Tanah Papua
Satgas Pamrahwan Yonif 756 Amankan 8 Anggota KKSB dan 2 Pucuk Senpi
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri 756/WMS berhasil mengamankan 8 anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) beserta 2 pucuk senjata api dalam sebuah penyergapan di Kampung Kidoni, Distrik Milimbo, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (13/8/2018).
Dua pucuk senjata api yang diamankan yakni senjata organik jenis M16 dan senjata laras pendek jenis Revolver beserta sejumlah amunisi.
(Baca Juga: KKSB Serang Tim Survei Papua Terang di Paniai, 5 Anggota TNI Terluka)
Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan penangkapan 8 anggota KKSB ini bermula dari laporan masyarakat kepada anggota Satgas Pamrahwan Yonif 756 Pos Tiom terkait keberadaan kelompok bersenjata yang kerap mencuri hasil kebun dan ternak warga.
“Mendapat pengaduan ini, Danki Satgas Pos Tiom Lettu Inf Sony Teguh Bahtiar lalu melapor kepada Danyon 756 Mayor Inf Arif Budi Situmeang. Berdasarkan konsultasi dengan Danrem 172 Kol Inf Binsar Sianipar untuk melakukan tindakan taktis dan terukur untuk menyita senjata guna menyelamatkan masyarakat,” kata Dax dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/8/2018).
Berdasarkan arahan tersebut, kata Dax, selanjutnya Sony memimpin jajarannya melakukan penyergapan di sebuah honai yang menjadi tempat persembunyian kelompok ini di Kampung Kidoni. Penyergapan yang berlangsung pukul 05.00 WIT ini, berjalan lancar tanpa suara tembakan dan 8 anggota KKSB menyerah tanpa perlawanan.
“Dari hasil penyergapan itu, Satgas mengamankan 8 orang dan menyita senjata laras panjang jenis M16 A1 nomor seri SER SP 47787 (Made In Hartford.CONN, USA), senjata Pistol Revolver tanpa nomor seri, 13 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 7 butir amunisi kaliber 38 SPL, 1 Magazen M16 A1, 2 tas pinggang, 1 buah charger, 1 Parang, 1 buah laser point dan 7 baterai laser point isi ulang serta beberapa dokumen dan atribut bintang kejora,” ujar Dax.

Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS amankan 8 anggota KKSB pimpinan Purom Wenda bersam 2 pucuk senpi di Kampung Kidoni, Distrik Milimbo, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (13/8/2018). (ist)
Danrem 172/PWY Kol Inf Binsar Sianipar selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Pamrahwan sektor Pegunungna Tengah Papua mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasi aktif membantu TNI untuk menumpas KKSB.
Menurutnya, keberadaan KKSB ini sudah sering meresahkan rakyat sehingga harus ditindak tegas.
“Akibat ulah kelompok bersenjata ini, sejumlah program pemerintah seperti pembangunan jalan Trans Papua, Program Papua Terang dan sejumlah program pembangunan lainnya kerap terhambat,” ujar Binsar.
(Baca Juga: Dua Anggota Polres Puncak Jaya Ditembak KKSB di Distrik Pagaleme)
Keberhasilan Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS ini, juga menuai pujian dari Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam menghadapi peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73.
“Ini merupakan implementasi dari tugas pokok Satgas Pamrahwan untuk melaksanakan pengamanan daerah rawan dan membantu pemerintah daerah untuk menjamin kelangsung pembangunan. Selain itu, Satga Pamrahwan berkewajiban untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dengan menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” kata Pangdam Supit.
Informasi yang dihimpun di Tiom, 8 anggota KKSB yang diamankan tersebut di bawah pimpinan Pendris Wenda yang merupakan bagian dari kelompok TPN-PB pimpinan Purom Wenda. KKSB pimpinan Purom Wenda ini berbasis di wilayah Kabupaten Lanny Jaya dan kerap melakukan aksi penyerangan bersenjata. (Ong)



