Tanah Papua
Polres Jayapura Kota Amankan Simpatisan KNPB di Asrama Pegunungan Bintang
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Aparat Polres Jayapura Kota bersama Kodim 1701 Jayapura mengamankan 107 simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Asrama Pegunungan Bintang, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (19/11/2018).
Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas mengatakan pembubaran kegiatan itu karena diadakan tanpa pemberitahuan dan izin keramaian dari kepolisian.
“Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, setiap kegiatan keramaian harus disertai pemberitahuan dan izin dari kepolisian. Tapi, kami memastikan polres tidak mendapat pemberitahuan atau mengeluarkan izin kegiatan KNPB,” kata Gustav kepada wartawan di Jayapura.
(Baca Juga: Aparat TNI-Polri Amankan Senpi Rakitan dan Amunisi di Sekretariat KNPB Timika)
Menurut Gustav, pihaknya terpaksa mengamankan simpatisan KNPB ini ke Mapolres Jayapura Kota karena tidak ingin dibubarkan. Ia juga mengaku heran karena peserta kegiatan banyak yang menggunakan seragam loreng milik seragam TNI.
“Para simpatisan ini diamankan untuk proses identifikasi dan klarifikasi terhadap kegiatan dan peserta kegiatan KNPB tersebut. Juga termasuk mengecek ulang, apakah organisasi KNPB terdaftar di Kesbangpol,” ujar Gustav.
“Jika tidak ditemukan pelanggaran pidana dalam kegiatan tersebut, maka peserta akan dikembalikan setelah proses pendataan,” katanya menambahkan.
Saat pembubaran itu, kata Gustav, pihaknya juga mengamankan 13 unit motor yang tidak jelas pemiliknya. “Motor itu sudah diamankan di Mapolres untuk dicek kelengkapan surat-surat dan pemiliknya,” papar Gustav.
Informasi yang dihimpun, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pemeriksaan di Asrama Unit VI Rusunawa di Kamp Walker Perumnas 3 Waena menyusul laporan masyarakat ada kegiatan aksi perayaan HUT KNPB.
(Baca Juga: Transaksi Senjata Api dengan WNA Polandia, SM Diciduk Satgassus Polda Papua di Timika)
Dari pemeriksaan di Asrama itu, aparat TNI-Polri hanya mendapati sejumlah spanduk dan gambar bintang kejora serta tanda peserta kongres KNPB. Dari pemeriksaan di lokasi yang menjadi tempat diadakan aksi di belakang rusunawa juga tidak ditemukan massa aksi.
“Dari informasi yang kami dapat di lokasi, kegiatan dipindah ke Asrama Pegunungan Bintang. Tadi kami tanya, hanya sedikit peserta kegiatan dari asrama itu, sehingga kami akan memeriksa pengelola asrama untuk memastikan panitia pelaksana kegiatan itu,” kata Gustav.
Turut hadir dalam penggeledahan tersebut Kapolres Jayapura AKBP Gustav Urbinas, Dandim 1701 Jayapura Letkol Inf Johanis Parinussa, Kabag Ops Polres Jayapura Kota Kompol Nur Salam dan Kapolsek Abepura AKP Dionisius.

Anggota Polres Jayapura Kota mengamankan 13 unit kendaraan roda dua yang tidak jelas kepemilikannya di Asrama Pegunungan Bintang, pada kegiatan KNPB, Senin (19/11/2018). (ist)
Berafiliasi dengan Gerakan Papua Merdeka
Kegiatan KNPB menjadi perhatian aparat keamanan di Papua karena diduga kuat berafiliasi dengan gerakan Papua Merdeka. Dalam beberapa kali aksi yang dilakukan kelompok ini di Jayapura dan beberapa kabupaten berakhir dengan kericuhan dan jatuhkan korban jiwa.
(Baca Juga: Temukan Barang Hasil Curian saat Razia Makar, Polisi masih Periksa 4 Orang)
Bahkan dalam penggeledahan di Sekretariat KNPB Timika, Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu ditemukan senjata rakitan dan sejumlah amunisi berbagai ukuran. Penggeledahan itu terkait dengan penangkapan seorang warga yang membawa ratusan amunisi di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika. (Ong)



