Tanah Papua
Direktur Lemasa Ucapkan Permohonan Maaf Kepada PTFI dan Publik Terkait Pembakaran Pintu Kantor SLD
Timika, Kabartanahpapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) menyampaikan permohonan maaf kepala PT. Freeport Indonesia atas aksi pembakaran pintu ruang kerja salah satu karyawan, Departemen Social & Local Development (SLD) PT Freeport Indonesia, di Kuala Kencana pada Kamis pekan lalu.
“Atas nama Lemasa, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas aksi pembakaran pintu kantor SLD PT. Freeport Indonesia oleh oknum berinisial AU,” kata Direktur Lemasa, Stingal Johnny Beanal, Amd.Kom S.Sos ketika diwawancara di Timika, Kamis (7/10).
Stingal menjelaskan, AU saat ini masih berstatus sebagai karyawan Lemasa. Meskipun demikian kata Stingal, aksi pembakaran tersebut merupakan tindakan pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan oknum atau lembaga tertentu termasuk Lemasa.
Meski demikian, Stingal mengatakan pihaknya memiliki kewajiban untuk menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak baik itu PT. Freeport Indonesia, dan publik atas tindakan kriminal yang dilakukan salah satu karyawannya itu.
“Karena AU masih berstatus karyawan Lemasa maka saya atas nama pimpinan Lemasa mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada PT. Freeport Indonesia dan publik,” kata Stingal.
Lebih lanjut kata Stingal, Lemasa mendukung proses hukum terhadap AU atas tindakan kriminal yang dilakukannya sebab itu merupakan aksi kriminal murni.
“Ya kami dukung proses hukum terhadap AU sehingga kedepan bisa menjadi pelajaran bagi dirinya sendiri maupun pembelajaran untuk orang lain,” ujarnya.
Sebelumnya pada Kamis (1/10) pekan lalu, AU ke kantor SLD Freeport di Kuala Kencana dan ingin bertemu dengan Riky Komul dan Arnold Kayame. Namun setelah mengetahui orang yang dicari tidak ada di tempat, AU kemudian keluar dan mengabil minyak tanah yang telah disiapkan. Setelah itu AU masuk dan menyiram minyak tanah tersebut di pintu dan langsung membakarya. Saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polsek Kuala Kencana. (Lobo)



