Tanah Papua
Legislator Desak Polisi Atasi Begal di Timika
TIMIKA, Kabartanahpapua – Legislator DPRD Mimika, Papua, Tansil Ashari mendesak aparat kepolisian resort Mimika untuk segera mengatasi aksi pembegalan yang marak terjadi akhir-akhir ini di Timika.
Politisi partai Gerindra dan juga pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Mimika ini ketika diwawancara di Timika, Senin (20/01/2020) menilai, Timika sudah darurat begal yang mengganggu kantibmas di Timika.
Menurut Tansil, aparat kepolisian harus serius menyikapi persoalan begal juga curanmor dan curas, apa lagi Mimika akan menjadi tua rumah dua ivent besar yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON XX) dan Pesta Padua Suara Gerejawi (Pesparawi ke-XIII).
Tansil juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama perangi begal, curanmor dan curas yang telah merugikan masyarakat baik itu harta benda maupun korban jiwa.
“Mari kita sama-sama perangi ini. Sudah banyak kematian dan kerugian harta benda akibat aksi kelompok-kelompok begal di Timika,” ujarnya.
Menurut Tansil, aparat kepolisian harus mengambil tindakan tegas. Bila perlu dengan tembak di tempat pelaku begal, curas, curanmor, copet dan jambret.
“Para pelaku ini harus diproses hukum. Jangan ditangkap lalu keluar, tapi diproses hukum agar memberikan efek jerah,” ujarnya.
Selain itu, Tansil juga mengingatkan seluruh masyarakat Timika untuk tetap waspada dan selalu menggunakan atribut ketika berkendara misalnya helm. Tidak menggunakan perhiasan yang mencolok dan menyimpan barang-barang berharga di dalam tas atau jok motor.
Tansil berharap, aparat kepolisian dapat memberikan perhatian khusus terhadap persoalan kantibmas ini sehingga memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat di kabupaten Mimika.(Lobo)

















