Tanah Papua
Teror Penembakan Berlanjut, 2 Mobil Patroli Freeport Diberondong Tembakan di Mil 63
JAKARTA, Kabartanahpapua.com – Teror penembakan yang diduga dilakukan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali terjadi di areal PT Freeport Indonesia, pada Minggu (29/4/2018) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun lalu lintas di jalan tambang dari Tembagapura menuju Timika sempat ditutup selama beberapa jam.
Informasi yang dihimpun Kabartanahpapua.com di Tembagapura, penembakan terhadap 2 mobil patroli LWB di mil 63, terjadi sekitar pukul 09.45 WIT. Saat itu, mobil patroli zona 4 echo dengan nomor lambung 01.5285 yang dikemudikan Uilipati Mailoto berjalan beriringan dengan mobil LWB nomor lambung 01-3406 yang dikemudikan Leonard Sante, dari mil 66 menuju mil 58.
(Baca Juga: Teror Penembakan di Kompleks Pemukiman Karyawan PTFI di Mil 66 Tembagapura)
Ketika melintas di mil 63, kedua kendaraan itu diberondong tembakan dari kiri jalan. Dua anggota Brimob yang berada di mobil patroli zona 4 dan 2 anggota TNI di mobil lainnya membalas tembakan. Kontak tembak tidak berlangsung lama dan kedua mobil patroli itu dapat melanjutkan perjalanan menuju Camp Brimob di mil 60.
Penumpang di kedua mobil tersebut selamat, namun ada 3 lubang bekas tembakan di mobil patroli dengan nomor lambung 01.5285 yakni, di kap mesin sebelah kiri, kaca depan dan dekat roda depan sebelah kiri. Pasca insiden penyerangan ini, jalan Tembagapura – Timika ditutup untuk sementara hingga kondisi dinyatakan aman. Sementara itu, satu regu pasukan Brimob dari mil 60 langsung menuju ke TKP untuk melakukan pengejaran.

Timsus Polri memeriksa mobil patroli yang ditembak KKSB di jalan tambang PTFI mil 63, Tembagapura. (ist/Kabartanahpapua.com)
Olah TKP
Satu jam setelah kejadian, Tim Khusus (Timsus) Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di mil 63. Di sekitar lokasi kejadian ditemukan 9 selongsong peluru dan kayu yang diduga menjadi penyangga senjata api. Setelah melakukan olah TKP, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap para saksi ke-6 orang yang berada di 2 mobil yang menjadi korban penyerangan.
Belum diketahui keterkaitan antara penyerangan yang terjadi di perumahan karyawan PTFI di Hidden Valley mil 66, Jumat (27/4/2018) lalu dengan penembakan di mil 63. (Rex)

