pada Minggu (21/3/2021) malam.
Saat itu, anggota Satgas Nemangkawi yang sedang melakukan penyisiran mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak melihat pergerakan mencurigakan.
“Anggota melihat pergerakan yang mencurigakan saat penyisiran. Orang itu menggunakan senter dan sempat dua kali melepaskan anak panah ke arah anggota sehingga dibalas dengan tembakan yang mengenai orang itu,” ujar Fakhiri di Jayapura.
(Baca Juga: Demianus Tewas Ditembak di Mil 50, Keluarga: Aparat Harus Bertanggung Jawab)
Dari hasil penyelidikan, kata dia, Joni Botak dan pengikutnya saat ini sedang bersembunyi di sekitar Mil 48 hingga Mil 53. Joni Botak dan pengikutnya dikabarkan terus terdesak oleh aparat dan kini mengalami kesulitan bahan makan.
“Masyarakat diharapkan untuk sementara waktu tidak berkeliaran di daerah itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
(Baca Juga: Kronologis Penemuan Kamp Persembunyian KKB Kali Kopi di Mil 53)
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pendulang bernama Demianus Magai ditemukan tewas dengan luka tembak di pinggir kali, pada Senin (22/3/2021) lalu.
Jenazahnya ditemukan oleh istri dan anaknya tak jauh dari kamp mereka di Mil 50. Setelah ditemukan, jenazah lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika dan kini sudah dibawa ke rumah duka di Distrik Kwamki Narama. (MAS)
















