Tanah Papua
Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Puriri
TIMIKA,KTP.com – Satu perahu nelayan yang biasa menangkap ikan di sekitar perairan Puriri dilaporkan mengalami mati mesin dan hilang kontak di perairan Puriri tepatnya di muara Portsite.
Perahu nelayan yang ditumpangi oleh Tono (29), Nur Kawi (28) dan Tata (28) dilaporkan hilang kontak pada Jumat (20/8/2021).
Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh rekan korban kepada kantor SAR Timika Sabtu (21/8/2021).
Pemilik perahu bersama keluarga korban telah melakukan pencarian dengan menggunakan tiga perahu nelayan dilokasi yang dilaporkan mati mesin dan hilang kontak namun juga belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika George L.M. Randang mengatakan setelah mendapat laporan tersebut pihaknya langsung menerjunkan Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.
“Tim SAR yang terlibat terdiri dari personel rescuer SAR Timika, TNI AL, Polairud dan keluarga korban menggunakan RIB 400 PK milik SAR Timika dari Pelabuhan Poumako,” kata George pada Sabtu (21/8/2021) .
Setelah melakukan pencarian selama dua hari tanpa hasil, Kantor SAR Timika menerima laporan bahwa perahu nelayan yang mengangkut tiga orang telah ditemukan warga di Pulau Nabi pada Minggu (22/8/2021) malam.
Perahu bersama 3 orang nelayan sudah dievakuasi ke Kampung Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh dan kini sudah berada di Mapolsek Potowaiburu. Rencananya, kata George, ketiga nelayan akan dievakuasi ke Timika Senin (23/8/2021) besok dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga.
“Dengan ditemukannya tiga nelayan, maka operasi SAR dinyatakan tutup,” pungkas George. (MSC)



