Tanah Papua
ASN Mimika yang di Non Jobkan Demo Tuntut SK Roling Dibatalkan
TIMIKA,KTP.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) pemda mimika yang non job beberapa hari lalu,mereka yang terdiri dari sejumlah pejabat eselon III dan IV yang sempat menduduki jabatan struktural dan fungsional serta beberapa staf melakukan aksi demo di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (11/12/2023).
Aksi demo yang digelar merupakan bentuk protes pasca rolling yang digelar di Pendopo (Rumah Negara) SP3, Mimika, pada 5 Desember 2023 lalu.
Sementara pada demo tersebut ASN asli Papua yang telah di non jobkan Menuntut,Bupati Mimika agar membatalkan SK rolling jabatan tersebut. Serta mengaktifkan kembali jabatannya.
Aksi demo ASN diterima langsung Penjabat (Pj) Sekda Mimika,Dominggus Robert Mayaut sekaligus berkoordinasi dengan para ASN.
Pj sekda Dominggus Robert Mayaut, kepada wartawan usai menerima para ASN mengatakan, akan meneruskan tuntutan para Aparatur Sipil Negara (ASN) non job kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng sebagai pejabat Pembina Kepegawaian.

Pj Sekda Kabupaten Mimika, Dominggus Robert Mayaut berdialog bersama para ASN non job di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika.
“Tuntutan ASN yang demo ini nanti diteruskan kepada Bupati”,Kata Robert.
Dijelaskan, secara normatif tentu ada aturan-aturan yang harus ditempuh dalam melakukan rolling. Kendati demikian, jika sebagai pimpinan daerah telah mengambil keputusan maka dirinya pun tidak berhak mengomentari.
“Bahwa tentang SK dibatal atau tidak itu nanti dikomunikasikan dengan pimpinan karena itu keputusan pimpinan. Saya tadi bilang saya tidak bisa komentari keputusan pimpinan,” terang Robert kepada wartawan.
Robert melanjutkan, apabila ada keberatan-keberatan maka para ASN dapat menuntut sesuai dengan prosedur serta keuntuan yang berlaku, baik melalui Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan kelembagaan lainnya.
Selanjutnya, menanggapi isu yang tengah beredar bahwa ada ASN yang sudah meninggal namun pada rolling namanya dibacakan dan dilantik, Robert juga mengaku sudah mendengarnya namun belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Saya juga dengar begitu bahwa ada yang meninggal tapi jadi sekretaris kah dimana kah, distrik mana kah. Itu yang saya juga tidak tau yang meninggal itu yang dibacakan sudah meninggal, tapi ini kan kita dengar saja, benar atau tidak itu perlu dikonfirmasi ke teman-teman kepegawaian yang menyusun ini, begitu,” tandasnya.
Robert juga menjelaskan, berkaitan dengan demo ini nantinya akan dikomunikasikan dengan Bupati Mimika. Yang terpenting, aspirasi dari para ASN non job ini sudah diterima.(MW)



