Tanah Papua
Disambar Petir Seorang Pendulang Emas Tradisional Meninggal di Mile 35 Area PT FI
TIMIKA,KTP.com – Seorang pendulangan yang diketahui bernama Umman alias Sirang(25) warga jalan Leo Mamiri tewas disambar petir di area pendulangan emas Mile 35 Distrik Kuala Kencana Rabu (15/9/2021).
Kapolsek Kuala Kencana Iptu Yakobus Sera Ayatanoi dalam keterangannya Rabu (15 /9 /2021) mengatakan bahwa sekitar pukul 16.43 wit personil piket Polsek Kuala Kencana mendapat informasi bahwa ada pendulang yg meninggal tersambar petir.
Personil piket Kuala Kencana dan BKO Brimob Kalimantan Selatan merespon TKP tersebut ke pangakalan taksi Mile 32 karena berdasarkan informasi saat itu jenazah sedang dibawa oleh rekan rekan pendulang dari Mile 35 barat menuju pangkalan ojek taksi di Mile 32.
Alasan jenazah ditandu menuju pangkalan ojek taksi Mile 32
dikarenakan jika menunggu ambulans akan lama datang ke TKP, sehingga jenazah ditandu oleh rekan rekannya menuju ke pangkalan ojek taksi Mile 32.
(Baca Juga: Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22)
Dari pangkalan ojek akan dijemput oleh ambulance dari kerukunan keluarga sulawesi selatan (KKSS) untuk selanjutnya dibawa ke Timika.
Kapolsek Sera mengatakan bahwa berdasarkan keterangan saksi bahwa sebelum kejadian korban pulang dulang karena hujan deras dengan membawa alat dulang, mal dan mesin air dipikul di bahu kanan
“dan saat korban akan menurunkan barang barang tersebut tiba tiba petir menyambar yang mengakibatkan telingan kanan korban hilang dan korban meninggal dunia,” kata Sera.
Setelah jenazah korban yang di tandu rekan rekannya tiba di pangkalan taksi Mile 32 selanjutnya korban dibawa menggunakan mobil Ambulance KKSS dan di kawal personil Polsek Kuala Kencana menuju ke RSUD Kabupaten Mimika untuk diformalin karena korban rencananya besok akan di berangkatkan ke Makassar.(MSC)



