Connect with us

Tanah Papua

85 Prajurit Kodam Jaya Diperbantukan di Sejumlah Satuan Teritorial Baru di Papua

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Sebanyak 85 prajurit TNI-AD dari Kodam Jayakarta yang akan diperbantukan di Kodam XVII Cenderawasih tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (20/1/2020).

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan puluhan prajurit ini akan memperkuat sejumlah satuan teritorial yang baru dibentuk di wilayah Kodam XVII Cenderawasih.

“Mereka akan bertugas selama 1 tahun di Papua dan akan ditempatkan mengisi tugas-tugas teritorial seperti Komandan Koramil (Danramil) atau Babinsa,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/1/2020).

(Baca Juga: Presiden Puji Partisipasi Aktif Babinsa dalam Pembangunan Desa)

Eko menjelaskan, saat ini Kodam Cenderawasih sedang membentuk sejumlah satuan kewilayahan seperti Kodim dan Koramil persiapan di beberapa kabupaten di Papua. Kedatangan puluhan prajurit ini guna mengisi kekurangan personel di satuan kewilayahan yang baru dibentuk.

“Perbantuan prajurit yang akan bertugas di satuan kewilayahan, bukan hanya di wilayah Kodam Cenderawasih, tapi juga di wilayah Kodam XVIII Kasuari di Provinsi Papua Barat,” ujar Eko.

Puluhan prajurit Kodam Jaya yang akan diperbantukan di sejumlah satuan kewilayahan baru di Papua tiba di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (20/1/2020). (Penerangan Kodam XVII Cenderawasih)

Pembinaan Teritorial

Menurut Eko, puluhan prajurit ini adalah prajurit pilihan yang telah mendapat kepercayaan dari negara dan institusi TNI. Sebelum diberangkatkan ke Papua, mereka sudah mendapat pembekalan tentang pembinaan teritorial. Selanjutnya mereka juga akan mendapat pembekalan di Rindam XVII Cenderawasih sebelum diterjunkan ke tempat tugas.

“Di Rindam Cenderawasih, mereka akan mendapat pembekalan materi pengetahuan dan keterampilan seperti pengetahuan antropologi Papua, hukum, dan keterampilan terkait pemberdayaan masyarakat seperti keterampilan pertanian dan perikanan,” papar Eko.

(Baca Juga: Kondisi Alam dan Gerakan Separatis Jadi Tantangan Babinsa di Papua)

Ia berharap para prajurit ini dapat melaksanakan tugas dengan totalitas, dedikasi, dan profesionalisme tinggi sehingga kehadiran mereka diharapkan mampu memberdayakan potensi-potensi wilayah pertahanan darat di Papua untuk kepentingan pertahanan semesta.

Selain itu, kehadiran prajurit teritorial ini diharapkan mampu meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan perdamaian dan peningkatan kesejahteraan yang berkeadilan di Provinsi Papua.

“Kami berpesan agar mereka mampu bekerja sama dengan para tokoh masyarakat dan tokoh adat serta aparatur pemerintah daerah guna mewujudkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” pungkasnya. (Ong)

Komentar