Connect with us

Tanah Papua

Hadiri Panen Raya di Koya Barat, Aster KSAD Serahkan Bantuan Mesin Traktor

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Mayjen TNI Supartodi melakukan panen raya bersama para petani di Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (5/5/2018) kemarin. Supartodi menegaskan bahwa TNI AD mendukung sepenuhnya program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

“TNI AD melalui jajaran Babinsa yang berada di tengah masyarakat, secara terus menerus akan melakukan pendampingan guna mewujudkan ketahanan pangan ini,” kata Supartodi.

(Baca Juga: Panen Perdana, BTM Bantu Traktor kepada 10 Kelompok Tani di Koya Barat)

Supartodi berpesan kepada para petani agar tetap semangat menanam padi guna meningkatkan taraf hidup para petani dan mewujudkan swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa petani tak perlu khawatir jika produksi padi dari masyarakat melimpah, karena Bulog sebagai perpanjangan tangan Pemerintah yang akan turun tangan membeli padi milik masyarakat.

“Harga di sini perkilonya Rp10 ribu, di atas harga yang ditetapkan oleh Bulog atau negara sebesar Rp8 ribu. Ini tentu sudah baik, agar petani juga bisa sejahtera,” kata mantan Komandan Korem 174 Merauke ini.

Sebagai bentuk dukungan TNI AD, pada kesempatan itu Supartodi menyerahkan bantuan 14 unit mesin traktor kepada perwakilan Kelompok Tani Koya Barat yang diwakili Meryono.

Aster KSAD Mayjen TNI Supartodi serahkan bantuan 14 unit traktor kepada kelompok tani di Koya Barat. (ist/ Kodam Cenderawasih)

Berkat Keterlibatan TNI AD

Pjs Sekda Kota Jayapura Khorudin Kono mengatakan luas lahan persawahan yang panen pada musim panen pertama 2018 di wilayah Koya Barat seluas 5.500 hektare. Dari total luas lahan persawahan itu, 4.200 hektare sudah dipanen.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Jayapura menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Koya Barat yang telah mewujudkan panen raya ini. Pemkot Jayapura akan terus mendukung para petani yang tergabung dalam kelompok tani guna mewujudkan program pangan berkualitas, bergizi tinggi, dan mantap,” ujar Khorudin Kono.

(Baca Juga: Pahami Hukum dan HAM, Niscaya jadi Prajurit yang Disiplin dan Berperilaku Baik)

Pada kesempatan itu, Khorudin Kono menyampaikan apresiasi kepada TNI AD yang telah mendukung kegiatan pertanian ini. Kehadiran TNI AD, kata Khorudin Kono telah memberikan keamanan dan kenyamanan kepada para petani sehingga mereka dapat bekerja maksimal.

“Kami berharap keterlibatan TNI AD tidak hanya pertanian padi saja, tapi semua jenis pertanian agar semua sektor pertanian bisa memperlihatkan hasil yang baik,” kata Khorudin Kono.

Aster KSAD Mayjen TNI Supartodi ikut panen raya di Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Sabtu (5/5/2018). (ist/Kodam Cenderawasih)

Kodam Dukung Pemprov Papua Wujudkan Ketahanan Pangan

Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan bahwa dukungan TNI AD, khususnya Kodam Cenderawasih pada sektor pertanian dalam upaya mendukung Pemerintah Provinsi Papua mewujudkan kemandirian, kedaulatan, dan ketahananan pangan.

Menurut Cantiasa, pemenuhan pangan dan gizi merupakan faktor penting dalam usaha membangun manusia Indonesia, khusus manusia Papua yang berkualitas guna meningkatkan daya saing bangsa.

“Pangan yang bermutu, bergizi, dan berimbang merupakan suatu persyaratan dalam menunjang kesehatan, kemakmuran, kesejateraan rakyat. Melalui panen raya ini, diharapkan kita dapat mewujudkan kemandirian, kedaulatan, dan ketahanan pangan sehingga Provinsi Papua mampu mencapai swasembada pangan,” kata Cantiasa saat membacakan sambutan Pangdam Cenderawasih Mayjen George Elnadus Supit.

(Baca Juga: Kehadiran TNI harus Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat)

Cantiasa menjelaskan keterlibatan TNI AD dalam membangun pertanian sejalan dengan amanah konstitusi yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dan menjadi salah satu tugas pokok TNI dengan melakukan operasi militer selain perang.

Dalam mengimplementasikan UU 34/2004 itu, kata Cantiasa, TNI AD dalam memberdayakan pertahanan di darat dalam konteks itu maka TNI AD dituntut mampu mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh dalam menghadapi ancaman yang salah satunya dengna mendukung terwujudnya ketahanan pangan secara nasional yang mantap.

“Selain itu rakyat adalah pendukung dan penguat TNI AD dalam setiap tugas yang diemban, manunggal dengan rakyat TNI AD Kuat. Hal inilah yang selalu melandasi TNI AD dalam melaksanakan tugas dan amanah dengan penuh hati dan sebaik-baiknya tanpa mengabaikan kesiapsiagaan operasional satuan,” ujar Cantiasa. (Mas)

Komentar