Tanah Papua
Anomali Cuaca Akibat Siklon Tropis Penny, Kota Jayapura Dilanda Banjir dan Tanah Longsor
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Jayapura mengalami banjir dan longsor. Ada empat kecamatan yang kerap menjadi langganan banjir seperti Kecamatan Jayapura Selatan, Jayapura Utara, Abepura, dan Kecamatan Heram kembali diterjang banjir sejak Sabtu (5/1/2019) malam
Di Kecamatan Jayapura Selatan misalnya, banjir menggenangi puluhan rumah dan kompleks SMA Negeri 4 Jayapura di Kelurahan Entrop. Banjir juga merendam permukiman di Kelurahan Hamadi.

Rumah salah seorang warga di Kecamatan Jayapura Selatan yang terendam banjir sejak Sabtu (5/1/2019). (ist)
Sementara di Kecamatan Jayapura Utara, banjir terjadi di kompleks Pasar Inpres Dok IX di Kelurahan Tanjung Ria. Genangan air juga merendam kawasan Pasar Youtefa di Kecamatan Abepura dan sebagai Kompleks Perumahan BTN Organda di Kelurahan Hedam, Kecamatan Heram.
(Baca Juga: 1.999 Kejadian Bencana Selama 2018, Bukti Indonesia Rawan Bencana)
Selain itu beberapa titik di wilayah Kecamatan Jayapura Selatan juga mengalami bencana longsor. Seperti yang terjadi di kompleks SD YPPK Santo Petrus, Kelurahan Argapura dan ruas jalan alternatif dari arah Kodam Cenderawasih menuju Entrop.

Bencana tanah longsor di daerah permukiman di belakang Pusdiklat Jayapura, Kecamatan Abepura, Kota Jayapura. (ist)
Ruas jalan alternatif menuju ke Kantor Wali Kota Jayapura bahkan terputus setelah sebagian badan jalan amblas akibat longsor. Bencana longsor juga dilaporkan terjadi di belakang Pusdiklat Kotaraja, Kecamatan Abepura.
“Masyarakat di sekitar Kota Jayapura diminta waspada karena curah hujan masih tinggi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura Bernard Lamia di Jayapura, Minggu (6/1/2019).

Tanah Longsor memutus Jalan Wali Kota yang menjadi jalur alternatif dari Kota Jayapura menuju Kelurahan Entrop. (ist)
Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua telah mengeluarkan imbau kepada warga Jayapura untuk waspada akan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan angin kencang.
Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili mengatakan prediksi tiga hari ke depan dari tanggal 5 – 7 Januari 2019, kondisi meteorologis wilayah Jayapura dan sekitarnya, umumnya berawan disertai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang, malam, dan dini hari.
Selain itu, kata Petrus, tinggi gelombang di wilayah perairan Jayapura dan Sarmi diperkirakan berkisar antara 2 hingga 3 meter.
“Hasil evaluasi kondisi cuaca menunjukkan adanya gangguan pola angin yakni terbentuknya daerah belokan angin di wilayah utara Papua yang disebabkan oleh adanya Siklon Tropis Penny,” ujar Petrus.
(Baca Juga: Gubernur Papua: Jang Ko Bilang KKB, Mereka itu Pejuang Kemerdekaan Papua)
Pada Minggu (6/1/2018) siang, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano terlihat meninjau sejumlah daerah yang mengalami banjir dan longsor di Kota Jayapura. Di Pasar Inpres Dok IX, Wali Kota yang akrab disapa BTM ini tampak berbincang dengan warga yang sedang bergotong royong membersihkan lumpur.

Aparat kepolisian berjaga di lokasi tanah longsor yang memutus Jalan Wali Kota yang menjadi jalur alternatif dari Kota Jayapura menuju Kelurahan Entrop. (ist)
Belum ada laporan korban jiwa dari serangkaian bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Kota Jayapura sejak Sabtu (5/1/2019) malam hingga Minggu (6/1/2018). (Mas)



